sign up SIGN UP search


parenting

Bunda Jangan Asal Beri Suplemen Minyak Ikan ke Anak, Begini Aturannya

Annisa Afani Kamis, 21 May 2020 16:44 WIB
Ilustrasi Anak Minum Vitamin Bunda Jangan Asal Beri Suplemen Minyak Ikan ke Anak, Begini Aturannya/Foto: shutterstock
Jakarta -

Semua anak tentunya membutuhkan vitamin, mineral, dan nutrisi lain agar sehat dan tumbuh secara normal, apalagi jika dalam masa pertumbuhan ya Bun. Seperti halnya vitamin D, zat besi, dan kalsium, anak-anak juga membutuhkan asam lemak omega-3, termasuk asam eikosapentaenoat (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA).

Semua itu bisa dapatkan dari minyak ikan. Itulah sebabnya piramida makanan merekomendasikan agar anak-anak makan ikan yang kaya asam lemak omega-3, seperti salmon, trout, dan herring.


Jika anak-anak tidak makan ikan jenis ini, mereka mungkin akan membutuhkan sumber asam lemak omega-3 lain, termasuk suplemen yang ditambahkan minyak ikan, multivitamin dengan DHA dan EPA, atau suplemen minyak ikan lainnya.

Manfaat Minyak Ikan

Mengapa minyak ikan populer? Apakah karena minyak ikan mengandung asam lemak tak jenuh ganda yang tinggi, yang dianggap menurunkan kadar trigliserida? Atau karena bisa mengurangi risiko penyakit jantung koroner dan tekanan darah tinggi?

Manfaat minyak ikan lainnya yang mungkin telah membuatnya populer termasuk klaim untuk membantu ADHD atau kelainan pada otak, asma, radang sendi, irama jantung abnormal, dan membantu mencegah beberapa jenis kanker.

Sumber Minyak Ikan

Selain pil dan suplemen minyak ikan, dilansir dari Very Well Family, Bunda bisa mendapatkan minyak ikan dan asam lemak omega-3 dari beberapa makanan, di antaranya:

1. Ikan berlemak, termasuk herring, rainbow trout, mackerel, salmon, dan sarden, yang memiliki kadar DHA dan EPA tertinggi.

2. Ikan lain, termasuk pollock, flounder, scallop, kerang, udang, lele, dan tuna albacore, yang semuanya memiliki kadar DHA dan EPA yang lebih rendah daripada ikan berlemak.

3. Minyak hati ikan cod

4. Makanan dan minuman yang diperkaya DHA, seperti yogurt Yotoddler dan Juicy Juice dengan DHA

Selain dari ikan, asam lemak omega-3 juga bisa diperoleh dari:

1. Biji rami, kacang kenari, kedelai, tahu, dan biji rami, minyak kanola dan kedelai dalam bentuk asam alfa-linolenat (ALA).

2. Sebagian besar merek susu formula sekarang diperkaya dengan DHA dan ARA untuk membuatnya seperti ASI, yang memiliki asam lemak omega-3.

3. Makanan bayi yang diperkaya dengan DHA

4. Sebagian besar makanan yang diperkaya dengan DHA dari ganggang atau alga yang menjadi sumber DHA vegetarian. Jika hanya memiliki asam lemak omega-3 yang terbentuk secara alami, kemungkinan hanya memiliki sejumlah kecil ALA, dan bukan DHA dan EPA.

Dosis Minyak Ikan

minyak ikanminyak ikan/ Foto: shutterstock


The American Heart Association merekomendasikan semua orang dewasa makan berbagai ikan, lebih disukai yang tinggi asam lemak omega3. Setidaknya konsumsi dua kali seminggu, dan makan makanan yang kaya ALA.

Orang dewasa dengan penyakit jantung koroner harus memastikan mereka mendapatkan setidaknya 1000 mg setiap hari dan dosis yang lebih tinggi jika mereka memiliki kadar trigliserida yang tinggi. Mereka juga menyatakan bahwa ada beberapa bukti terbatas yang menunjukkan makan ikan yang kaya EPA dan DHA dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.

Dosis minyak ikan untuk anak-anak, jika mendapatkan minyak ikan dari ikan sungguhan, mereka cukup mengonsumsi dua porsi dalam seminggu. Namun, belum ada rekomendasi dosis tepat per hari untuk DHA dan ARA untuk anak-anak.

Saat menyajikan ikan untuk anak-anak, Bunda harus memperhatikan peringatan tentang kandungan merkurinya. Ini juga termasuk untuk membatasi tuna kalengan menjadi tidak lebih dari sekali seminggu untuk dimakan.

Anak-anak bisa makan ikan lain yang lebih rendah merkuri, seperti salmon, pollock, dan lele, sebanyak dua kali dalam seminggu. Dan ingat bahwa ibu hamil, menyusui dan anak kecil tidak boleh makan ikan hiu, king mackerel, atau tilefish sama sekali karena mereka dapat memiliki kadar merkuri yang tinggi.

Suplemen Minyak Ikan

Karena banyak makanan yang mengandung asam lemak omega-3 tinggi, sebenarnya anak tidak perlu lagi diberi tambahan suplemen lain. Namun jika anak kekurangan, maka Bunda perlu untuk memberinya suplemen asam lemak omega-3 ini.

Meskipun dosis normal minyak ikan tidak dianggap berbahaya, memberikan suplemen minyak ikan anak-anak dianggap sedikit kontroversial karena tidak semua penelitian menunjukkan bahwa mereka memiliki manfaat apa pun.



Perlu diingat bahwa jumlah asam lemak omega-3 dalam vitamin ini bisa sangat bervariasi. Beberapa multivitamin dengan DHA sebenarnya memiliki sangat sedikit DHA di dalamnya, seringkali hanya 100 mcg atau 0,1 mg per dosis.

Bunda simak juga risiko kesehatan saat anak makan di ruang terbuka dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi