sign up SIGN UP search


parenting

10 Alat Musik Melodis dari Berbagai Negara untuk Dikenalkan ke Anak

Annisa Karnesyia Selasa, 23 Nov 2021 15:09 WIB
Alat Musik Melodis Alat Musik Melodis Gitar/ Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Mengajari anak bernyanyi tak lengkap rasanya tanpa mengenalkannya dengan alat musik. Sebagai pengiring lagu, alat musik memegang peranan penting untuk mengubah irama dan nada, Bunda.

Banyak alat musik yang bisa kita kenalkan ke anak sejak dini. Salah satunya adalah alat musik melodis.

Alat musik melodis memiliki irama dan berfungsi memainkan susunan nada-nada pada sebuah lagu. Mengutip Modul Pembelajaran SMA Kelas X Seni Budaya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), alat musik melodis adalah alat musik yang dapat menghasilkan nada).


"Alat musik melodis memainkan nada dengan nilai ketukan dan jarak tertentu akan menghasilkan melodi," ujar penyusun modul, Naning Widayati, M.Pd.

Alat musik melodis setidaknya memiliki tangga nada minimal 2 oktaf. Jenis alat musik ini dapat menjadi melodi utama dalam komposisi musik, Bunda.

Jenis alat musik melodis

Alat musik melodis memiliki jenis yang berbeda. Ada yang masuk kategori alat musik modern hingga alat musik tradisional. Nah, melansir dari laman Britannia dan buku Mengenal Alat Musik Konvensional karya Eny Kusrini, berikut 10 alat musik melodis yang bisa diajarkan ke anak:

1. Gitar

Gitar adalah alat musik melodis yang berasal dari Spanyol. Cara memainkan alat musik ini dengan dipetik.

Berdasarkan sumber bunyinya, gitar dibedakan menjadi dua. Ada gitar akustik dan gitar elektrik.

"Gitar akusitik sumber bunyinya berasal dari kotak resonasi atau badan gitar. Sedangkan gitar elektrik, sumber bunyinya berasal dari aliran listrik," ujar Eny Kusrini dalam bukunya.

2. Piano

Alat musik ini pertama kali dibuat oleh Bartolomeo Cristofori pada tahun 1720-an. Kata piano berasal dari Bahasa Italia, yakni pianoforte.

Piano dimainkan dengan cara ditekan tuts-tuts yang berwarna hitam dan putih. Tuts warna hitam menghasilkan nama kromatik, sedangkan warna putih menghasilkan nada natural.

Alat musik piano terdiri dari beberapa jenis, yakni clavicembalo, snipet, grand piano, dan upright piano. Meski berbeda nama, cara memainkan alat musik tetap sama.

3. Biola

Alat Musik MelodisAlat Musik Melodis Biola/ Foto: Getty Images/iStockphoto

Biola pertama kali diciptakan oleh orang Italia bernama Stadivairus, Bunda. Alat musik yang sering disebut violin ini terdiri dari empat senar.

Bentuk biola terbagi menjadi kepala, pasak, leher, papan jari, dan penyetel. Alat musik yang mirip gitar ini dimainkan dengan cara digesek.

"Tongkat penggeseknya terbuat dari kayu. Sementara itu, benang penggeseknya terbuat dari rambut ekor kuda jantan," kata Eny Kusrini.

4. Saxophone

Saxophone adalah alat musik tiup yang mirip terompet. Alat musik ini diciptakan oleh Adolphe Sax di tahun 1846, Bunda.

Saxophone terbuat dari logam berwarna kuning emas dan berbentuk kerucut dengan 24 tuts atau mirip tombol untuk mengendalikan suara yang keluar. Alat musik ini sering dimainkan untuk mengiringi musik jazz.

5. Cello

Cello mirip dengan biola, namun memiliki bentuk yang lebih besar. Alat musik ini dimainkan dalam posisi berdiri dan dengan cara digesek, Bunda.

Cello dikenal sebagai alat musik bass dari grup biola. Alat musik cello memiliki empat senar dan suaranya lebih besar dari biola.

Cello mulai berkembang selama abad ke-16 dan dulu dibuat dengan lima senar. Memasuki abad ke-17 dan le-18, cello menggantikan alat musik bernama viola da gamba sebagai instrumen tunggal.

6. Harpa

Alat musik harpa sudah ada sejak zaman Mesir Kuno lho, Bunda. Harpa disebut sebagai alat musik tertua di dunia.

Alat musik ini dimainkan dengan cara dipetik oleh dua jari tangan. Hampir sama dengan cello, alat musik harpa memiliki ukuran yang besar dan dimainkan dalam posisi duduk.

Setiap senar harpa menghasilkan satu nada. Gradasi panjang senar dari yang pendek ke panjang sesuai dengan tinggi ke rendah.

7. Recorder

Recorder adalah alat musik tiup yang mirip seruling. Instrumen ini banyak dibuat pada tahun 1919 oleh pembuat alat musik asal Inggris bernama Arnold Dolmetsch.

Alat musik recorder memiliki lubang-lubang yang mengacu pada not atau kunci nada. Total ada tujuh lubang untuk jari dan satu lubang untuk ibu jari yang letaknya di bawah.

8. Harmonika

Alat Musik MelodisAlat Musik Melodis Harmonika/ Foto: Getty Images/iStockphoto

Harmonika adalah alat musik yang ditiup. Suara alat musik dihasilkan saat mulut menggerakkan alat musik ke kanan dan kiri atau digesek sambil ditiup.

Nada dari tangga nada diatonis (tujuh nada) diperoleh dengan meniup dan menggesek alat musik di mulut secara bergantian. Sebuah not dapat dimainkan dengan baik saat pemainnya meniup sambil memilih lubang yang diinginkan pada alat musik atau dengan menutupi lubang yang tidak diinginkan dengan lidah.

9. Terompet

Terompet dimainkan dengan cara ditiup. Alat musik yang terbuat dari logam ini memiliki ujung seperti corong, Bunda.

Untuk menghasilkan nada, ketiga jari tangan kanan menekan tombol, sementara tangan kiri menopang alat musik. Suara yang dihasilkan dari terompet cukup besar dan biasanya alat musik ini digunakan untuk acara-acara di ruang terbuka.

10. Kecapi

Kecapi adalah alat musik melodis yang berasal dari daerah Jawa Barat. Alat musik tradisional ini dimainkan dengan cara dipetik dan biasanya digunakan sebagai pengiring suling Sunda atau musik lengkap, Bunda.

Bentuk kecapi seperti kotak kayu yang di atasnya berjajar senar. Kotak kayu ini berfungsi sebagai resonator suara.

"Kecapi dimainkan dengan cara dipetik menggunakan tangan atau alat. Untuk dapat memainkan kecapi, membutuhkan latihan khusus," kata Murni Marlina, S.Pd. M.Pd dalam buku Mengenal Alat Musik Nusantara.

Simak juga tips membuat mainan yang manfaat untuk anak, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/som)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!