HaiBunda

PARENTING

Bingung Bedakan Growth Spurt dan Wonder Weeks, Cari Tahu Yuk Bunda

Haikal Luthfi   |   HaiBunda

Jumat, 05 Jun 2020 14:18 WIB
Bayi menangis/Foto: istock
Jakarta -

Ketika bayi menjadi sangat rewel dan menangis secara terus-menerus, kondisi tersebut bisa jadi dia mengalami growth spurt, Bunda. Namun, beberapa ada yang mengatakan kondisi tersebut merupakan tanda wonder week.

Nah Bunda, lantas apa yang membedakan growth spurt dan wonder week?

Sejatinya, kedua fase ini merupakan tanda yang menunjukkan tumbuh kembang si kecil. Yang membedakan, jika growth spurt adalah tanda-tanda yang menunjukkan peningkatan pertumbuhan bayi secara fisik, sementara wonder week merupakan fase yang menunjukkan tumbuh kembang bayi secara mental.

Mengutip Today's Parent, istilah 'wonder week' pertama kali dipopulerkan oleh pasangan suami istri asal Belanda, Frans Plooij dan Hetty van de Rijt pada 40 tahun yang lalu. Plooij adalah seorang ilmuwan yang mempelajari perilaku interaksi ibu dan bayi, sedangkan Van de Rijt memiliki latar pendidikan psikologi.


Ilustrasi bayi menangis/ Foto: istock

Pada tahun 1992, mereka mempublikasikan sebuah buku berjudul 'The Wonder Weeks', yang menggambarkan bagaimana bayi melewati fase perkembangan mental, atau "lompatan mental", yang membantu membangun kesadaran di sekitarnya.

Wonder week secara umum terjadi pada minggu ke-5, 8, 12, 17, 26, 36, 44 dan 53. Tanda-tanda bayi mengalami wonder week, meliputi 3C, yaitu Cranky, Clingy, dan Crying yang merupakan masa di mana ia membuat lompatan besar dalam perkembangan mentalnya.

Pengalaman baru yang dialaminya membuat bayi akan lebih mudah rewel (cranky), dan akan lebih lengket kepada ibunya (clingy) selama fase ini. Tak jarang, bayi lebih sering menangis (crying) dari biasanya dan terkadang tanpa sebab.

Sama halnya dalam mengatasi growth spurt, ada baiknya Bunda menenangkan bayi dengan cara seperti menggendongnya hingga tenang, dan membaringkannya di ranjang sembari mengusap-usap punggungnya. Hal ini menandakan bahwa Bunda selalu berada di dekatnya dan meminimalisir wonder week pada bayi untuk beberapa saat.

Sementara dibanding wonder week, growth spurt biasanya terjadi sekitar lima kali dalam satu tahun usia anak, yakni di usia 6 dan 8 minggu serta 3, 6, dan 9 bulan. Namun setiap bayi mengalami pertumbuhan yang berbeda. Tanda bayi mengalami growth spurt, yakni waktu tidur bayi berubah, bayi sering lapar dan menjadi lebih rewel, Bunda.

Simak juga Bunda, cara atasi anak ketagihan gadget pada video berikut ini:



(haf/haf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ini Dia Negara Paling Jujur dan Paling Tidak Jujur di Dunia, Indonesia Masuk Mana?

Mom's Life Amira Salsabila

Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?

Parenting Annisa Karnesyia

Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker

Parenting Tim HaiBunda

Darah Haid Menggumpal seperti Daging Hati Ayam, Apakah Normal?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

4 Kode Warna dan Abjad Nutri-Level di Produk Pangan Olahan

Mom's Life Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa

Bayi Minum ASI Banyak Hari Ini tapi Besok Sedikit, Normalkah?

5 Potret Andy /rif Bersama Kedua Putranya, Beda Postur Tubuh Ayah-Anak Jadi Sorotan

Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?

Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK