HaiBunda

PARENTING

Alasan Penting Orang Tua Tidak Boleh Memaksa Pertemanan Anak

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Senin, 20 Jul 2020 18:35 WIB
Alasan Penting Orang Tua Tidak Boleh Memaksa Pertemanan Anak/ Foto: iStock
Jakarta -

Menjalin persahabatan dengan teman sebaya memang baik untuk perkembangan sosial anak. Namun, hal ini enggak boleh dipaksakan ya, Bunda.

Memaksa sang buah hati berteman bisa berdampak buruk untuknya. Dilansir Parents, orang tua sebaiknya tidak berasumsi bahwa setiap anak bisa menjalin pertemanan dengan anak seusianya.

Hal tersebut bukan cuma tak masuk akal, tapi juga memiliki dampak negatif. Pemaksaan bisa menghilangkan hak anak untuk memilih dengan siapa mereka berteman sesuai kepentingan atau kesukaannya.


Persahabatan yang dipaksakan juga mendorong anak-anak mendapat perlakuan negatif dari orang lain. Dokter keluarga di Pittsburgh, Deborah Gilboa, MD, mengatakan, paksaan untuk berteman dapat mengirim pesan yang salah pada anak.

"Ketika kita memberi tahu seseorang untuk bersikap baik dan berteman dengan semua orang, kita mengirim pesan bahwa mereka harus mengabaikan perilaku atau kata-kata orang lain demi kebaikan, dan itu pesan yang mengerikan," kata Gilboa.

Gilboa menambahkan, ada beberapa orang yang mungkin berperilaku buruk dan tidak cocok menjadi teman anak kita. Para ahli mengatakan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua untuk membantu anaknya memahami batasan persahabatan.

Ilustrasi anak dan ibunya/ Foto: iStock

Bunda bisa lakukan dialog terbuka dengan anak mengenai interaksi mereka dengan teman-temannya di sekolah. Minta si kecil untuk menceritakannya, lalu ajukan pertanyaan di akhir.

Jika ada suatu hal yang tidak sesuai, belum tentu itu kesalahan anak kita. Namun, tetap dorong anak untuk menjadi ramah dan berbelas kasih pada temannya.

Pastikan Bunda mengajari anak tentang perbedaan antara kebaikan dan persahabatan. Beri contoh dari pertemanan positif orang tuanya.

Melansir dari laman Canada, pertemanan memang banyak ditekankan orang tua, guru, dan konselor pada anak-anak untuk membuat mereka nyaman satu sama lain. Di sekolah juga ditekankan hal serupa, Bunda.

Pada titik tertentu, perilaku baik di kelas bisa berubah menjadi penekanan untuk menjalin persahabatan. Padahal, itu adalah penekanan yang sangat berbeda.

Kebaikan menunjukkan kepedulian dan kasih sayang terhadap orang lain. Sementara, persahabatan adalah ikatan saling pengertian yang rentan dan tidak butuh perasaan egois.

Sangat tak masuk akal berharap anak-anak memiliki persahabatan sejati sampai mereka berusia sekitar 7 tahun. Jadi, saat orang tua membuat model untuk membentuk perilaku yang baik, tapi jangan pernah paksa anak untuk berteman.

Ingat ya, Bunda. Kita tidak bisa memberikan hadiah, hukuman, paksaan, atau membuatnya malu dalam sebuah jalinan pertemanan.

Simak juga manfaat anak main dengan orang tua, di video berikut:

(ank/kuy)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Negara Termiskin di Dunia 2026, Alami Kesulitan Pangan

Mom's Life Annisa Karnesyia

Hukum Suami Jatuhkan Talak pada Istri saat Emosi, Apakah Sah?

Mom's Life Arina Yulistara

Lama Tak Terlihat, Intip Potret Nathania Purnama Anak Veronica Tan yang Terlihat Manglingi

Mom's Life Annisa Karnesyia

Doa setelah Berhubungan Intim dan Tata Cara untuk Suami Istri Menurut Islam

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Potret Rafif, Putra Sulung Uut Permatasari yang Berprestasi, Baru Rayakan Ultah

Parenting Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa

5 Negara Termiskin di Dunia 2026, Alami Kesulitan Pangan

Doa setelah Berhubungan Intim dan Tata Cara untuk Suami Istri Menurut Islam

Potret Rafif, Putra Sulung Uut Permatasari yang Berprestasi, Baru Rayakan Ultah

Mengenal Breast Lifting, Prosedur untuk Bantu Membentuk Kembali Payudara setelah Menyusui

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK