sign up SIGN UP search


parenting

5 Tips agar Anak Lepas dari Empeng Tanpa Drama, Bunda Perlu Tahu

Asri Ediyati Senin, 07 Sep 2020 18:11 WIB
Copy space shot of little girl with pacifier sitting on the floor of living room. She is surrounded with stuffed toys and soft pillows. 5 Tips agar Anak Lepas dari Empeng Tanpa Drama, Bunda Perlu Tahu/ Foto: Getty Images/fotostorm
Jakarta -

Empeng memang didesain untuk memberi kenyamanan pada bayi. Empeng ini dirancang untuk memuaskan refleks menyusu alami bayi. Akan tetapi, empeng sudah tak berfungsi lagi ketika balita sudah memiliki gigi lengkap.

Kenapa empeng tidak baik untuk balita yang sudah memiliki gigi lengkap? Apabila mereka mengisap empeng dengan paksa atau menyimpannya di mulut dalam waktu lama, dapat terjadi perubahan pada struktur atap mulut dan kesajajaran gigi, Bunda.


Nah, bagaimana nih tips agar anak lepas dari empeng? Simak lima tips berikut:"Setelah usia empat tahun, saat gigi permanen mulai tumbuh, ada peningkatan risiko perubahan struktur tulang di depan mulut, yang sulit dan mahal untuk diperbaiki," kata Aaron Burry, seorang dokter gigi di Ottawa, Kanada, dikutip dari Today's Parent.


1. Beri pendekatan lambat tapi pasti

Sama seperti kecanduan lainnya (fisik atau psikologis), ketergantungan anak pada empeng mungkin paling baik diatasi dengan menghilangkannya sedikit demi sedikit. Ini mungkin membuat prosesnya sedikit lebih mudah, baik untuk Bunda dan anak, meskipun itu membutuhkan lebih banyak waktu daripada beberapa metode lainnya.

2. Lakukan hal yang menarik simpati anak

Selama Bunda tidak keberatan mengatakan white lies (berbohong demi kebaikan), menarik simpati anak mungkin berhasil. Cukup beri tahu anak bahwa dia sudah besar sekarang dan beri tahu bahwa empengnya bisa menjadi donasi amal kepada bayi yang membutuhkan.

3. Jangan tawarkan anak empeng

Saat anak bertambah besar dan tidak lagi membutuhkan empeng sebagai alat yang menenangkan, berhentilah untuk menawarkannya. Bunda juga dapat membatasi di mana empeng dapat digunakan, seperti hanya di boks bayi atau tempat tidur.

4. Batasi jumlah empeng di rumah

Banyak orang tua membuat kesalahan dengan menyimpan banyak empeng. Setelah anak cukup besar dan masih melakukannya, jelaskan bahwa Bunda tidak lagi membeli pengganti, dan ketika empengnya rusak tidak akan ada gantinya.

5. Alihkan dengan benda lain

Jika empeng memberikan kenyamanan maka Bunda bisa alihkan anak pada benda lain yang juga membuatnya nyaman. Misalnya, boneka atau selimut untuk dipeluk.

Semoga tips melepas empengnya berhasil untuk Bunda dan anak ya.

Simak juga tips lepas dot untuk balita:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi