sign up SIGN UP search


parenting

5 Contoh Kerajaan Islam di Indonesia, Si Kecil Sudah Tahu?

Nanie Wardhani   |   Haibunda Kamis, 17 Mar 2022 21:15 WIB
Middle eastern mother helping her child with homework. caption

Indonesia merupakan negara dengan penduduk mayoritas beragama Islam. Bahkan, Indonesia adalah negara yang negara dengan masyarakat yang memeluk agama Islam terbesar di dunia. Di mana lebih dari 80 persen penduduk di Indonesia memeluk agama Islam.

Namun, keberhasilan Islam di Indonesia tidak terlepas dari peranan kerajaan-kerajaan Islam yang turut menyebar agama Islam di Indonesia. Ada banyak kerajaan Islam yang pernah ada dan meninggalkan berbagai jejak di Indonesia.

Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia mulai berkembang pada abad ke-13, Bunda. Salah satu faktornya adalah Indonesia yang menjadi bagian dari lalu lintas perdagangan dunia. Banyak pedagang dari Arab dan Persia yang singgah dan menyebarkan agama Islam di Nusantara.


Akhirnya, masuknya Islam memberikan banyak warna baru dan berbagai budaya di Nusantara.

Kerajaan Islam di Indonesia

Bukan hanya sekadar mewarnai budaya dan sosial masyarakat di Nusantara waktu itu, kerajaan Islam di Indonesia juga memberi warna baru sistem pemerintahan yang ada kala itu.

Berikut adalah lima contoh kerajaan Islam di Indonesia, menurut Modul Pembelajaran SMA: Sejarah Indonesia dari Kemdikbud.

1. Kerajaan Samudera Pasai

Kerajaan Samudera Pasai merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Kerajaan ini terletak di pantai utara Aceh, terutama pada muara Sungai Psangan atau Pasai. Kerajaan ini mulai berdiri sekitar tahun 1285.

Samudera Pasai didirikan oleh Marah Silu. Ia masuk Islam setelah bertemu dan berkenalan dengan Syekh Ismail, seorang utusan Syarif Makkah. Pada tahun tersebut, Marah Silu dinobatkan menjadi Sultan dengan gelar Sultan Malik As Saleh.

Setelah wafat pada 1297, Sultan Malik As Saleh mewarisi takhta kepada anaknya, yaitu Sultan Malik At Thahir. Kedua putra dari Sultan Malik At Thahir pun akan mewarisi takhta dan memimpin Kerajaan Samudera Pasai kemudian.

Samudera Pasai pernah bekerja sama dengan Kesultanan Delhi di India. Hingga akhirnya Samudera Pasai runtuh karena serangan Majapahit pada 1349, dan ditaklukkan Kesultanan Aceh.

2. Kerajaan Demak

Terletak di Jawa Tengah, Kerajaan Demak berkembang di sebuah daerah yang bernama Bintoro, yang merupakan daerah di bawah kuasa Majapahit. Kekuasaan daerah tersebut dipimpin Raden Patah, seorang keturunan Raja Brawijaya V.

Raden Patah mulai memimpin ada 1500 hingga 1518, lalu digantikan oleh Pati Unus selama tiga tahun. Ia memimpin perlawanan Demak terhadap pasukan Portugis di Malaka. Puncak kejayaan Demak pada masa pemerintahan Sultan Trenggono.

Meskipun kerajaan Islam, ada beberapa warga Kerajaan Demak yang masih menjalankan tradisi lama, yaitu tradisi Hindu dari Majapahit. Peninggalan Kerajaan Demak masih bisa dilihat hingga kini.

3. Kerajaan Mataram Islam

Kerajaan ini punya pusat di Kotagede, daerah di Yogyakarta sekarang. Kerajaan ini pada masanya mencakup wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Raja pertama dari Mataram Islam adalah Sutawijaya.

Mataram Islam mencapai kejayaannya pada kepemimpinan Sultan Agung. Namun setelah Sultan Agung wafat, penggantinya, Sunan Amangkurat I dan II, wilayah Mataram Islam semakin menyempit.

Melalui Perjanjian Giyanti, kerajaan ini dibagi menjadi dua. Yaitu Kasultanan Jogjakarta dan Kasuhunan Surakarta.

Halaman Masjid Kotagede peninggalan Kerajaan Mataram IslamHalaman Masjid Kotagede peninggalan Kerajaan Mataram Islam/ Foto: detik

4. Kerajaan Banten

Kerajaan Banten terletak di bagian utara Jawa Barat, atau sekarang provinsi Banten. Kerajaan ini menjadi pusat perdagangan dan penyebaran agama Islam setelah berhasil merebut Sunda Kelapa pada tahun 1527.

Kerajaan Banten mencapai kejayaannya pada kepemimpinan Sultan Ageng Tirtayasa. Posisinya yang strategis menjadi saingan berat VOC, yang pada saat itu berkedudukan di Batavia.

Kerajaan ini akhirnya runtuh karena perang saudara yang dipengaruhi VOC.

5. Kerajaan Gowa Tallo

Kerajaan ini adalah dua kerajaan yang terletak di Sulawesi Selatan yang berhubungan baik. Kemudian hari, kerajaan ini dikenal sebagai Kerajaan Makassar. Beberapa pemimpin yang pernah memimpin Kerajaan Makassar adalah Sultan Alaudin, Sultan Hasanudin, dan Raja Mapasomba.

Kerajaan ini sempat meluaskan wilayah kekuasaannya hingga ke Sumbawa dan Lombok. Makassar pada waktu itu menjadi tempat strategis perdagangan dan dikunjungi banyak pedagang dari Portugis, Inggris, dan Denmark.

Kesejahteraan masyarakat di kerajaan ini sangat bergantung dari hasil laut.

Itulah 5 contoh kerajaan Islam di Indonesia. Semoga bermanfaat dan bisa Bunda perkenalkan kepada Si Kecil ya Bunda.

 

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!