HaiBunda

PARENTING

Untung-Rugi Ikut Arisan, Simak Dulu Baru Ikutan

Zika Zakiya   |   HaiBunda

Rabu, 27 Feb 2019 10:05 WIB
Ilustrasi Arisan/Foto: Arisan Hits
Jakarta - Coba Bunda hitung, ada berapa arisan yang diikuti saat ini? Mulai dari arisan keluarga, arisan RT/RW, hingga arisan sekolah anak.

Wah, banyak ya Bun. Tapi tenang, ternyata apa yang Bunda lakukan itu umum kok diterapkan oleh perempuan Indonesia. Menurut studi yang dikeluarkan CBNC Indonesia, diketahui 46,87 persen dari 941 perempuan di Tanah Air berusia 23 - 45 tahun ikut arisan.


Motivasi ikut arisan itu pun berbeda-beda, Bun. Sebanyak 61,45 persen perempuan mengaku ikut arisan karena hadiah uang, sedangkan 33,33 persen lagi punya alasan menjalin pertemanan.


"Rp100 ribu - Rp500 ribu itu adalah uang iuran terbanyak di kelompok arisan yakni sebanyak 53,3 persen," demikian bunyi hasil studi yang dilansir program Exist in Exist dalam program Investime CNBC Indonesia.

Grup arisan artis Foto: Dok. Instagram KD, Instagram Viona Rosalina

Namun demikian, riset ini juga memaparkan untung dan rugi Bunda ikut arisan. Keuntungan dari arisan adalah:

1. Bersosialisasi

Cocok untuk Bunda yang sedang mencari support system dan pertemanan.

2. Promosi

Keuntungan ini akan sangat dirasa untuk Bunda yang sedang merintis usaha. Di mana Bunda bisa mempromosikan produk-produk yang ditawarkan.

3. Menabung

Arisan juga bermanfaat secara finansial karena memang kegiatan utamanya adalah mengumpulkan uang. Bunda akan 'dipaksa' menyisihkan uang untuk membayar kewajiban arisan.



Arisan Hits Artis Foto: Arisan Hits


Masih dalam hasil riset yang sama, poin nomor tiga (3) di atas ternyata dianggap kontroversi. Sebab, ketika Bunda menang arisan, uang yang didapat tidak seberapa dibanding dengan biaya yang kembali Bunda keluarkan sebagai tuan rumah arisan berikutnya. Maka itu, dipaparkan kembali kerugian ikut arisan, yaitu:

1. Boros

Apabila uang hasil arisan tidak diatur dengan baik, Bunda secara tidak sadar malah lebih boros saat menjadi tuan rumah.

2. Tidak terikat hukum

Arisan selama ini hanya berwujud kesepakatan bersama mengenai sebuah nominal. Tapi, tidak ada payung hukum yang mengikat hak dan kewajiban anggota-anggotanya. Sehingga, ketika amit-amit uang arisan Bunda dilarikan oleh oknum, maka tidak ada ikatan hukum yang menjamin.

3. Ajang pamer

Jika berkumpul dengan kelompok yang menjadikan arisan sebagai ajang pamer, biasanya akan ada desakan agar Bunda ikut memamerkan materi yang dimiliki. Jika diteruskan, bahkan memaksakan diri, bisa-bisa pengeluaran untuk arisan malah lebih boros dibanding pengeluaran keluarga deh. Duh, jangan sampai ya Bunda.

[Gambas:Video 20detik]

(ziz/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ungkapan Hati Gracia Indri Dampingi Gisela Cindy Menikah di Kanada, Intip Momennya

Mom's Life Amira Salsabila

Terpopuler: Aci Resti Ungkap Makna di Balik Seserahan Buku dan Pulpen

Mom's Life Annisa Karnesyia

Janin Tidak Bergerak tapi Tidak Perdarahan, Amankah Kondisi Bayi?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

54 Persen Bunda Kaget Menyusui Ternyata Lebih Sulit dari yang Dibayangkan, Simak Faktanya

Menyusui Azhar Hanifah

7 Ciri Orang Kurang Cerdas Bersosialisasi dari Kalimat yang Diucapkannya

Mom's Life Dilla Atqia Rahmah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

54 Persen Bunda Kaget Menyusui Ternyata Lebih Sulit dari yang Dibayangkan, Simak Faktanya

7 Drama Korea Kim Hye Jun Terbaik Rating Tertinggi, Ada 'My Bias, My Boss'

Janin Tidak Bergerak tapi Tidak Perdarahan, Amankah Kondisi Bayi?

Ungkapan Hati Gracia Indri Dampingi Gisela Cindy Menikah di Kanada, Intip Momennya

Terpopuler: Aci Resti Ungkap Makna di Balik Seserahan Buku dan Pulpen

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK