sign up SIGN UP search


parenting

Bayi Oki Setiana Dewi Harus Fisioterapi, Sakit Apa?

Asri Ediyati   |   Haibunda Selasa, 02 Feb 2021 08:10 WIB
Apa itu kriptorkidisme, laringomalasia, dan hipotonia
Anak Keempat Oki Setiana Dewi caption

Tentang apa yang dialami anak keempat Oki Setiana Dewi. Berikut sedikit penjelasan tentang tiga kelainan tersebut:

1. Kriptorkidisme

Dilansir Mayo Clinic, kriptorkidisme adalah testis yang belum bergerak ke posisi yang semestinya di kantong kulit yang tergantung di bawah penis (skrotum) sebelum lahir. Biasanya hanya satu testis yang terpengaruh, tetapi sekitar 10 persen anak mengalami kedua testisnya tidak turun.

Testis yang tidak turun jarang terjadi, tetapi umum terjadi pada bayi yang lahir prematur. Penyebab pasti testis yang tidak turun tidak diketahui. Entah itu kombinasi faktor genetik, kesehatan ibu, dan faktor lingkungan lainnya dapat mengganggu hormon, perubahan fisik, dan aktivitas saraf yang memengaruhi perkembangan testis.


2. Laringomalasia

Laringomalasia secara harfiah berarti laring lunak. Hal ini disebabkan oleh jaringan laring yang terkulai di atas pita suara (laring supraglotis). Dengan inspirasi (menghirup), jaringan di atas pita suara jatuh ke arah jalan napas dan menyebabkan obstruksi parsial. Ini menciptakan stridor (napas berisik karena halangan di tingkat kotak suara).

Untungnya, kelainan ini akan membaik dengan sendirinya. Sebanyak 70 persen bayi akan mengalami resolusi stridor pada usia 1 tahun, dan 90 persen pada usia 2 tahun. Terkadang, obat-obatan disarankan untuk membantu mengontrol gejala terkait seperti refluks asam dari lambung (GERD), karena kondisi ini dapat memperburuk gejala laringomalasia.

3. Hipotonia

Hipotonia berarti penurunan tonus otot. Otot tidak bergerak dan tidak kuat sebagaimana mestinya. Hipotonia biasanya terdeteksi selama masa bayi. Hipotonia dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, termasuk yang melibatkan sistem saraf pusat, kelainan otot, dan kelainan genetik.

Untuk mengobatinya tidak boleh sembarangan. Periksakan dahulu ke dokter, lalu setelah diagnosis dipastikan, ada beberapa program perawatan yang ditawarkan. Termasuk program fisioterapi yang siap membantu anak untuk menjalani tumbuh kembang yang normal.

(aci/muf)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!