sign up SIGN UP search


parenting

7 Ciri Anak Jenius Dilihat dari Kebiasaan Sehari-harinya

Annisa Afani Sabtu, 01 Aug 2020 12:17 WIB
Happy schoolgirl preschool girl with book near school board blackboard Anak cerdas/Foto: iStock
Jakarta -

Siapa sih yang enggak mau punya anak cerdas dan jenius? Semua orang tua pasti sangat mengharapkan memiliki anak yang cerdas dan jenius.

Dikutip dari Bright Side, skor IQ saja ternyata tidak dapat menjadi tolak ukur kecerdasan dan kejeniusan anak, lho. Namun, kecerdasan dan kejeniusan dapat dilihat dari beberapa ciri serta bakat yang ditunjukkan oleh si kecil dalam kebiasaan sehari-harinya.

Dilansir dari Reader's Digest, berikut beberapa ciri dan kebiasaan yang menunjukkan bahwa si kecil cerdas dan jenius:


1. Cepat melewati tonggak perkembangan

Salah satu tanda pertama bahwa si kecil cerdas dan jenius adalah dapat mencapai tonggak perkembangan jauh sebelum waktu yang diprediksi.

Eboni Hollier, MD, selaku pediatrik perkembangan dan perilakuĀ anak mengatakan, banyak orang tua dari anak-anak berbakat mencatat bahwa mereka sering mencapai tonggak perkembangan pada usia lebih awal dari yang diperkirakan. Misalnya, keterampilan bahasa mungkin jauh di atas tingkat usia.

"Banyak anak-anak berbakat sering mengembangkan kosa kata yang luas dan berbicara dalam kalimat yang kompleks pada usia dini," katanya.

2. Suka membaca

Sama seperti anak jenius terkenal, penulis Roald Dahl, Matilda, mengatakan bahwa anak jenius cenderung sangat menyukai kegiatan membaca.

Anak-anak jenius juga lebih sering lebih cepat bisa membaca dan membaca dengan cepat daripada anak-anak lain pada usia yang sama lho, Bunda.

3. Penasaran dan tertarik dengan dunia sekitar

Anak-anak yang cerdas tertarik pada dunia di sekitar mereka lho, Bunda. Tetapi para jenius sejati memiliki rasa ingin tahu dan tak pernah puas untuk mencari tahu tentang hal-hal yang sangat kecil tentang bagaimana segala sesuatu dapat terjadi.

Mereka bisa saja mencari tahu tentang kebiasaan makan masing-masing mamalia, hingga bersikeras mengetahui secara persis bagaimana cara kerja alat pemanggang.

Anak-anak dengan bakat ini terkadang dapat menguji kesabaran kita sebagai orang tua, Bunda. Meski begitu, tetaplah menjawab pertanyaannya agar dia tidak menyerah untuk mengetahui lebih banyak hal lainnya.

4. Lebih suka ditemani orang dewasa

Anak dengan kecerdasan dan kejeniusan mungkin merasa sulit untuk berhubungan dengan teman sebayanya. Hal ini bisa terjadi dengan alasan minat dan kemampuan yang dimiliki temannya berbeda.

Anak-anak yang sangat pintar juga sering merasa bosan di kelas, Bunda. Biasanya mereka menganggap tugas yang diberikan oleh gurunya terlalu mudah dan akan mencari hal yang lebih menantang seperti berbicara dengan orang dewasa.

Untuk masalah tersebut, Bunda dapat membantunya berteman dengan orang dari segala usia. Ini juga dapat mengajarkan keterampilan sosial dan empati padanya.

Happy schoolgirl preschool girl with book near school board blackboardAnak belajar/ Foto: iStock

5. Fokus dan tekun

Anak-anak cerdas dan jenius memiliki ketekunan untuk bertahan dengan tugas atau kebiasaan sampai mereka menguasainya. Menurut Sunny Verma, pendiri dan CEO Tutorbright mengatakan, anak-anak berbakat biasanya memiliki fokus yang luar biasa.

Sunny mengatakan bahwa saat anak-anakĀ cerdas dan jenius diberi tugas, mereka cenderung mengerjakannya tanpa gangguan sampai selesai. "Bahkan televisi, video game, dan media sosial tidak dapat mengalihkan perhatian hingga mereka dapat menyelesaikan tugasnya," tuturnya.

6. Kemampuan memimpin

Karena kedewasaan dan kemampuan organisasi yang secara alami dimilikinya, banyak lho anak jenius yang menjadi pemimpin dalam komunitasnya. Sunny mengatakan bahwa anak jenius ini biasanya dapat mengambil alih untuk menemukan solusi yang paling efektif.

"Mereka juga mengatur sendiri kinerja mereka, membuat mereka selalu mencari cara untuk meningkatkan sifat pemimpin yang diinginkan tanpa memandang usia. Karena kemampuan ini, mereka biasanya dapat memimpin teman sebaya mereka karena mereka lebih percaya diri dalam arah dan pengalaman," ujarnya.

7. Pengetahuan mendalam

Anak-anak jenius sering memiliki pengetahuan mendalam dalam satu spesialisasi subjek tertentu atau bidang yang diminati, Bunda.

Ini mungkin berarti mereka dapat memberi tahu Anda nama ilmiah setiap dinosaurus atau menjelaskan cara kerja internal mesin mobil. Apa pun topiknya, pengetahuan anak yang ajaib biasanya mencakup semua hal.

Seperti yang dijelaskan Science Daily, "Seorang anak ajaib adalah seseorang yang kira-kira berusia 11 tahun, namun mampu menunjukkan kemahiran ahli atau pemahaman mendalam tentang dasar-dasar dalam bidang yang biasanya hanya dilakukan oleh orang dewasa."

Nah, apakah anak Bunda menunjukkan tanda-tanda di atas?

Bunda, simak juga beberapa jenis makanan yang dapat mencerdaskan otak anak dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi