HaiBunda

PARENTING

Kiat Mengatasi Anak yang Suka Makan Upil

Melly Febrida   |   HaiBunda

Rabu, 20 Feb 2019 15:05 WIB
Ilustrasi anak mengupil/ Foto: iStock
Jakarta - Pernah enggak, Bun, melihat anak asyik ngupil lantas dia makan upilnya? Biasanya, orang tua langsung panik dan menyuruh anak membuang upilnya. Kita lantas berpikir 'Kenapa sih ada anak yang suka makan upil?'.

Dokter spesialis anak, Kristin Millin, MD, mengatakan, kebanyakan anak-anak makan upil karena rasanya asin. Sebagai orang tua, kita bisa mengurangi kebiasaan anak makan upil dengan cara positif. Bunda tak perlu memarahi anak ya.

"Sebagai gantinya, cobalah beri anak tisu lalu puji ketika dia menggunakan tisu untuk meniup atau membersihkan hidung mereka," kata Millin seperti dikutip dari Unity Point Health.




Jangan lupa, kata Millin, pada upil terdapat kuman. Penting bagi orang tua mengajari anak-anak tentang tidak ngupil untuk mengurangi penyebaran bakteri. Kalau kebiasaan anak masih berlangsung dan menimbulkan kekhawatiran, enggak ada salahnya Bunda berkonsultasi dengan dokter.

Ilustrasi anak mengupil/ Foto: iStock

Apa itu upil?


Upil itu kotor, tapi sebenarnya sangat penting bagi kesehatan kita. Tubuh memproduksi upil untuk melindungi tubuh dari virus dan partikel iritasi di lingkungan. Upil pada dasarnya lendir yang kering.

"Tubuh kita membuat ingus, zat berlendir yang sebagian besar berupa air, untuk menjebak partikel-partikel kecil penyakit (seperti virus flu), iritasi lingkungan (seperti serbuk sari dan debu, lalu mencegah partikel tersebut berpindah ke paru-paru," kata Millin.

Setelah lendir menjebak partikel tersebut, rambut-rambut kecil di hidung atau silia menggerakkan lendir ke depan hidung. Jika dibiarkan, lendir tersebut akan menjadi upil.

"Jika memiliki banyak upil, coba minum lebih banyak air. Karena lendir terbuat dari air, penting untuk minum banyak agar lendir tetap tipis. Jika tubuh kekurangan cairan, kemungkinan besar akan menghasilkan lebih banyak upil," kata Millin.

Hmm, ternyata upil itu ada gunanya juga ya, Bun. Bersama ingus, upil menjadi mekanisme pertahanan diri melawan berbagai kuman dan polutan yang masuk ke tubuh. Saat diproduksi, ingus bisa mencegah debu dan partikel lain masuk ke paru-paru. Sekitar seperempat lendir yang diproduksi tertelan, sementara lainnya tidak bisa keluar dari rongga hidung.

"Polutan yang sampai masuk ke dalam paru bisa membahayakan pernapasan dan kesehatan manusia," kata dokter ahli paru, dr.Agus Dwi Susanto, Sp.P, seperti dikutip dari detikcom.

[Gambas:Video 20detik]

(rdn/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

Parenting Annisa Karnesyia

3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

200 Pertanyaan Lomba Cerdas Cermat seputar Kemerdekaan 17 Agustus 2026, Soal Tingkat SD-SMP

Parenting Annisa Karnesyia

5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja

200 Pertanyaan Lomba Cerdas Cermat seputar Kemerdekaan 17 Agustus 2026, Soal Tingkat SD-SMP

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK