Sign Up search


parenting

Jenguk Medina Zein di Penjara, Ibunda: Anak Saya Bukan Pemakai Narkoba

Yuni Ayu Amida Kamis, 02 Jan 2020 20:02 WIB
Jenguk Medina Zein di Penjara, Ibunda: Anak Saya Bukan Pemakai Narkoba caption
Jakarta - Kasus narkoba yang menjerat pengusaha muda Medina Zein membuatnya harus mendekam di jeruji besi. Hal ini membuat ibundanya, Hj. Tien merasa tidak percaya.

"Anak saya alhamdulillah dari dulu enggak ada riwayat minum apa-apa, atau makan apa-apa, anak saya, saya didik," kata Tien usai menjenguk putrinya di Polda Metro Jaya.


Di samping itu, Tien juga menuturkan bahwa kondisi anaknya di tahanan baik-baik saja. Namun, ia menyayangkan karena Medina harus terpisah dengan bayinya yang berusia tiga bulan.


"Minta doanya aja, supaya kumpul dengan bayinya. Semua mempunyai perasaan, bagaimana seorang ibu terpisah dari seorang bayi yang usianya tiga bulan, baru lahir, saya hanya minta nuraninya aja, itu aja," ujar Tien sambil menahan tangis.

Sebagai seorang ibu, Tien merasa tak percaya anaknya kena kasus narkoba. Ia juga mengatakan putrinya bukanlah pengguna narkoba.

"Yang saya garis bawahi, bagaimana perasaan seorang ibu yang terpisah dari bayi, dan anak saya bukan pemakai, itu aja," ujarnya.

Jenguk Medina Zein di Penjara, Ibunda: Anak Saya Bukan Pemakai NarkobaJenguk Medina Zein di Penjara, Ibunda: Anak Saya Bukan Pemakai Narkoba/ Foto: Instagram Medina Zein


Selain itu, Tien juga mengungkapkan bahwa belakangan ini Medina Zein mengalami bipolar. Sudah 3 hingga 4 bulan belakangan ini, Medina mengonsumsi obat untuk menyembuhkan penyakit tersebut.

"Anak ini bipolar, udah minum obat 3 sampai 4 bulan ini, karena dia capek banyak kegiatan," tukasnya.

Kasus narkoba yang terjadi di kalangan publik figur seolah sudah jadi hal umum. Dikatakan dr.Karen Rayne P., orang-orang yang menggunakan narkoba untuk kesenangan cenderung menjadikan aktivitas itu sebagai pelarian. Sayangnya, orang tersebut bisa kehilangan kendali dan bergantung dengan obat-obatan tersebut.

"Jika remaja ketahuan pakai narkoba atau menjual narkoba, mereka bisa berakhir dengan catatan kriminal, yang dapat membuat kehidupan mereka lebih sulit," tulis Rayne dalam buku berjudul Help Your Kids With Adolescense.

Selain itu, psikolog Saskhya Aulia Prima, M.Psi, mengungkapkan, support system dari keluarga dan teman sangat penting untuk seseorang yang dihadapkan pada masalah seperti menjalani hukuman penjara. Hal ini karena sumber stres dan kebahagiaan terbesar itu ada pada keluarga dan teman.


Simak juga serunya bermain dengan anak di rumah dalam video ini:

[Gambas:Video Haibunda]

(yun/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi