sign up SIGN UP search


parenting

Berapa Suhu Normal Bayi? Jangan Panik Bunda, Begini Cara Mengukurnya

Annisa Afani Kamis, 08 Oct 2020 11:37 WIB
Fever, Close-up medical thermometer, Parent / Father measuring temperature of his ill kid, Asian 3 - 4 years old toddler boy gets high fever lying on bed with cold compress on forehead to cool a fever caption
Jakarta -

Suhu tubuh orang dalam kondisi normal kadang berubah-ubah, tergantung dari lingkungan atau aktivitas yang dilakukan. Perubahan suhu tubuh ini juga terjadi pada bayi, Bunda.

Kadang tubuh bayi terasa panas, namun itu belum tentu demam. Karena itu, penting bagi Bunda untuk mengetahui perbedaan suhu normal dan tinggi atau yang memerlukan perhatian medis.

Dengan mengetahui suhu pada anak, Bunda bisa melakukan tindakan yang cepat dan tepat untuk keselamatan dan kebaikan buah hati. Selain itu, Bunda juga perlu mengetahui cara mengukur suhu tubuh menggunakan termometer demi memastikan suhu tubuh bayi normal atau tidak.


Suhu normal bayi

Dokter anak di Royal Children's Hospital di Melbourne, Australia, Dr. Daniel Golshevsky, mengatakan bahwa suhu tubuh normal bayi dapat bervariasi, Bunda. Hal ini bisa terjadi tergantung pada waktu dan alat yang digunakan untuk mengukur suhu tubuhnya.

"Suhu normal bayi antara 36-37,5 derajat celsius. Ini dapat bervariasi, sesuai dengan waktu yang dibutuhkan, metode pemeriksaan dan perangkat yang digunakan," katanya, dikutip dari Stuff.

Daniel mengungkapkan bahwa bayi di bawah usia 3 bulan dianggap demam bila suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celsius, Bunda. Sementara bayi di atas usia 3 bulan dianggap demam jika suhu tubuhnya mencapai 38,5 derajat celsius.

Akan tetapi, Bunda juga perlu memperhatikan penyebab lain naiknya suhu bayi, lho. Karena pakaian dan selimut yang digunakan juga bisa meningkatkan suhu tubuh bayi.

"Suhu tubuh mungkin tinggi karena pakaian, bedong, atau selimut yang berlebihan," kata Daniel.

Cara terbaik mengukur suhu tubuh bayi

Jika bayi menunjukkan tanda-tanda demam, Bunda atau ayah harus mengukur suhu tubuhnya menggunakan termometer untuk memastikannya. Bunda mungkin bisa menggunakan termometer digital yang paling mudah digunakan dan akurat.

Mengutip Nurofen, suhu normal bayi bervariasi tergantung pada apakah Bunda melakukan pembacaan internal atau eksternal. Jadi penting untuk mengetahui bagian mana yang ingin diketahui suhunya.

Kisaran suhu normal dengan termometer telinga adalah 35,8 hingga 38 derajat celsius. Suhu mulut normal antara 35,5-37,8 derajat celsius, suhu ketiak normal antara 34,7 hingga 37,3 derajat celsius. Sementara untuk termometer rektal, kisaran suhu normalnya adalah 36,6-38 derajat celsius.

Namun Daniel mengatakan bahwa cara paling akurat, dengan menggunakan termometer rektal. "Pengukuran suhu tubuh yang paling akurat adalah dengan termometer rektal," ujarnya.

Dikutip dari Parenting Firstcry, mengukur suhu dengan termometer rektal merupakan cara terbaik untuk mengukur suhu bayi dan balita hingga usia tiga tahun, Bunda. Bahkan, dalam kasus di mana suhu anak berusia di atas tiga tahun tak dapat terukur karena mengalami batuk atau hidung tersumbat, maka cara ini masih tetap dapat digunakan dan akurat.

Berikut cara mengukur suhu rektal bayi menggunakan termometer digital standar:

1. Gunakan bola kapas yang dicelup ke dalam alkohol untuk membersihkan termometer dan lap hingga kering. Bunda bisa mengoleskan pelumas atau petroleum jelly untuk mengurangi ketidaknyamanan saat memasukkan termometer.

2. Biarkan bayi tengkurap saat Ayah memeluknya dengan erat. Bunda bisa membaringkan bayi dalam posisi terlentang dan mengangkat kakinya hingga ke pahanya.

3. Rentangkan bokongnya dengan lembut untuk melihat bukaan rektal dengan jelas. Masukkan 0,5 inci atau 1,27 centimeter 9cm) ke dalam rektum. Bunda bisa memasukkan hingga 2,54 cm untuk bayi berusia lebih dari enam bulan. Tandai termometer sebelum memasukkan, sehingga tahu seberapa banyak yang harus dimasukkan.

4. Tunggu selama 2 menit hingga termometer berbunyi bip atau tunggu hingga pembacaan muncul di layar termometer.

5. Lepaskan termometer dengan hati-hati dan bersihkan dengan alkohol sebelum menyimpannya.

Suhu rektal bayi biasanya 0,3 derajat celsius hingga 0,6 derajat celsius lebih tinggi dari suhu mulut normal. Jika suhu rektal bayi lebih dari 38 derajat celsius maka dia mungkin mengalami demam.

Seberapa sering memeriksa suhu bayi?

Saat bayi mengalami demam dengan kenaikan suhu yang tinggi, maka Bunda secara teratur harus terus memeriksa suhunya dan tingkat ketidaknyamanannya untuk memastikannya baik-baik saja. Selain itu, penting juga bagi anak untuk dapat beristirahat sebanyak mungkin agar bisa melawan infeksi atau virus penyebab demam dalam tubuhnya.

Meskipun terasa khawatir saat melihat bayi tidak enak badan, sebagian demam ini akan segera pulih setelah beberapa hari tanpa perawatan lebih lanjut kok, Bunda. Suhu normal tubuhnya pun secara perlahan akan kembali seperti awal.

Terpenting, Bunda harus memastikan anak merasa nyaman, berikan banyak cairan untuk mencegah dehidrasi dan pastikan untuk menjaga sirkulasi udara dalam ruangan berjalan baik.

Kapan Bunda harus khawatir?

Daniel menjelaskan bahwa derajat suhu yang dimiliki anak tak selalu terkait dengan keparahan sakit yang menjadi penyebabnya, Bunda.

Akan tetapi, dia menyarankan agar demam pada bayi berusia di bawah tiga bulan harus selalu ditinjau oleh dokter. Hal ini juga berguna untuk menentukan apa yang menjadi penyebab demam yang terjadi dan menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

"Orang tua harus lebih peduli jika anak mereka menunjukkan tanda-tanda kaku leher atau terganggu oleh cahaya di mata mereka karena kemungkinan tanda meningitis," ucap Daniel.

Tanda-tanda lain yang perlu dikhawatirkan adalah jika bayi muntah berlebihan, Bunda. "Karena jika terjadi bisa menimbulkan risiko dehidrasi, munculnya ruam, kesulitan bernapas atau rasa kantuk yang berlebihan," tambahnya.

Jika gejala tersebut muncul pada bayi, atau bila Bunda khawatir demam yang dialami mungkin merupakan sesuatu yang lebih serius, Daniel merekomendasikan untuk membawanya ke dokter untuk menjalani pemeriksaan.

Bunda, simak juga 8 obat alami atasi demam pada anak dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi