parenting

Mengenang Kenakalan Jokowi Kecil, Pernah Disuruh Makan Arang

Ratih Wulan Pinandu Senin, 15 Apr 2019 07:02 WIB
Mengenang Kenakalan Jokowi Kecil, Pernah Disuruh Makan Arang
Jakarta - Di balik sosoknya yang tenang, siapa yang menyangka kalau Jokowi pernah tumbuh menjadi anak yang jahil. Hal itu diungkap sendiri oleh Jokowi dalam akun Youtube miliknya.

Kakek dua cucu ini menceritakan keisengannya saat masih kecil, Bun. Dibesarkan di daerah Surakarta, Jokowi kecil tinggal di kawasan yang banyak dilewati penjual makanan.


Saat menyadari usaha sang ayah, Notomiharjo berjalan semakin baik dia menyadari jika sang ibu, Sudjiatmi mengantongi banyak uang. Kala itu ide usilnya muncul untuk memanggil penjual makanan yang lewat di depannya.


"Usaha bapak berjalan baik, dagangan makin laku dan ibu mulai punya uang. Saya mulai nakal saat itu, saya sering iseng memanggil tukang dagangan apa saja yang lewat dekat rumah. Tukang siomay, tukang bakso, dan tukang dagang jajanan pasar. Ibu pun terpaksa membayar apapun yang saya pesan,"kenang ayah tiga anak itu.

Namun, suatu ketika Jokowi kecil kena batu dari kenakalannya, Bun. Dia salah memanggil penjual, yang dikiranya tukang makanan. Alhasil, cara itu dimanfaatkan sang ibu untuk memberinya pelajaran. He-he-he.

"Suatu kali saya asal manggil saja, ada tukang lewat di depan rumah saya pikir jual kue pasar. Ternyata tukang arang. Ibu muncul sebelum saya sempat berlari, terpaksa ibu membeli bungkusan berisi arang untuk saya makan sambil berkata, 'ayo makan, habisin yah. Kamu kan yang kepingin jajan'?" ungkap Jokowi menirukan ucapan ibunya.

Mengenang Kenakalan Jokowi Kecil, Pernah Disuruh Makan ArangKeluarga Jokowi/ Foto: dok. Mata Najwa

Wah ada-ada saja ya cerita kenakalan si kecil. Bunda juga pernah bertingkah sama seperti Jokowi? Atau, mungkin saat ini sering menghadapi si kecil yang suka memanggil penjual makanan di depan rumah?

Menghadapi situasi tersebut, tentu gampang-gampang susah ya, Bun. Jangan buru-buru berasumsi kalau si kecil nakal. Masing-masing anak akan mengalami tumbuh kembang yang berbeda, meskipun biasanya mereka akan mengalami masa 'trouble two'.

Perubahan perilaku ini biasanya terjadi saat anak memasuki usia dua tahun. Anak akan berubah jadi sering marah, tantrum, dan sulit diatasi ketika permintaanya tak dituruti orang-orang di sekitarnya.


"Terrible Two adalah suatu istilah yang diberikan untuk anak yang menginjak usia dua tahun. Biasanya diberi istilah demikian karena pada usia ini anak memiliki karakteristik umum, seperti sering berkata 'tidak' karena dia nggak mau menuruti orang tua. Lebih sering marah terkadang sampai temper tantrum, memaksakan keinginannya, dan sebagainya," kata psikolog anak, Wikan Putri Larasati MPsi pada HaiBunda.

Dijelaskan Wikan, trouble two terjadi akibat dari perubahan autonomi, yaitu usia dimana anak-anak sedang belajar mengontrol segala sesuatunya sendiri. Mereka sedang pada tahapan lebih mandiri menuju fase berikutnya. Bisa dibilang ini merupakan proses perubahan mereka dari bayi menjadi anak-anak.

Saksikan juga kelucuan tingkah Jan Ethes dalam video di bawah ini.

[Gambas:Video 20detik]

(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi