sign up SIGN UP search


parenting

Bolehkah Bayi 4 Bulan Diberdirikan?

Annisa Afani Kamis, 23 Jul 2020 14:40 WIB
Shot of a mother helping her baby girl standhttp://195.154.178.81/DATA/i_collage/pu/shoots/805468.jpg Bolehkah Bayi 4 Bulan Diberdirikan?/Foto: Getty Images/gradyreese
Jakarta -

Mengangkat dan berdiri menjadi salah satu pencapaian yang menyenangkan bagi orang tua dan bayi. Keterampilan ini membantu bayi mengembangkan otot kaki dan lengan mereka.

Selain itu, berdiri juga awal dari kemampuan bayi untuk merambat dan berjalan. Itu artinya, bayi akan menjadi lebih aktif bergerak.

Lalu apakah bayi pada usia 4 bulan sudah boleh diberdirikan?


Dilansir dari Very Well Family, menurut bagan perkembangan anak Denver II, bayi biasanya berdiri sambil berpegangan pada usia 6,5-8,5 bulan, mengangkat tubuh ke posisi berdiri di usia 8-10 bulan, berdiri selama 2 detik pada usia 9-11,5 bulan, berdiri tanpa bantuan antara 10,5-14 bulan.

Namun penting dicatat bahwa tidak semua bayi dengan usia yang sama dapat mencapai tonggak tersebut ya. Bagan tersebut hanya memberi tahu bahwa 25-90 persenĀ bayi pertama kali melakukannya di usia tersebut.

Artinya, setidaknya ada 10 persen dari bayi yang membutuhkan waktu sedikit lebih lama untuk mencapai tonggak ini, sementara yang lain mungkin dapat berdiri lebih cepat. Namun sebagian besar bayi mampu berdiri dengan bantuan dan menahan beban di kaki mereka antara usia 2-4,5 bulan.

Portrait of baby boy (11 months) in living roomBayi berdiri/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Orbon Alija

Beberapa bayi di Islandia, yang mengikuti kelas renang bisa berdiri lebih cepat. Profesor Hermundur Sigmundsson dari Departemen Psikologi Universitas Sains dan Teknologi Norwegia menerbitkan artikel mengenai pekerjaan yang dilakukan oleh Snorri Magnusson.

Magnusson adalah pelatih yang mengajarkan kursus berenang kepada sejumlah bayi. Bayi-bayi melakukan berbagai latihan, termasuk berdiri di tangan dan papan tulis.

Bayi diberi kesempatan untuk berdiri sebagai bagian dari kursus berenang selama 12 minggu, dengan sesi dua kali seminggu selama 1 jam tiap sesi. "Hasilnya sensasional dibandingkan dengan apa yang biasanya kita harapkan dari anak-anak pada usia tersebut," ujar Sigmundsson, dikutip dari The Journal.

Dari 12 anak yang berpartisipasi dalam kursus yang dipelajari oleh para peneliti, 11 di antaranya berhasil berdiri sendiri selama lebih dari 15 detik. Sedangkan seorang bayi berdiri delapan detik.

"Rata-rata bayi berusia 4,3 bulan ketika mereka belajar berdiri tanpa bantuan. Yang termuda baru berusia 3,6 bulan," ujarnya.

Studi ini menunjukkan bahwa latihan tersebut bekerja. Mereka bisa berdiri lebih cepat. "Anak-anak bisa melakukan lebih dari yang kita pikirkan," ucap Sigmundsson.

Dilansir dari Kids Health, pada bayi usia 4 bulan, kekuatan leher bayi sudah lebih baik dan sudah mulai duduk dengan bantuan. Seiring kemampuan duduknya, kakinya juga semakin kuat.

Dengan kakinya yang kuat, bayi akan belajar untuk menopang semua beratnya ketika dipegang dalam posisi berdiri. Beberapa bayi mungkin menikmati berdiri dan memantul pada usia ini. Kendati demikian, penting untuk tidak memaksanya berdiri bila bayi belum siap ya, Bunda.

Bunda perlu tahu bahwa perkembangan mengikuti pola yang dibangun berdasarkan keterampilan yang didapat anak. Waktu yang diperlukan anak untuk mencapai keterampilan tertentu pun bisa sangat bervariasi. Namun jika Bunda merasa ada sesuatu yang tidak beres denganĀ perkembangan si kecil, segera konsultasikan ke dokter ya.

Bunda, simak juga cara merawat gigi bayi dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi