parenting

Saran Kak Seto soal Konflik Hak Asuh Anak Nikita Mirzani

Annisa Karnesyia Minggu, 25 Aug 2019 16:30 WIB
Saran Kak Seto soal Konflik Hak Asuh Anak Nikita Mirzani
Jakarta - Konflik hak asuh anak antara artis Nikita Mirzani dan mantan suami, Sajad Ukra, masih berlanjut. Untuk mempertahankan buah hatinya, Azka Raqila Mawardi, Nikita melakukan berbagai upaya, Bun.

Salah satunya melakukan tes psikologis yang hasilnya sudah dikeluarkan Yayasan Mutiara Indonesia. Terbukti dari hasil tes, Azka adalah anak yang ceria, lincah, dan cerdas. Tidak nampak juga gejala stres atau merasa tertekan di dalam rumah.

Nikita pun mengucapkan terima kasih pada pemerhati anak, Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto. Menurut wanita 33 tahun itu, Kak Seto menjadi orang yang bertanggung jawab atas tes psikolog Azka.


Menanggapi perebutan hak asuh Nikita dan mantan suami, Kak Seto akhirnya angkat bicara. Di tengah konflik yang semakin memanas, Kak Seto ingin hubungan Nikita dan Sajad tetap terjalin baik, terutama agar Azka tidak jadi korban.

"Setiap anak berhak untuk mengetahui kedua orang tuanya. Mungkin juga sesuai ajaran agama, tidak boleh diputus sejarah masa lalu dari anak, siapa ayahnya siapa ibunya," kata Kak Seto, dilansir InsertLive.

Nikita dan AzkaNikita dan Azka/ Foto: Instagram @nikitamirzanimawardi.17

Kak Seto juga berharap konflik ini bisa berakhir damai. Ia ingin perselisihan Nikita dan Sajad bisa dibicarakan baik-baik demi sang buah hati.

"Justru dalam situasi yang memenuhi persyaratan beliau itu, misalnya datang ke sana (ke Azka). Artinya, dalam suasana yang penuh dengan damai, tidak ada konflik atau usaha-usaha untuk terjadinya perebutan," ujar Kak Seto.

Kak Seto lagi-lagi menekankan perdamaian, Bun. Ia ingin, konflik Nikita dengan Sajad bisa selesai dengan cara baik-baik.

Senada dengan Kak Seto, psikolog anak dari Rumah Dandelion, Carmelia Riyadhni atau Carmel juga sependapat. Menurutnya, meski telah bercerai, hubungan mantan pasangan harus terjalin dengan baik.

"Bagaimanapun perceraian orang tua pasti akan berdampak pada kondisi anak di mana nanti dia merasa sedih, murung, atau bahkan emosinya tidak stabil," tutur Carmel.

Selain itu, keterbukaan ayah dan ibu pada anak sangat penting agar ke depannya anak bisa mendapat jawaban soal perpisahan orang tua dari ayah dan bundanya sendiri, bukan dari orang lain. Dengan begitu, anak tidak terlalu merasa jadi korban perpisahan orang tua.

Perihal konflik Nikita dan mantan suami, simak tanggapan lengkap Kak Seto di video berikut:

[Gambas:Video Insertlive]





(ank/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi