parenting

Doa Putra Arifin Ilham Melepas Kepergian Sang Ayah Selamanya

Radian Nyi Sukmasari Kamis, 23 May 2019 05:25 WIB
Doa Putra Arifin Ilham Melepas Kepergian Sang Ayah Selamanya
Jakarta - Ustaz Arifin Ilham meninggal dunia di Penang, Malaysia, setelah sebelumnya menjalani pengobatan kanker nasofaring dan kelenjar getah bening yang diidapnya. Untaian doa pun disampaikan banyak orang, termasuk putra kedua Arifin, Ameer Azzikra.

Di laman Instagram pribadinya, Ameer mengunggah foto ketika dia sedang berdua dengan sang ayah. Ameer menulis, "Innalillahi wainna ilaihi rajiun, selamat jalan abiku sayang @kh_m_arifin_ilham smoga Allah SWT menerima smua amal kebaikan abi dan mengampuni semua dosa abi," kata Ameer.

ENggak cuma itu, Ameer juga menghaturkan maaf pada sang ayah karena dia merasa belum bisa jadi anak yang terbaik untuk Arifin Ilham. Hiks, bikin terenyuh ya, Bun, perkataan Ameer.




"Ameer sayang abi karna Allah, sangaattt sayangg, mungkin ini yang terbaik, semua kejadian sudah Allah tetapkan, smoga abi meninggal dalam keadaan khusnul khotimah, Aamiinn, i love u Abi because Allah... #lovelyfather," tutup Ameer disertai emotikon menangis.

[Gambas:Instagram]



Selain Ameer, sebelumnya anak sulung Arifin, Alvin Faiz juga memanjatkan doanya. "Semoga Allah terima amal ibadahnya, diampuni semua dosanya, dimasukkan ke surganya Allah swt, aamiin," ujarnya.

Alvin menambahkan jenazah sang ayah akan dipulangkan dari Malaysia dan dimakamkan di pesantren Azzikra Gunung Sindur, Bogor. Sekiranya jika ada salah kata atau perbuatan dari sang ayah, Alvin memohon untuk dimaafkan.



"Ya Allah, jika ini yang terbaik, kami ikhlas ya Allah, kami ridho ya Allah," pungkas Alvin.

Kehilangan orang tua seperti yang dialami Ameer dan Alvin memang enggak mudah ya, Bun. Pastinya butuh waktu bagi mereka untuk bisa ikhlas melepas kepergian sang ayah. Terkait kesedihan anak yang orang tuanya meninggal, penelitian menunjukkan kehilangan orang tua mengubah orang dewasa secara psikologis dan biologis.

Dalam keadaan yang lebih sulit, perubahan itu bisa menjadi patologis atau terkait dengan penyakit. Menurut Carla Marie Manly, psikolog klinis, anak perempuan memiliki respons kesedihan yang lebih kuat daripada anak laki-laki.

[Gambas:Instagram]



"Pria yang kehilangan orang tua mereka biasanya lebih lambat menunjukkan kesedihannya. Laki-laki cenderung menunjukkan emosi lebih sedikit dan lebih banyak memilah-milah," ujar Carla dilansir Fatherly.

Penelitian juga menunjukkan bahwa kehilangan ayah lebih terkait dengan hilangnya penguasaan diri, tujuan, visi, keyakinan, dan komitmen. Sedangkan, kehilangan seorang ibu memunculkan respons atau kesedihan yang lebih dalam.

Saat menjalani perawatan Arifin Ilham sempat pulang ke Indonesia, seperti ini momennya, Bunda:

[Gambas:Video 20detik]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi