Jakarta -
Setiap bunda pastinya memiliki cara masing-masing dalam
mendidik anak. Ada yang tegas, disiplin, ada juga yang lembut dan penuh welas asih.
Bagi aktris
Wulan Guritno, sikap tegas adalah pilihannya dalam mendidik sang putri sulung yang kini sudah berusia 21 tahun, Shaloom Razade. Menurut ibu dari tiga anak ini, tegas yang dimaksud bukanlah galak.
"Sangat tegas, teman-teman aku tuh tahu aku orangnya tegas ya. Kalau aku bilang galak si enggak, tegas," kata Wulan, beberapa waktu lalu dikutip dari
Insertlive.
Meski tegas, Wulan menuturkan bahwa anak-anak sekarang tidak bisa didikte seperti anak zaman dahulu. Apalagi, kata dia, anak-anak saat ini lebih pintar.
"Berkembangnya zaman, ya anak-anak enggak bisa di-
treat kayak dahulu, maksudnya didikte," ucap perempuan 38 tahun ini.
Di usia Shaloom yang sudah menginjak kepala dua, Wulan pun membatasi pergaulan malam sang putri. Ia tetap menerapkan jam malam bagi Shaloom.
"Ada, ini umur 21 saja ada," ujarnya.
Wulan Guritno dan putrinya, Shaloom. (Foto: Instagram @wulanguritno) |
Memang benar apa kata Wulan Guritno ya, Bun, menjadi
tegas tak berarti harus galak. Baby Coach, Chris Garner, bilang jika kita sebagai orang tua tidak menunjukkan sikap tegas saat anak bersikap buruk maka itu bisa berbahaya, Bun.
Soalnya anak jadi menyangka tak masalah merusak atau menyakiti orang lain, misalnya.
"Jika tidak tegas, Anda akan mendapati Anda dengan cepat kehilangan kontrol selama situasi berisiko tinggi. Menetapkan batas-batas dan memiliki konsekuensi logis ketika batas-batas tidak diperhatikan akan membantu Anda untuk merasa lebih terkendali, dan anak-anak mengerti apa yang bisa dan tidak bisa diterima," kata Chris dikutip dari
Parentandbabycoach.
Nah, tegas dan galak itu berbeda ya, Bun. Mengutip
detikcom, psikolog anak dan remaja, Ratih Zulhaqqi, mengatakan bahwa tegas itu dianjurkan dalam parenting, namun perlu dibarengi dengan sikap konsisten. Sedangkan galak kepada anak berarti suka marah, mencaci maki, dan berbicara dengan intonasi tinggi.
Bunda, simak juga tips atasi rasa cemburu pada anak di video berikut.
(som/rdn)