parenting

Cara Arie Untung Bagi Waktu untuk Anak Selama Ramadhan

Yuni Ayu Amida Senin, 13 May 2019 11:00 WIB
Cara Arie Untung Bagi Waktu untuk Anak Selama Ramadhan
Jakarta - Banyaknya tawaran pekerjaan yang datang membuat pasangan selebriti Arie Untung dan Fenita sibuk di Ramadhan tahun ini. Meski demikian, mereka tetap berusaha mengatur waktu untuk bisa bersama anak-anak.

"Alhamdulillah rezeki. Pasti mengatur waktunya sih, karena kan ini sama anak-anak otomatis agak berkurang waktunya. Kalau dulu kan bisa full, sahur bareng, buka bareng. Nah, kalau ini kita kayak banyak terpisah-pisah," kata Fenita, dikutip dari detikcom.

"Kalau kita enggak bisa di rumah, ya mereka ikut sama kita," sambung Arie.



Pasangan yang menikah pada 2005 ini mengaku sedang mendidik anak-anaknya untuk memahami bahwa ibadah itu bisa dengan cara menyenangkan, misal ibadah sambil liburan. Namun, karena Arie dan Fenita sibuk dengan pekerjaan, jadi mereka mencoba memberi pengertian pada ketiga anaknya.

"Jadi kadang mereka ikut kerja kayak tahun-tahun biasanya. Tapi, kita emang enggak ambil yang sahur karena sahur itu kan krusial buat mereka, harus bangun. Dan di situ peran orang tua sangat dibutuhkan karena kan banguninnya segala macam," terang Arie.

Dalam mengajarkan ibadah puasa pun, baik Arie dan Fenita lebih sering dengan cara mencontohkan. Mereka percaya, anak-anak itu adalah peniru ulung, jadi dengan memberi contoh mereka akan lebih mudah melakukannya.

"Kita mengajarinya kita nyontohin, lama-lama ketika dia diminta itu udah seperti sesuatu yang sudah dilakukan keluarganya. Jadi enggak tiba-tiba gitu aja, ada prosesnya, mereka melihat kita, meniru kita," tandas Arie.

Meski disibukkan dengan pekerjaan, orang tua tetap harus membagi waktu untuk anak ya, Bun. Dikatakan psikolog Elizabeth Santosa, M.Psi, quality time antara anak dan orang tua itu sangat penting. Adanya waktu yang berkualitas antara anak dan orang tua dapat menunjang tumbuh kembang anak.

"Anak yang punya tangki cinta full, nanti jadi bahagia, ramah, dan mudah adaptasi. Emosional dan social skill-nya di masa depan kan juga penting. Dia jadi siap menerima pembelajaran. Anak yang tenang dan merasa dicintai juga akan mudah mendengar," ujar wanita yang akrab disapa Lizzie ini.


Nah, soal bagaimana membagi waktu, menurut psikolog anak Najeela Shihab, kita perlu lihat saat di rumah apakah kita benar-benar berinteraksi dengan anak. Karena kualitas hubungan tidak akan tercapai tanpa kuantitas yang cukup.

"Karena itu, kita sebagai orang tua memang harus benar-benar meluangkan waktu buat anak. Soal banyak sedikitnya waktu memang relatif, tapi yang paling penting adalah saat bersama anak, kita hadir sepenuh hati dan sepenuh tubuh," kata Najeela.

[Gambas:Video 20detik]

(yun/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi