HaiBunda

PARENTING

Risiko Anak Diurut Setelah Jatuh dari Tempat Tidur

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Minggu, 15 Sep 2019 12:31 WIB
Ilustrasi anak diurut setelah jatuh dari tempat tidur/ Foto: iStock
Jakarta - Duh, anak jatuh dari tempat tidur. Pastinya orang tua merasa panik. Nah, enggak jarang ketika anak jatuh, terlebih jika tidak ada luka, ayah atau bunda berinisiatif membawa anak ke tukang urut. Khawatir anak keseleo terlebih bagi yang usianya masih bayi pun kerap jadi alasan.

Menanggapi hal ini, dr.Gita Saraswati dari Mayapada Healthcare Jakarta Selatan, bilang, baik bagi orang dewasa maupun anak-anak, termasuk bayi, langsung diurut setelah jatuh bukan hal yang tepat dilakukan. Kata Gita, pada prinsipnya urut adalah manuver tambahan.

"Kita kan belum tahu pasti apa yang terjadi setelah anak jatuh. Kalau ternyata memar, fraktur, atau terjadi dislokasi pada tangan, kaki, atau daerah badan yang terbaik adalah terapi sesuai diagnosis," tutur Gita saat berbincang dengan HaiBunda.


Jika usai diurut setelah jatuh tubuh terasa lebih enakan, menurut Gita itu hanya sementara. Hal yang dikhawatirkan, jika ternyata ada kelainan berupa memar, dislokasi, atau fraktur (patah), manuver pijat malah memperparah keadaan.

"Bahkan cuma memar otot dan saat proses akut satu kali 24 jam, manuver urut bisa menambah cedera atau memar yang terjadi. Makanya, kalau ada pasien yang bilang diurut, kita tegur walau enggak ada patah, dislokasi, atau memar karena itu bulan pilihan. Apalagi kalau terjadi cedera bisa lebih parah lagi nantinya," tambah Gita.

Jangan lupa, Bun. Jika anak atau anggota keluarga yang lain jatuh dan terluka, segera bersihkan dengan air mengalir. Kalau lukanya kecil dan berdarah, setelah dibersihkan pakai air mengalir dikasih iodine aja terus dibiarkan terbuka.

"Kalau lukanya kecil habis dikasih iodine diplester, nanti jadi lembap. Enggak diganti sampai berhari-hari malah bikin lukanya enggak sembuh-sembuh, bahkan risiko infeksi bakteri sampai jamur," ujar Gita.

Ilustrasi anak diurut setelah jatuh dari tempat tidur/ Foto: ilustrasi/thinkstock
Nah, jika lukanya terbuka, maka yang bersangkutan perlu dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), Bun. Nanti akan dilihat selebar dan sedalam apa lukanya. Kemudian, perdarahannya aktif atau tidak dan apakah sampai mengenai jaringan tertentu.

Anak terlalu higienis malah gampang sakit? Simak penjelasannya di video berikut.

(rdn/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga

Mom's Life Amira Salsabila

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Parenting Maya Sofia Puspitasari

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK