HaiBunda

PARENTING

Pendidikan Seks: Menjelaskan Menstruasi Pertama pada Anak Perempuan

Ratih Wulan Pinandu   |   HaiBunda

Jumat, 29 Nov 2019 20:32 WIB
Pendidikan seks tentang menstruasi/Foto: iStock
Jakarta - Mengajari pendidikan seks pada anak bisa dimulai dari cara yang simpel. Salah satunya menjelaskan menstruasi untuk pertama kalinya.

Membicarakan masalah pribadi seperti menstruasi, akan membuat orang tua dan anak-anak merasa tidak nyaman. Meski begitu, kita sebagai orang tua tidak boleh menghindarinya, Bun.


Anak-anak sangat membutuhkan informasi yang tepat dan terpercaya mengenai periode haid tersebut. Hal itu juga nantinya akan membantu anak-anak untuk membuat keputusan yang baik mengenai kesehatan mereka.


Lalu, kapan waktu yang tepat untuk membicarakan mengenai menstruasi? Melansir Kids Health, pembahasan mengenai menstruasi seharusnya tidak menjadi pembicaraan besar pada usia tertentu.

Hal itu bisa dimulai dengan pelan-pelan menemukan topik yang tepat, untuk membangun pemahaman anak perempuan Bunda. Misalnya nih, Bun, ketika anak berusia 4 tahun melihat pembalut dan menanyakannya. Jawab dengan bahasa sederhana, "Perempuan akan mengeluarkan darah dari miss v setiap bulan yang disebut menstruasi. Itu bukan karena mereka sakit atau terluka. Tapi badannya mereka sedang bersiap-siap untuk bisa memiliki adik bayi. Pembalut dipakai seperti pampers adik biar darahnya enggak kena baju."

Pembahasan akan sedikit berbeda ketika anak sudah lebih dewasa. Saat mereka berusia 6-7 tahun, sebagian anak sudah memahami dasar-dasar menstruasi. Cari momen alami untuk membicarakan hal itu. Seperti saat mereka bertanya dari mana bayi berasal, atau perubahan kondisi fisiknya.

Pendidikan seks tentang menstruasi/Foto: iStock

Bunda juga bisa memberitahu bahwa setiap anak perempuan, normalnya akan mendapatkan menstruasi pertama mereka di antara usia 10-15 tahun. Tapi ada juga yang mendapatkannya di usia 12 tahun.

Ada beberapa petunjuk jika mereka akan mendapatkan menstruasi untuk pertama kalinya. Biasanya, gadis remaja akan menstruasi sekitar 2 tahun setelah payudaranya mulai berkembang. Tanda lain adalah munculnya cairan keputihan, semacam lendir yang bisa dilihat dan dirasakan dalam pakaian dalamnya.

Katakan pada mereka, agar tidak perlu panik jika bulan selanjutnya tidak mendapatkan menstruasi. Sebab, menstruasi kedua akan datang sekitar 6 bulan atau 1 tahun setelah menstruasi pertamanya.

"Anak perempuan mungkin bertanya-tanya seperti apa menstruasinya, berapa lama, dan bagaiaman ia bisa menjaga dirinya sendiri setiap bulan. Biarkan dia tahu bahwa mengajukan pertanyaan seperti itu tidak apa-apa," ungkap dokter anak Cara Natterson, MD, dikutip dari WebMD.

Mulai saja dengan pengetahuan paling dasar. Warna darah yang keluar mungkin akan berwarna merah, coklat, bahkan kehitaman. Sehingga mereka harus mengganti pembalut setiap 4-6 jam sekali.


"Gadis-gadis ini sering berpikir dan ketakutan kalau pembalut akan hilang dalam tubuh mereka. Secar fisik itu tidak mungkin. Jelaskan pada mereka dengan sebuah diagram yang meyakinkan tentang hal ini," lanjut Natterson.

Selanjutnya, jelaskan juga jika pada tahun pertama haid atau menstruasi akan terjadi secara tidak teratur. Normalnya, dalam satu periode akan berlangsung selama 5 hari, tapi bisa lebih singkat atau lebih lama.

Selamat mencoba, Bunda!


Bunda, simak penjelasan mengenai pentingnya pendidikan seks sejak dini dalam video di bawah ini!



(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Karina Ranau Istri Almarhum Epy Kusnandar Didorong oleh Pria di Warung, Simak Kronologinya

Mom's Life Pritadanes

9 Ucapan yang Bikin Orang Cerdas Enggan Terlibat dalam Percakapan

Mom's Life Amira Salsabila

5 Kebiasaan yang Dilakukan Orang Bahagia Menurut Psikolog

Mom's Life Annisa Karnesyia

Ketahui Tanda-tanda Overstimulasi pada Bayi & Cara Mengatasinya

Parenting Kinan

Kasus Langka Fetus in Fetu, Dokter Temukan 8 Janin di Perut Bayi Berusia 21 Hari

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Kebiasaan yang Dilakukan Orang Bahagia Menurut Psikolog

Ketahui Tanda-tanda Overstimulasi pada Bayi & Cara Mengatasinya

Karina Ranau Istri Almarhum Epy Kusnandar Didorong oleh Pria di Warung, Simak Kronologinya

Keseruan SPN Community Sport Day, Bunda Diajak Relaksasi Lewat Aquatic Floating Yoga

9 Ucapan yang Bikin Orang Cerdas Enggan Terlibat dalam Percakapan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK