sign up SIGN UP search


parenting

7 Tips Mengatasi Perubahan Pola Tidur pada Bayi Usia 4 Bulan

Annisa Afani Kamis, 23 Jul 2020 18:59 WIB
Mother putting her baby to sleep on a bedside baby crib. Woman bending forward over a crib to check her sleeping baby. caption
Jakarta -

Ketika memasuki usia 4 bulan, akan mulai mengalami regresi tidur, di mana pola tidurnya akan berubah. Mereka akan sering bangun di malam hari dan sulit tidur kembali atau bangun di jam-jam tidak biasa, lalu menolak untuk tidur.

Ini mungkin akan menjadi hal yang menyulitkan bagi Bunda. Karena bayi yang sebelumnya dapat tidur dengan mudah meski harus bangun beberapa kali untuk menyusu, tiba-tiba menjadi sering terbangun dan sulit untuk ditidurkan kembali.

"Aspek paling sulit dari regresi tidur adalah munculnya seperti tiba-tiba. Namun tidak perlu khawatir, setelah masalah regresi tidur selesai. Pola tidur bayi Anda akan terus bergerak lebih teratur," kata Lyndsey Garbi, dikutip dari Very Well Family.


Jika Bunda dapat melihatnya dengan cara yang positif, regresi tidur bagi bayi usia 4 bulan adalah salah satu tonggak perkembangan yang sangat normal, dan sehat kok, Bunda. Dikutip dari Baby Sleep Site, regresi tidur sama seperti bayi belajar berjalan dan berbicara.

Bayi pada usia ini akan lebih banyak bangun di malam hari dan tidur siang yang singkat. Jika dia terbangun, maka dia membutuhkan bantuan untuk kembali tertidur karena mungkin bayi belum tahu bagaimana memasuki siklus tidur berikutnya.

Jadi, jika si kecil tengah mengalaminya, Bunda tidak perlu cemas. Cukup dengan mengiringinya melewati masa-masa tersebut, serta ajari pola tidur baru dengan membantunya untuk dapat tidur supaya kebutuhan tersebut tetap tercukupi.

Bayi yang mengalami regresi tidur memiliki beberapa gejala, di antaranya:

1. Bayi akan sangat lapar dan rewel
2. Bayi menjadi lebih sensitif dan mudah ngambek
3. Bayi sering terbangun di malam hari atau gelisah selama tidurnya
4. Bayi menjadi lebih sulit tidur
5. Bayi hanya tidur dalam waktu sebentar, dan menolak untuk tidur siang.

Penyebab regresi tidur pada bayi 4 bulan sendiri masih belum jelas, Bunda. Garbi sendiri mengatakan bahwa hal ini terjadi hanya karena ada perkembangan di otaknya.

"Semuanya kembali ke apa yang terjadi dengan perkembangan dalam otak dan tubuh mereka, dan semua cara menakjubkan mereka tumbuh, berubah, dan menjadi dewasa," ujar dia.

Namun, kesulitan tidur malam juga bisa disebabkan karena kelelahan saat terjaga di siang hari. Nah, untuk membantu bayi agar lebih nyenyak tidur, berikut beberapa tips yang dapat Bunda coba untuk agar kebutuhan tidur si kecil tetap terpenuhi, sekaligus mengenalkannya pada pola tidur yang baru:

Ilustrasi Bayi TidurIlustrasi Bayi Tidur/ Foto: Dok Freepik

1. Bantu bayi untuk tidur

Bunda bisa membantu si kecil dengan menyusui atau menggendongnya sambil menggoyang-goyangkannya untuk membantu tidur. Bunda bisa mengajaknya tidur bersama atau menggendongnya. Meskipun cara ini dikhawatirkan membuatnya menjadi ketergantungan, namun Bunda bisa menyapihnya nanti. Untuk saat ini, lakukan apa yang bisa Bunda lakukan untuk membantu si kecil tertidur.

2. Gunakan ayunan

Ayunan bisa menjadi cara yang bagus untuk menenangkan bayi yang rewel dan membantu untuk tidur lho, Bunda. Selama memakai ayunan, pastikan untuk mengawasi si kecil agar ia tetap dalam keadaan aman dan nyaman.

3. Matikan lampu

Jika si kecil sulit untuk tidur, pertimbangkan untuk mematikan lampu dan menggelapkan ruangan ya, Bunda. Ini dapat membantunya untuk mudah tertidur dengan durasi yang lama.

4. Mengatur jadwal tidur

Jika bayi tidur di jadwal yang tidak benar, maka dapat mengakibatkan hal buruk, Bunda. Untuk itu, aturlah dan pastikan si kecil tidur sesuai dengan jadwal tersebut agar pola tidurnya di masa depan menjadi lebih baik.

Untuk membiasakannya tidur dengan tepat waktu ini, Bunda bisa memulainya dengan rutinitas membaca buku atau menyanyikannya lagu. Meski si kecil tidak mengerti, ini akan menjadi langkah awal dan mengenalkan padanya bahwa kegiatan tersebut adalah tanda baginya untuk tidur.

5. Pelajari berapa banyak tidur yang dibutuhkan

Tidak tahu berapa banyak waktu yang dibutuhkan bayi Bunda untuk tidur membuat Bunda akan kewalahan menghadapi perubahan pola tidurnya. Itu karena tidak semua bayi tidur 12 jam di malam hari dan 4 jam di siang hari pada usia ini. Jika bayi tidur 10 jam di malam hari dan 2 jam di siang hari, dia tidak mendapat cukup tidur. Jadi tetapkan perkiraan yang realistik di awal.

Dikutip dari Parents, bayi membutuhkan rata-rata 14 jam tidur per hari. Pada bayi 4 bulan, idealnya harus tidur 90 menit atau lebih untuk dua atau tiga kali tidur siangnya.

Jangan biarkan bayi bangun terlalu lama. Itu karena kelelahan yang berlebihan menjadi salah satu alasan utama bayi sering bangun di malam hari. Memiliki jadwal tepat, penting supaya bayi tidur nyenyak di malam hari.

6. Beri makan bayi lebih banyak di siang hari

Ketika usia bayi bertambah dan lebih aktif, jumlah makanan yang dikonsumsi meningkat. Dan, semakin banyak mereka makan di siang hari, semakin sedikit yang mereka butuhkan di malam hari.

Baca Juga : Bunda, Ini Porsi MPASI untuk Si Kecil Sesuai Usianya

7. Bangunkan bayi

Menidurkan bayi setelah rutinitas tidur yang konsisten memungkinkan bayi belajar keterampilan tidur sehingga ia akan belajar tidur kembali. Ini berarti bayi bisa belajar tidur sepanjang malam dan tidur siang yang lama. Karena itu, pelajari apa yang membuatnya mengantuk atau terjaga ya, Bunda.

Bunda, simak juga cara membangun anak yang malas pergi sekolah dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi