sign up SIGN UP search


parenting

Menarik Nih Bunda! 6 Aktivitas untuk Mengasah Bahasa pada Anak Balita

Salam Rahmad Minggu, 26 Jul 2020 12:43 WIB
Ilustrasi balita 3 tahun caption
Jakarta -

Balita sering menirukan ucapan orang di sekelilingnya dengan artikulasi yang belum terlalu jelas. Hal itu kerap menjadi pusat perhatian bagi orang yang mendengarnya karena akan terdengar menggemaskan saat ia berbicara ya, Bunda.

Balita mulai berbicara umumnya saat memasuki usia 18 bulan. Tapi, ini tidak dijadikan dasar pijakan untuk si kecil dapat berbicara ya, Bun. Dibutuhkan kesabaran dan konsistensi dalam mendidik si kecil. Tentunya Bunda menginginkan si kecil dapat memperkaya kosakata bahasanya, kan?

"Pada usia 18 bulan, kebanyakan anak memiliki setidaknya sepuluh kata. Setelah 18 bulan, perolehan kata meningkat secara dramatis," tutur dr. Anna Kaplan, yang merupakan penulis di Healthline.


Tak ada salahnya Bunda mengenalkan kosakata baru pada si kecil. Tapi, Bunda harus pastikan kata-kata yang dilontarkan dapat dipahami anak sehingga ia bisa menirukan perkataan tersebut dengan mudah dan benar.

"Ada beberapa kasus anak yang belajar kata-kata baru dengan sangat cepat. Lazimnya, anak akan dapat menggunakan dan memahami banyak kata pada usia 24 bulan," sambungnya.

Ada banyak keragaman aktivitas yang dapat dipraktikkan untuk mengajari si kecil dapat berbicara dan memperkaya kosakata bahasa dengan cara yang menyenangkan. Artinya, Bunda dapat melakukan dua aktivitas dalam satu waktu, seperti belajar sambil bermain. Hmm, terdengar menarik kan, Bunda?

Kalau Bunda ingin tahu bagaimana cara mengasah bahasa pada anak balita dengan berbagai aktivitas yang menyenangkan, Jamie Loehr, M.D. dan Jen Meyers yang merupakan lulusan dari Baylor College of Medicine di Texas, Amerika Serikat, sekaligus penulis di Parents membagikan tips unik dan menarik nih. Simak enam aktivitas untuk mengasah bahasa pada anak balita berikut ini:

1. Minta si kecil menggambarkan sebuah cerita

Mintalah agar si kecil mampu membalik halaman buku dengan benar dan menceritakan kisah buku bacaannya. Ingatkan si kecil untuk tidak menyebut sapi dengan 'moo' agar tidak terbiasa hingga dewasa kelak. Semakin banyak buku kisah yang diceritakannya, semakin cepat pula perkembangan otaknya dalam memahami keterampilan bahasa.

2. Mendukung percakapan yang cerdas

Biarkanlah si kecil yang menceritakan isi buku bacaannya. Bunda harus memposisikan sebagai pendengar yang baik dan juga tanggapi cerita si kecil, bahwa kita mengerti apa yang dikatakannya.

Dengan melakukan aktivitas ini, ternyata tak hanya membantu si kecil untuk berbicara dengan artikulasi jelas. Namun, secara tak langsung Bunda menjadi role model untuk menjadi pendengar yang baik.

ilustrasi anakIlustrasi/ Foto: thinkstock

3. Gunakan kalimat lengkap

Bunda harus membantu si kecil untuk memperkaya kosakata bahasa dengan kalimat lengkap. Hindari baby talk ya, Bunda. Lebih baik ajarkan si kecil menggunakan kata yang benar dan pengucapan yang jelas.

4. Menyanyikan lagu

Ide ini banyak diterapkan orang lho. Menyanyi bersama anak kerap dijadikan salah satu cara agar si kecil mampu mengasah bahasa. Bunda bisa memperkenalkan dengan musik anak-anak atau menghadiri konser supaya si kecil senang dan sadar bahwa ia mampu melafalkannya.

5. Penuh perhatian

Bunda, mengasuh anak memang melelahkan, bukan? Tapi, kelelahan itu akan terbayar lunas jika ia tumbuh dengan penuh kecerdasan secara emosional, intelektual, dan perilaku baik.

Bunda dan Ayah perlu membesarkannya dengan penuh perhatian untuk melihat proses perkembangannya. Konsultasi dengan dokter anak bisa jadi pilihan sebagai pendamping mengasah kecerdasan berbahasa.

6. Latihan menggunakan telepon

Bunda bisa mengajaknya bermain dengan telepon mainan. Ajari si kecil cara mengangkat telepon dan berlatih berbicara seperti, halo, bagus, dan sampai jumpa.  Mengedepankan komunikasi intensif dan pola interaktif dengan si kecil, tentu akan meningkatkan perkembangan kecerdasan otak terutama kosakata yang dimiliki.

Semoga membantu ya, Bunda.

Simak juga video cara merawat gigi bayi 6 bulan:

[Gambas:Video Haibunda]



(kuy/kuy)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi