sign up SIGN UP search


parenting

Kenali Penyebab Mimisan yang Terjadi pada Anak, Cek di Sini Bun

Nanie Wardhani Selasa, 29 Jun 2021 19:09 WIB
ilustrasi mimisan caption

Rasanya kaget dan pasti sempat panik ya, Bun kalau melihat Si Kecil mimisan. Mimisan bisa jadi terasa menakutkan, terutama jika itu terjadi pada anak yang masih kecil. Walau mimisan bisa tiba-tiba saja terjadi seolah tanpa sebab dan pada siapa pun, namun sebagian besar penyebab mimisan bukan merupakan penyebab serius yang perlu dikhawatirkan dan biasanya dapat diobati dengan perawatan di rumah saja, Bunda.

Mimisan adalah pendarahan pada rongga dalam hidung. Lapisan permukaan hidung mengandung beberapa pembuluh darah, dan hanya dibutuhkan sedikit luka atau iritasi saja untuk memicu pendarahan dan mimisan tersebut.

Mimisan biasanya umum terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa, tetapi terkadang beberapa mimisan ada yang lebih parah, dalam hal seperti ini sebaiknya Bunda segera menghubungi dokter ya, Bunda.


Penyebab mimisan pada umumnya

Bunda jangan langsung khawatir saat Si Kecil tiba-tiba saja mengalami mimisan, karena umumnya mimisan disebabkan oleh beragam hal yang belum tentu perlu dikhawatirkan. Dilansir dari Healthline, berikut adalah penyebab mimisan yang umumnya terjadi baik pada anak-anak maupun orang dewasa:

  • Membersihkan kotoran hidung
  • Cedera ringan pada hidung
  • Flu, sinusitis dan alergi
  • Udara yang terlalu kering
  • Berada dalam ruangan bersuhu dingin
  • Mengembuskan napas dengan terlalu kencang
  • Penggunaan penyemprot hidung secara berlebihan
  • Lokasi yang bertekanan tinggi
  • Iritasi bahan kimia
  • Pengobatan pengenceran darah
  • Kelainan tulang lunak hidung
  • Stres

Kapan harus khawatir

Sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir Bunda, jika Si Kecil mengalami mimisan karena kebanyakan orang dewasa dan anak-anak akan mengalami setidaknya satu kali mimisan dalam hidup mereka. Dalam kebanyakan kasus, pendarahan akan berhenti setelah beberapa menit perawatan diri. Namun, di lain waktu, mimisan memiliki gejala yang mungkin memerlukan panggilan atau perjalanan ke dokter.

Dapat dimengerti bahwa mimisan pada anak bisa memicu kepanikan. Yang Bunda perlu tahu, mimisan sering terjadi pada anak-anak ya. Tentu saja, ini tidak berarti Bunda harus mengabaikan setiap mimisan.

Beberapa mimisan kecil dan Bunda akan melihat darah menetes atau mengalir dari hidung Si Kecil. Mereka mungkin berdarah dari satu lubang hidung atau kedua lubang hidung. Perawatan di rumah bisa segera membantu menghentikan pendarahan.

Namun, Anda harus berbicara dengan dokter dalam keadaan berikut:

  • Mimisan tidak berhenti setelah 20 menit tekanan langsung, terutama jika Si Kecil mengalami cedera di kepala atau wajah. Cedera serius dapat mempengaruhi hidung atau tengkorak.
  • Ada benda yang tersangkut di hidung Si Kecil.
  • Si Kecil memiliki gejala lain seperti pusing, sakit kepala, kelelahan, muntah, atau kesulitan bernapas. Ini bisa menunjukkan terlalu banyak kehilangan darah, atau darah menetes ke tenggorokan mereka.

Lalu jika Si Kecil mengalami mimisan, ada beberapa tips yang Bunda bisa lakukan untuk meredakannya, Bun. Dilansir dari Parents, berikut yang bisa Bunda lakukan untuk meredakan mimisan pada anak:

  • Mintalah Si Kecil sedikit memiringkan kepalanya ke depan, dan kemudian gunakan handuk atau segumpal tisu untuk mencubit hidungnya dengan erat tepat di bawah tulang hidung. Menyemprotkan sedikit Afrin Original Nasal Spray ke setiap lubang hidung juga bisa membantu. Tahan posisi ini selama sepuluh hingga 15 menit untuk mencoba menghentikan pendarahan. Sabar ya, Bunda. "Bunda perlu melakukan ini lebih lama dari yang Bunda kira, jadi atur timer di ponsel Bunda," saran Christopher Hogrefe, MD, profesor klinis kedokteran darurat di University of Iowa Carver College of Medicine, di Iowa City. Sekitar satu jam setelah mimisan berhenti dan gumpalan terbentuk, Anda bisa mengoleskan pelembap di bagian dalam lubang hidung agar tetap lembap dan tidak kembali terjadi mimisan.
  • Jangan biarkan Si Kecil bersandar. Jika dia melakukannya, darah bisa turun ke tenggorokannya dan masuk ke perutnya, dan ini bisa membuatnya muntah. Selain itu, cegah dia agar tidak meniup hidungnya selama beberapa jam, karena bahkan hentakan yang singkat dan lembut dapat memicu pendarahan lagi. Jangan memasukkan tisu atau kapas ke lubang hidungnya juga.
  • Dapatkan bantuan jika pendarahan tidak berhenti dalam waktu 30 menit atau jika hidung Si Kecil terlihat tidak pada tempatnya dan Bunda curiga hidungnya patah; langsung dibawa ke UGD ya, Bunda.

Demikian rincian mengenai penyebab mimisan dan cara menanggulanginya ya, Bunda. Jadi jika nanti Si Kecil mengalami mimisan, jangan panik dahulu dan coba obati sendiri dahulu di rumah ya, Bunda.

 

(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi