parenting

Santai Sebelum Nyoblos Ala Jokowi: Main Bersama Cucu Tercinta

Asri Ediyati Rabu, 17 Apr 2019 12:08 WIB
Santai Sebelum Nyoblos Ala Jokowi: Main Bersama Cucu Tercinta Santai Sebelum Nyoblos Ala Jokowi: Main Bersama Cucu Tercinta/ Foto: Dok. Instagram Kahiyang Ayu
Jakarta - Pemilu bisa jadi momen menegangkan bagi sebagian orang. Namun, capres nomor urut 01, Jokowi terlihat santai. Sebelum berangkat ke TPS 08 Gambir untuk menggunakan hak pilihnya, Jokowi main bersama cucu tercinta, Sedah Mirah.

Hal ini ia utarakan saat ditemui di TPS. Dilansir detikcom, Iriana Widodo, yang mendampingi Jokowi, juga langsung menyebut nama Sedah Mirah.

"Main sama cucu, udah," kata Jokowi singkat.

Setelah mencoblos, Jokowi mengaku ingin makan siang lebih dulu berdua dengan Iriana. Wah, so sweet!
Santai Sebelum Nyoblos Ala Jokowi: Main Bersama Cucu TercintaFoto: Instagram @jokowi

Beberapa waktu lalu, Jokowi memang selalu menyempatkan waktu bermain dengan cucu di sela-sela kampanye. Salah satunya pergi ke arena bermain dengan Jan Ethes.

Terkait kegiatan yang dilakukan kakek-nenek dan cucu seperti yang dilakukan Jokowi bersama Sedah Mirah dan Jan Ethes, hubungan kakek-nenek dengan cucu bisa berdampak positif, lho. Dengan menghabiskan banyak waktu bersama kakek dan neneknya, anak-anak bisa membangun pandangan positif soal penuaan dan lansia.

Para peneliti dari University of Liege mempelajari 1.151 anak-anak di Belgia usia 7 - 16 tahun untuk mengetahui berapa banyak waktu yang dihabiskan bersama kakek dan neneknya plus bagaimana tanggapan mereka soal kesehatan kakek dan neneknya.


Salah satu peneliti, Stephane Adam mengatakan, di studi ini dilihat bagaimana hubungan anak dengan kakek neneknya, termasuk seberapa sering mereka menghabiskan waktu bersama dan apa yang dilakukan saat bersama. Nah, anak yang menghabiskan waktu secara rutin bersama kakek dan neneknya dengan melakukan hal yang berkualitas melihat si kakek dan nenek sebagai sosok yang sehat. Kemudian, anak punya pandangan positif terhadap orang tua, Bun.

"Sementara itu, kalau anak jarang kontak dengan kakek neneknya dan melihat si kakek dan nenek dalam keadaan yang menyedihkan, anak punya pandangan yang sedikit negatif terhadap orang lanjut usia," tutur Stephane dalam laporannya dikutip dari Country Living.

[Gambas:Video 20detik]

(aci/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi