moms-life

Curhat Kegagalan Pernikahan, Nikita Mirzani Sedih Anak Dihina

Ratih Wulan Pinandu Sabtu, 10 Aug 2019 19:33 WIB
Curhat Kegagalan Pernikahan, Nikita Mirzani Sedih Anak Dihina
Jakarta - Setiap wanita tentunya mendambakan pernikahan yang bahagia dan langgeng. Tak terkecuali Nikita Mirzani yang telah tiga kali mengalami kegagalan berumahtangga.

Lewat Instagram miliknya, Nikita Mirzani mengenang almarhum saat sang papa menemui para lelaki yang datang meminangnya. Diceritakan Nikita, mereka datang memintanya untuk menjadi istri dan berjanji akan menjaga dan menyayanginya selamanya.

"2 lelaki mendatangi papa saya. Lalu meminta saya untuk menjadi istri nya. Dan berjanji akan menjaga Dan menyayangi saya Selamanya. Tapi setelah pernikahan semua berbeda, Menikah lbh dr 1 kali bukanlah kemauan saya. Saya selalu berusaha menjadi yg terbaik untuk pasangan saya," tulis Nikita.


Namun sayangnya, setelah pernikahan berlangsung tak sesuai dengan harapan ibu tiga anak tersebut. Pemain film Warkop DKI Reborn ini mengatakan bahwa dia memilih untuk menyudahi rumah tangganya, daripada harus bertahan dalam hidup yang enggak bahagia.

Nikita menyebut dirinya sebagai perempuan yang tak suka diinjak-injak oleh laki-laki. Mengalami perceraian hingga berkali-kali merupakan pilihan hidupnya, sehingga dia minta dihargai.

[Gambas:Instagram]

Bukan tanpa alasan, Bun, Nikita mengatakan hal tersebut. Rupanya, Nikita mulai memikirkan kondisi anak-anaknya yang sering diejek karena terlahir dari ayah yang berbeda-beda.

Dia meminta orang-orang untuk berhenti menghina ketiga anaknya. Sejauh ini, Nikita merasa membahagiakan mereka tanpa kekurangan apapun juga. Dia bahkan sampai meminta agar netizen mencari bahan olok-olakan lain untuk menghinanya, asal tidak menyinggung buah hatinya.

"Mereka tidak tau apa-apa Dan tidak punya salah sama kalian. Saya membesarkan anak2 saya sendiri dgn penuh kasih sayang. Papa I miss you so badly. Till we meet again pa," kata Nikita.

Sebagai Bunda, tentunya kita bisa ikut merasakan kesedihan hati Nikita Mirzani. Bagi seorang ibu, rasanya tentu enggak rela melihat anak dijadikan korban perundungan.

Perceraian sejatinya memang bukan pilihan terbaik dalam menghadapi konflik rumah tangga. Melindungi anak tentu sudah menjadi tugas orang tua agar anak-anak enggak tumbuh dengan pribadi yang rapuh.

Cara terbaik untuk mencegah dampak negatifnya, tentu harus menjauhkan anak-anak dari lingkungan yang negatif tersebut. Kalau nyinyiran datang dari media sosial, sebisa mungkin jauhkan anak-anak dari paparan dunia maya.

Tapi ingat ya, Bun, membela anak pun harus dilakukan dengan wajar. Jangan membela anak secara membabi buta, menurut psikiatri di Universitas Tennessee, David M. Allen, M.D, perlindungan yang berlebihan dan pengasuhan yang terlalu mengatur menyebabkan anak tumbuh dengan masalah kepribadian yang signifikan, dan masalah harga diri.

Hal itu ditakutkan dapat menyebabkan anak-anak menyalah artikan sikap orang tuanya. Sebab mereka merasa terus dibela, dan menempatkan orang tua sebagai pembelanya terus-menerus.

"Anak-anak seperti itu kemudian sering bertindak seolah mereka terus-menerus perlu diselamatkan dari diri mereka sendiri dan mewajibkan orang tua untuk selalu melakukan hal itu," ujar Allen, dilansir Psychology Today.

Simak gaya parenting Shahnaz Haque dan Gilang Ramadhan dalam mendidik anaknya!

[Gambas:Video Haibunda]

(rap/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi