HaiBunda

PARENTING

Cerita Anji Tak Pernah Paksa Si Kecil Saga Jadi Penyanyi

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 24 Apr 2019 08:00 WIB
Anji dan Saga/ Foto: Instagram
Jakarta - Anak pertama penyanyi Anji, Saga Omar Nagata baru saja merilis lagu ketiganya, Aku Mau Tahu. Sebelumnya, Saga telah merilis dua lagu anak berjudul Telor Dadar dan Lagu Ikan.

Mengikuti jejak sang ayah, Saga yang kini berusia 6 tahun memang memiliki bakat menulis lagu. Sebagai ayah, Anji mengaku tidak pernah memaksakan karier Saga.

"Saya enggak pernah maksa Saga untuk jadi penyanyi, saya membiarkan dia tetap jadi anak-anak pada umumnya. Membiarkan kepolosan dia sebagai anak-anak. Bedanya mungkin, Saga bisa tulis dan merilis lagu," kata Anji, dikutip dari InsertLive.



Anji juga tidak pernah membebani anaknya untuk berlatih keras. Ia tetap membiarkan Saga menikmati kehidupannya sebagai anak-anak yang suka bermain.

"Soal membagi waktu, Saga lebih banyak mainnya daripada latihan. Karena dalam bermain itu adalah prosesnya dia latihan. Dibuat enjoy aja," ujar Anji.

Saga menunjukan kemampuan menyanyinya/ Foto: istock


Bila anak memiliki bakat, sebagai orang tua tentu harus mendukungnya. Tapi, bukan berarti kita harus memaksanya ya.

"Meskipun orang tua tidak ikut campur soal pengambilan keputusan karier anak, tetap saja mereka jadi sumber yang memengaruhi keputusan anak," kata Eric B. Middleton dalam jurnal Parental Influence on Career Development, dikutip dari Qualifax.

Memilih karier adalah keputusan yang sangat penting dan berdampak pada masa depan seseorang. Dalam hal ini, seringkali orang tua ikut berdampak dan stres memikirkan masa depan dan pilihan karier anak. Untuk itu, penting bagi orang tua untuk tetap berpikir positif dan selalu berkomunikasi dengan anak dalam batas wajar.

"Tugas utama orang tua adalah ikut mendorong pilihan karier anak jika itu positif. Jangan terlalu banyak terlibat dalam pengambilan keputusan karena hanya akan membuat anak takut," ujar Middleton.


Nah, sebagai orang tua, kita juga harus bisa menggali bakat dan potensi anak, Bun. Menurut Fiona Handayani, Co-founder and Director di Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK), mendukung bakat yang dimiliki anak sangat penting agar mereka merasa potensinya bisa berkembang.

"Penting sekali anak itu merasa dia bisa mengembangkan potensinya, baik itu potensi seni, olahraga, dan lainnya. Saya rasa, mendukung anak dalam hal yang jadi kekuasaannya itu sangat penting," tutur Fiona.

[Gambas:Video 20detik]



(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Banyak yang Salah Kaprah! Ini Mitos dan Fakta soal Alat Kontrasepsi yang Perlu Bunda Tahu

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Anak Suka Meniru Orang Tua? Ternyata Bukan Sekadar Iseng, Ini Alasannya

Parenting Annisa Karnesyia

Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru

Kehamilan Amrikh Palupi

10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya

Parenting Asri Ediyati

Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf A

Anak Suka Meniru Orang Tua? Ternyata Bukan Sekadar Iseng, Ini Alasannya

Banyak yang Salah Kaprah! Ini Mitos dan Fakta soal Alat Kontrasepsi yang Perlu Bunda Tahu

Warga RI Usia 17 Tahun Akan Dapat Saldo Rp50 Ribu di Rekening, Ini Alasannya

10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK