HaiBunda

PARENTING

5 Tips Pola Makan Sehat dan Bergizi untuk Anak Selama Ujian Online

Melly Febrida   |   HaiBunda

Minggu, 28 Feb 2021 14:35 WIB
Ilustrasi anak ujian online/ Foto: iStock

Bunda, sebentar lagi anak-anak ujian tengah semester. Nah, apalagi untuk anak yang kelas 6, pastinya jadi sering try out. Meski ujian online, makanan anak-anak tetap harus diperhatikan.

Sangat penting bagi anak-anak menjalani pola makan yang sehat dan bergizi selama ujian, Bunda. Menurut ahli gizi di Mumbai, Pooja Makhija, makanan bergizi tersebut dapat membantu meningkatkan kewaspadaan, konsentrasi, dan fokus pada anak.

Berikut beberapa tips yang berhubungan dengan nutrisi yang diperlukan anak selama ujian, dari makan lebih banyak sayuran berdaun hijau hingga perbanyak asupan protein dikutip NDTV:

Makan sayuran berdaun hijau tua

Bayam, daun fenugreek (methi), brokoli, selada dan kangkung merupakan sayuran berdaun hijau tua yang merupakan sumber zat besi yang baik, Bunda. Makhija bilang, sayuran ini bisa membantu meningkatkan kadar hemoglobin, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kewaspadaan mental.


Banyak ahli gizi yang juga mengamini bahwa sayuran memang memiliki beragam manfaat untuk tubuh. Siapa sangka, sayuran juga punya manfaat buat otak.

"Data mendukung bahwa makan makanan yang tinggi vitamin E dan ini termasuk salad sehat dengan dressing minyak, biji-bijian dan kacang, selai kacang, dan gandum utuh," kata Martha Clare Morris, direktur gizi dan epidemologi gizi di Fakultas Penyakit Dalam, Rush University, Chicago, Amerika Serikat dikutip dari Health.

Makan makanan kaya protein

Produk kedelai, telur, susu, produk susu, ikan, kacang, ayam, biji-bijian, lentil, dan polong-polongan menjadi contoh makanan yang kaya protein. Makhija mengatakan makanan ini dapat membantu meningkatkan fungsi otak dan juga membantu meningkatkan perhatian dan tingkat energi anak.

Hindari makanan manis sebelum ujian

Menyantap makanan manis atau sesuatu yang manis sebelum ujian dapat membuat konsentrasi anak terganggu sehingga ia melupakan semua yang sudah dipelajarinya. Cobalah menghindari makan kue, cokelat, es krim, donat, sereal, sebelum ujian.

Tidur selama tujuh sampai delapan jam

Menjaga kualitas tidur yang baik selama tujuh hingga delapan jam setiap harinya, kata Makhija, penting untuk mengubah memori jangka pendek menjadi jangka panjang. Hal itu juga diperlukan untuk konsentrasi dan fokus yang lebih baik.

Hidrasi diri

Makhija mengingatkan untuk minum yang cukup, setidaknya dua liter air. Hal tersebut akan membuat anak merasa energik dan juga akan mencegah kram selama ujian.  

Simak juga faktor-faktor penyebab anak susah makan, dalam video berikut:

(som/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Sosok Dewi Yuali, Istri Kapolri Baru Suyudi Ario Seto yang Gantikan Listyo Sigit

Mom's Life Dilla Atqia Rahmah

Bentuk Wajah Bisa Menggambarkan Kepribadian hingga Kesehatan Seseorang? Ini Kata Sains

Mom's Life Annisa Karnesyia

Potret Lucu Victoria, Anak Laura Theux & Indra Brotolaras yang Dekat dengan Sang Ayah

Parenting Annisa Karnesyia

Tanggal Merah Untuk Ibu Hadir di Yogyakarta, Saatnya Ibu Recharge!

Mom's Life Sandra Odilifia & Paul Kuemba

Karakter Suami Berdasarkan 12 Zodiak, Begini Gambaran Sifatnya sebagai Pasangan

Mom's Life Arina Yulistara

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Bentuk Wajah Bisa Menggambarkan Kepribadian hingga Kesehatan Seseorang? Ini Kata Sains

Potret Lucu Victoria, Anak Laura Theux & Indra Brotolaras yang Dekat dengan Sang Ayah

Karakter Suami Berdasarkan 12 Zodiak, Begini Gambaran Sifatnya sebagai Pasangan

Sosok Dewi Yuali, Istri Kapolri Baru Suyudi Ario Seto yang Gantikan Listyo Sigit

Resep Cumi Asam Manis Anti Alot, Bumbu Sederhana Rasanya Istimewa

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK