HaiBunda

PARENTING

Manfaat Luar Biasa Olahraga Minimal 1 Jam Sehari untuk Kesehatan Anak

Melly Febrida   |   HaiBunda

Senin, 18 Nov 2019 18:45 WIB
Manfaat Luar Biasa Olahraga Minimal 1 Jam Sehari untuk Kesehatan Anak/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Anak-anak jaman now mungkin malas atau susah diajak olahraga. Padahal, dengan mengajak anak olahraga minimal satu jam sehari sudah memberi manfaat luar biasa buat kesehatan anak.

Dr.Chrsitian Jessen dalam bukunya Dr.Christian's Guide to You menjelaskan menjaga kesehatan enggak cukup dengan hanya memperhatikan nutrisi makanan. Tapi, penting juga untuk membuat anak tetap aktif.

"Latihan yang teratur setiap hari bisa membantu tubuh tetap sehat, membuat tulang dan otot menjadi kuat, dan menjaga jantung serta paru-paru bekerja dengan baik," katanya.


Jessen menyadari anak-anak zaman sekarang mungkin sulit untuk berolahraga dengan kesibukan sekolah. Usai pulang sekolah biasanya mereka sudah lelah dan langsung tidur-tiduran di depan televisi.

Namun, Jessen mengingatkan dengan berolahraga sehari setidaknya satu jam itu sudah oke lho, Bun. Apalagi, paling di sekolah anak berolahraga selama 1 - 2 jam dalam seminggu.

"Jangan khawatir. Kabar baiknya satu jam itu bisa digunakan anak untuk berjalan ke sekolah dengan jarak sekolah yang tak terlalu jauh, berjalan ke kelas lain, ikut kegiatan dan olahraga di sekolah, bahkan bermain dengan teman di taman," kata Jessen.

Manfaat Luar Biasa Olahraga Minimal 1 Jam Sehari untuk Kesehatan Anak/ Foto: iStock
Hebatnya lagi Bun, kata Jessen, anak-anak tidak harus melakukan semuanya sekaligus. Anak-anak bisa membaginya menjadi waktu yang singkat, misalnya 15 menit, sepanjang hari.

Selain itu anak-anak sebaiknya melakukan aktivitas sedang alias moderat dan aktivitas dengan intensitas tinggi (vigorous activity). Jessen bilang, aktivitas moderat misalnya main di taman bermain, bersepeda, atau mengendarai skuter.

"Latihan ini seharusnya membuat badan merasa lebih hangat, bernapas lebih dalam, dan jantung berdetak lebih kencang tapi anak masih bisa bicara sistem kardiovaskular terjaga," kata Jessen

Bagaimana dengan aktivitas tingkat tinggi seperti lari, berenang, atau main sepakbola? Kata Jessen, tanda anak sudah melakukannya yakni mereka merasa lebih hangat, bernapas lebih dalam, dan jantung berdetak lebih cepat hingga sulit bicara tanpa menarik napas.

Dalam tiga hari seminggu, Bunda juga bisa mengajak anak melakukan beberapa latihan untuk memperkuat otot dan tulang seperti push-up, berlari, dan melompat. Nah, untuk membiasakan anak berolahraga, dokter spesialis olahraga dr.Sophia Hage, Sp.KO mengatakan cobalah orang tua mengenalkan kebiasaan olahraga pada anak, bukan cuma bisa menyuruhnya, tapi ikut memberi contoh.

"Kalau kebiasaan olahraga ini enggak dilakukan orang tuanya, jangan harap anak mau olahraga juga," kata Sophia mengutip detikcom.

Saat olahraga baiknya enggak minum, Bun. Simak alasannya di video ini.

(rdn/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

11 Kalimat yang Biasa Diucapkan Orang Santun, Sudah Jarang Digunakan Gen Z

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Ciri Kepribadian Orang Berdasarkan Bulan Lahir, Bukan Sekadar Kebetulan

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Momen Ameena Anak Aurel Hermansyah Setor Hafalan Surah ke Sang Ayah, Dapat Kartu Poin Senilai Rp100 Ribu

Parenting Nadhifa Fitrina

15 Tanaman Hidroponik di Rumah yang Mudah Dirawat, Panen Sayur Segar!

Mom's Life Arina Yulistara

Mengenal Spekulum, Alat Medis untuk Pemeriksaan Organ Reproduksi yang Mirip Cocor Bebek

Kehamilan Melly Febrida

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

11 Kalimat yang Biasa Diucapkan Orang Santun, Sudah Jarang Digunakan Gen Z

Momen Ameena Anak Aurel Hermansyah Setor Hafalan Surah ke Sang Ayah, Dapat Kartu Poin Senilai Rp100 Ribu

15 Tanaman Hidroponik di Rumah yang Mudah Dirawat, Panen Sayur Segar!

Perkembangan Bayi 1-3 Bulan, Apa yang Perlu Diperhatikan Orang Tua?

Mengenal Spekulum, Alat Medis untuk Pemeriksaan Organ Reproduksi yang Mirip Cocor Bebek

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK