parenting

4 Nilai Positif dari Film 'Dora and the Lost City of Gold'

Annisa Karnesyia Jumat, 09 Aug 2019 07:00 WIB
4 Nilai Positif dari Film 'Dora and the Lost City of Gold'
Jakarta - Si kecil suka nonton serial kartun Dora The Explorer, Bun? Sekarang Bunda bisa mengajak buah hati menonton aksi Dora yang diadaptasi ke layar lebar.

Kisah petualangan Dora bersama teman monyetnya, Boots dan saudara sepupunya, Diego bisa disaksikan di film Dora and the Lost City of Gold. Film yang disutradarai James Bobin ini menceritakan Dora yang beranjak remaja namun dikemas dalam cerita petualangan anak.

Karakter Dora diperankan Isabela Moner, sedangkan Diego diperankan Jeff Wahlberg. Dikisahkan Dora yang sejak kecil tinggal di hutan harus bersekolah di kota bersama Diego. Saat sedang kunjungan ke museum, Dora, Diego bersama kedua temannya, Randy dan Sammy diculik orang jahat yang ingin menemukan orang tua Dora dan kota emas Parapata.


Banyak adegan lucu dan beberapa di antaranya dibuat sama seperti versi kartunnya, Bun. Selain si kecil bisa ikut berpetualang, banyak hal positif yang bisa diambil dan dijadikan pelajaran. Berikut 4 nilai positif itu.

1. Berpikir positif

Tokoh Dora digambarkan sebagai anak yang selalu berpikir positif. Meski ketiga temannya takut masuk hutan, Dora selalu menenangkan dan meyakinkan mereka kalau hutan itu tidak berbahaya asal kita tidak melakukan hal buruk.

Saat menghadapi berbagai tantangan untuk menemukan kedua orang tuanya dan kota emas Parapata, Dora yakin bisa melewatinya. Sifat Dora ini bisa Bunda ajarkan ke anak ya.

Kata psikolog Dr.Christi Bamford, sejak usia 5 tahun anak sudah bisa mengerti berpikir positif. Pikiran positif membuat anak menjadi lebih baik, sedangkan pikiran negatif mengarah ke perasaan buruk.

"Anak-anak biasanya mudah berpikir positif jika dihadapkan dengan tantangan yang ambisius," kata Bamford, dikutip dari About Kids Health.

Dora and the Lost City of Gold Dora and the Lost City of Gold / Foto: IMDb

2. Keberanian

Selain berpikir positif, Dora adalah anak pemberani. Ia berani memimpin teman-temannya untuk memasuki hutan. Berbekal keberanian ini, Dora bisa mengalahkan penjahat yang mengincar emas di Parapata.

Penulis When Mommy Has Our Baby, Rachel Cedar, MSW mengatakan orang tua harus mendukung anaknya agar bersikap berani. Jika tidak, anak bisa takut, selalu khawatir, dan berpikir dirinya lemah.

"Bila dia mencoba sesuatu yang baru, biarkan dan jangan dipaksakan. Tapi juga tidak boleh mengajari anak untuk menyerah," kata Cedar, melansir dari Scary Mommy.

3. Rajin belajar agar tahu banyak hal

Enggak cuma berani memimpin, Dora dan Diego juga pintar, Bun. Kuncinya cuma banyak belajar dan membaca kok.

Kedua saudara ini selalu ingin tahu. Akhirnya mereka selalu belajar hal baru dari rasa ingin tahunya. Modal pengetahuan ini juga yang membuat mereka bisa menemukan kota emas Parapata.

Bicara tentang belajar, setiap anak memiliki penalaran yang baik, Bun. Kata direktur Center for Childhood Creativity di California, Elizabeth Rood, semakin cepat orang tua dan guru memperkenalkan konsep ilmiah dan kosakata, semakin baik untuk anak. Demikian dilansir EdSource.

Dora and the Lost City of Gold Dora and the Lost City of Gold / Foto: IMDb

4. Persahabatan

Dora anak riang yang enggak tahu bersosialisasi. Tapi setelah mengenal dan berpetualang bersama Diego, Randy, dan Sammy, gadis petualang ini mengerti arti persahabatan.

Diego, Randy, dan Sammy jugalah yang mengenalkan konsep sekolah pada Dora. Menurut penulis buku Nobody Likes Me, Everybody Hates Me, Michele Borda, teman memang bisa membuat kita nyaman di lingkungan baru.

"Teman bisa membuat anak nyaman dengan lingkungan baru. Mereka bisa fokus dengan tugas belajarnya ketimbang dengan siapa mereka bermain," ujar Borda mengutip Parents.

Seru kan, Bun? Biar enggak penasaran, Bunda bisa ajak si kecil menyaksikan film Dora and the Lost City of Gold pada 9 Agustus 2019.

Simak juga alasan kenapa Bunda harus mendampingi si kecil saat nonton film kartun di video berikut.

[Gambas:Video Haibunda]



(ank/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi