PARENTING
Tips Pemberian MPASI Tepat untuk Usia 6 - 12 Bulan
Tim HaiBunda | HaiBunda
Sabtu, 23 Jan 2021 14:05 WIBBayi yang sudah melewati fase ASI Eksklusif di usia enam bulan sudah diwajibkan untuk diberi MPASI atau Makanan Pendamping ASI. MPASI perlu dikenalkan secara pelan dan bertahap pada anak guna mendukung tumbuh kembangnya. Dalam pemberian MPASI pun perlu bervariasi karena harus menyesuaikan dengan kondisi dan usia anak.
Adapun jadwal MPASI bisa harus disesuaikan dengan usia anak. Dimulai dari MPASI pertama pada usia enam bulan.
MPASI 6 bulan
Setelah mendapatkan ASI eksklusif selama sekitar 6 bulan secara penuh, maka sistem pencernaan anak memerlukan waktu untuk dipersiapkan guna menyesuaikan diri bisa mencerna berbagai jenis makanan padat. Dengan demikian, MPASI 6 bulan adalah masa yang krusial.
Hal pertama yang harus diperhatikan adalah kondisi anak, pastikan hal-hal sebagai berikut:
Si Kecil sudah mau dan siap secara psikologis, jangan dipaksakan ya Bunda. Bisa Bunda coba dengan mengoles makanan pada bibirnya lebih dulu, jika Si Kecil menjilati dan menyukainya, maka bisa diteruskan. Tapi jika anak tidak suka jangan diteruskan dulu dan coba dengan menu lain. Disarankan untuk menu dengan rasa manis seperti buah pepaya, pisang, atau alpukat.
Lalu lihat juga apakah kemampuan fisik Si Kecil sudah benar-benar mendukung? Dalam hal ini artinya ia sudah bisa duduk secara tegak dengan kepala yang juga tegak. Kemudian pada tahap awal ini sebaiknya jangan berikan MPASI instan terlebih dulu.
MPASI 7 Bulan
Pada saat anak menginjak usia 7 bulan maka kondisi badannya sudah lebih besar dan sudah lebih siap menerima makanan padat halus. Bunda bisa memberikan makanan halus dengan menu lebih lengkap dan bervariasi, meliputi makanan padat halus dari nabati maupun hewani.
Pada dasarnya, semua jenis bahan makanan bisa diolah menjadi MPASI 7 bulan. Bunda bisa memberikan bubur beras merah atau ubi yang ditumbuk halus karena kaya kandungan vitamin C dan E, serta beta karoten yang baik untuk bayi.
Jangan lupakan juga kentang dan beras. Oats pun juga bisa mulai diberikan, seratnya akan bagus bagi usus bayi.
Sertakan protein hewani macam ikan dengan dipastikan lebih dulu tak ada potongan duri dan kulit. Ingat kulit ikan masih terlalu kenyal dan wulet atau alot untuk bisa dikunyah oleh bayi.
Daging ikan dan ayam juga cukup lembut bagi anak berusia 7 bulan. Jika hendak memberikan daging sapi, maka harus dalam bentuk daging cacah yang dihancurkan. Bisa juga Bunda ambil kaldunya saja lalu campur sayuran seperti brokoli.
Protein hewani dan nabati lain juga bisa Bunda dapatkan dari telur dan tahu. Keduanya memiliki tekstur yang cukup lembut.
Perlu ditegaskan bahwa jangan memaksakan Si Kecil makan banyak. Tiga sendok makan atau separuh mangkuk kecil saja dulu juga bisa, selalu sesuaikan dengan kondisi masing-masing anak.
MPASI 8 Bulan
Pada saat berusia 8 bulan, anak sudah bisa mulai diajari untuk menggenggam sendiri makanannya. Namun tetap perlu selalu didampingi dan diawasi agar anak tidak tersedak.
Berikan makanan tersebut berupa potongan kecil sesuai besar genggaman tangannya. Bahan makanan untuk digenggam pun bisa dimulai dari buah-buahan yakni seperti pisang atau pepaya, apel lembut kupas juga bisa.
Berikan sayuran kukus seperti wortel, labu, brokoli. Untuk brokoli, pilih bagian atas brokoli dan bukan bagian batangnya yang sering kali masih cukup ulet teksturnya.
Intinya, untuk anak MPASI 8 bulan, berikan Si Kecil daging sayuran atau daging buah yang teksturnya lembut. Jika hendak memberikan alpukat dan bahan makanan sejenis yang masih cukup kenyal, maka sebaiknya ditumbuk dulu atau dihaluskan, lalu berikan dengan sendok.
Untuk finger food dalam bentuk biskuit juga disarankan. Bentuk dan teksturnya cukup renyah dan dengan ukuran kecil. Biasanya finger food macam ini bentuknya lembut dan tidak membuat anak tersedak.
MPASI 9 Bulan
Ketika memasuki usia 9 bulan, anak bisa mulai diberikan makanan yang dicincang halus ataupun juga makanan yang disaring kasar. Hal ini guna membantu sistem pencernaan serta mulut bayi agar bisa bekerja dengan lebih baik. Pada usia ini disarankan untuk bisa memberikan finger foods sebesar genggaman tangannya lebih sering lagi.
Maksudnya ialah guna membantu koordinasi gerak bayi, serta memenuhi rasa ingin tahunya yang makin tinggi. Pada usia 9 bulan ini anak sudah sering memasukkan benda apapun ke dalam mulutnya.
MPASI 10 Bulan
Pada usia ini maka gigi anak mulai tumbuh, sehingga bisa diberikan MPASI dengan tekstur yang lebih kental dan tebal, namun dalam ukuran yang sesuai dengan genggaman tangannya dan ukuran mulutnya. Tapi ingat, jangan terlalu besar agar tidak membuat Si Kecil tersedak.
Anak juga bisa mulai dikenalkan dengan aneka rasa bumbu-bumbu seperti sejumput kecil garam dan gula. Bumbu-bumbu ini tidak terlalu tajam rasa dan baunya serta tidak terlalu banyak jumlahnya.
MPASI 11 Bulan
Pada umurnya, anak yang menginjak 11 bulan sudah mampu untuk mengonsumsi hampir seluruh jenis dan macam aneka makanan padat. Selera bayi terhadap makanan baru juga mulai berkembang dengan secara.
Dalam usia ini pula anak juga perlu banyak energi untuk belajar merangkak dan melatih berbagai syaraf motoriknya, baik motorik halus maupun motorik kasar.
Sehingga Bunda harus mencoba untuk memberikan MPASI bagi bayi 11 bulan dengan secara lebih bervariasi.
Anak juga sudah bisa mencoba menggunakan alat makannya sendiri. Pastikan alat-alat makan seperti sendok dan garpu yang Bunda berikan bersifat tumpul dan dirancang khusus bagi bayi. Selain itu, alat makan ini juga wajib terbuat dari bahan material yang food grade, BPA dan PVC free. Kandungan bahan-bahan ini aman dari lepasan bahan berbahaya saat bersentuhan dengan bahan makanan bayi dan tak akan terkelupas ketika terkena panas.
MPASI 12 Bulan
MPASI untuk anak 12 bulan tentunya sudah berbeda dengan MPASI untuk bayi berusia 6 bulan. Bunda sudah bisa memberikan Si Kecil makanan lembut yang utuh yakni seperti nasi dan lauknya, yang menunya sudah bisa sama dengan menu keluarga. Pilihannya lebih banyak dan selalu perhatikan komposisi dan kandungan gizi nutrisinya.
Perhatikan dan sesuaikan kondisi tiap anak dalam memberikan MPASI dan sebaiknya jangan dipaksakan makan. Kondisi saat makan harus dibuat menyenangkan sehingga anak tahu bahwa dirinya sedang makan.
Dan, seperti ditegaskan oleh Aisyah Almas Silmina, M.Psi.,Psikolog, mengatakan bahwa tahap pemberian makan adalah proses yang sensitif. Anak harus belajar makan karena dia butuh, bukan karena paksaan.
"Ini proses sensitif untuk membangun kebiasaan makan yang sehat dan menyenangkan, serta pemenuhan nutrisi yang baik dan tercukupi," kata Aisyah. (PK)
Simak juga video berikut mengenai menu ikan pengganti salmon untuk MPASI
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
4 Manfaat Penggunaan Butter untuk MPASI Bayi, Termasuk untuk Saraf Bayi
4 Rekomendasi Protein Hewani untuk MPASI yang Mudah Didapat di Pasar
3 Menu Praktis MPASI 6 Bulan dengan Bahan Dasar Ikan, Termasuk Salmon
Ini Dia Jadwal MPASI 6 - 11 Bulan, Termasuk Jadwal Snacking
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari
Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?
Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Drama Korea Cha Woo Min Terbaik Rating Tertinggi, Ada 'My Bias, My Boss'
Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?
Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari
Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Jam Tangan Rose Gold Kristal: Nyaman Dipakai Harian?
-
Beautynesia
Rekomendasi Playlist Lagu K-Pop untuk Bikin Semangat di Pagi Hari
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Lagi Naik Daun, Ha Young Tuai Kontroversi Karena Kakeknya Diduga Pro Jepang
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif