parenting

Kisah Inspiratif Anak Petani Asal Indonesia Lulus S2 di Amerika

Asri Ediyati Jumat, 21 Jun 2019 11:02 WIB
Kisah Inspiratif Anak Petani Asal Indonesia Lulus S2 di Amerika
Jakarta - Beberapa waktu lalu, kisah anak petani bernama Robinson Sinurat menjadi sorotan publik. Perjuangan Robinson Sinurat untuk melanjutkan S2 di Amerika Serikat memberi banyak inspirasi. Banyak anak-anak yang berusia lebih muda darinya menjadi terpicu untuk tidak takut mengejar mimpi.

Sedikit cerita ke belakang, Robinson dilahirkan dari keluarga kurang berada, kedua orang tuanya bekerja sebagai petani. Saat ingin melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi, orang tuanya mengaku jujur tak punya dana.


"Itu sangat berat sekali waktu setelah lulus SMA, orang tua bilang kalau aku enggak masuk perguruan tinggi negeri mendingan enggak usah kuliah, karena mereka memang enggak punya dana lagi. Kemudian aku lolos nih perguruan tinggi negeri, bahkan waktu lolos kedua prang tuaku bilang kalau kita enggak punya uang," kata Robinson, dikutip dari InserLive.


Banyak usaha dilakukan Robinson untuk bisa lanjut kuliah S1. Hingga akhirnya ia mendapatkan uang pinjaman dari teman dekatnya. Robinson mengaku. berangkat ke Universitas Sriwijaya di Palembang dengan uang pas-pasan.

"Waktu itu aku hanya numpang di rumah bapak penjaga kosan, dan untuk semester pertama aku cuma makan sehari sekali karena enggak ada kiriman uang," ujarnya.
Kisah Inspiratif Anak Petani Asal Indonesia Lulus S2 di AmerikaRobinson Sinurat foto bersama Tasya Kamila di wisuda/ Foto: Instagram
Robinson juga mendapat beasiswa saat kuliah S1, meski demikian ia juga bekerja sebagai pengajar di salah satu tempat bimbingan belajar di Palembang. Saat liburan untuk pulang kampung, Robinson tak banyak bercerita tentang akademik pada orang tuanya yang tak bersekolah, melainkan meminta doa restu.

Setelah lulus, di tahun 2015 dari bulan Januari sampai Desember, Robinson berusaha untuk bisa berbahasa inggris dengan baik. Hal itu ia lakukan untuk bisa melanjutkan sekolah di luar negeri. Hingga akhirnya usaha Robinson terbayar saat ia berhasil mendapat beasiswa dari pemerintah.

"Ya butuh proses lumayan panjang, baik itu untuk beasiswa maupun ke kampusnya, dan pada akhirnya aku lolos kedua-duanya, lolos beasiswa dan di Columbia University," kata Robinson.

Kini Robinson kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan dan punya pengalaman kerja di luar negeri. Ia merasa harus bisa memberi manfaat bagi banyak masyarakat Indonesia.

"Jadi aku bakal stay di Indonesia, karena kita dibiayai pemerintah, so I must give it back to my society, jadi aku harus balik, karena aku sudah sekolah di sana, punya pengalaman kerja di sana, jadi ini saatnya aku mengimplementasikannya ke Indonesia," tutur Robinson.

Wah, kisah Robinson begitu inspiratif ya, Bun. Bicara soal mendidik anak sukses, Anna Surti Ariani, psikolog anak, mengatakan ada banyak aspek yang memengaruhi kesuksesan anak, termasuk bagaimana karakter yang kita bentuk ke anak sejak dini.


"Ada begitu banyak karakter atau porsi yang bisa kita bangun untuk anak misal, berani ambil langkah tertentu, self discipline, gimana dia ngerjain tugas atau peduli sama orang lain atau empati," papar psikolog yang akrab disapa Nina ini.

Karakter lain yang penting untuk anak agar sukses yaitu bisa menempatkan diri dan emosinya tidak meledak-ledak kemudian bisa bersosialisasi dengan baik. Nah, semua itu kalau dipupuk sejak kecil bisa membentuk karakter baik yang memengaruhi kesuksesan anak ke depannya, Bun.

[Gambas:Video Haibunda]

(aci/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi