HaiBunda

PARENTING

4 Hal Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Sekolah Bagi Anak dengan Speech Delay

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Rabu, 27 Jul 2022 22:10 WIB
Ilustrasi 4 Hal Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Sekolah Bagi Anak dengan Speech Delay. Foto: Getty Images/ibnjaafar
Jakarta -

Keterlambatan bicara atau speech delay salah satu gangguan perkembangan anak. Untuk itu, memilih sekolah yang terbaik bagi anak pastinya merupakan impian dari para orang tua termasuk bagi mereka yang memiliki anak-anak dengan gangguan keterlambatan bicara.

Program Manager Pendidikan Inklusi Cikal Surabaya, Muthia Devita menuturkan bahwa terdapat empat karakteristik penting yang harus dipertimbangkan dalam memilih sekolah bagi anak dengan speech delay, Bunda.

Pertimbangan pilih sekolah untuk anak dengan speech delay

1. Pahami karakteristik kebutuhan anak

Sebagai orang tua yang paling dekat dengan anak dan dalam kesehariannya, kita harus dapat memetakan terlebih dahulu karakteristik dan kebutuhan belajar anak.


"Kenali dan pahami. Orang tua mengenali dan memahami dulu bagaimana karakteristik dan kebutuhan anak, melihat apa saja kekuatan dan kebutuhannya," ucap Muthia, dikutip dari siaran pers Sekolah Inklusi Cikal yang diterima HaiBunda, baru-baru ini.

2. Kenali nilai dan visi lembaga pendidikan sesuai kebutuhan anak

Nah, langkah kedua setelah memahami dengan baik anak baik dari karakteristik serta kebutuhannya adalah mengenali lebih dahulu mengenai nilai dan visi lembaga pendidikan yang dituju oleh orang tua.

"Dalam memilih sekolah, orang tua dapat mencari tahu tentang lembaga yang dipilih apakah sesuai dengan kebutuhan dan kesiapan anak kita setelah memahami karakteristik dan kebutuhan anak kita," kata Muthia.

3. Ketahui pola pengajaran dan karakter pengajarnya

Penting untuk mengetahui pola pengajaran dan karakter pengajar di lembaga pendidikan setelah memahami nilai dan visi dari lembaga pendidikan. Dalam hal ini inklusi yang dituju oleh orang tua bagi anak dengan speech delay.

"Di poin ketiga, orang tua dapat mengenali lebih dalam bagaimana komponen sekolah yang dipilih dapat dilihat bagaimana sistem pengajarannya, SDM (tenaga pengajarnya)," ungkap Muthia.

"Di Pendidikan Inklusi Cikal, terdapat akomodasi belajar dan modifikasi kurikulum. Akomodasi belajar; dalam pemberian instruksi dalam pelaksanaannya pada murid yang masih terbatas kemampuan bahasa ekspresifnya dapat dibantu melalui media visual/gambar untuk membantu murid mengkomunikasikan keinginannya," jelasnya.

Muthia juga menambahkan dalam lower level atau tingkat pendidikan di jenjang TK dan SD misalnya terdapat pula pendekatan multisensori yang mengaitkan seluruh indera anak, sehingga aspek sensori lainnya juga ikut berkembang, Bunda.

Pertimbangan yang terakhir sangat penting untuk Bunda perhatikan nih. Baca di halaman berikutnya ya, Bunda.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak juga tiga cara mengatasi speech delay pada anak:



(aci/fir)
BUNDA PERLU MEMAHAMI PROGRAM PEMBELAJARANNYA

BUNDA PERLU MEMAHAMI PROGRAM PEMBELAJARANNYA

Halaman Selanjutnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Diet ala Artis Korea Jihyo TWICE, Sukses Turun Berat Badan 10 Kg

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Athar Putra Citra Kirana Rayakan Ultah ke-5, Konsepnya Curi Perhatian

Parenting Nadhifa Fitrina

Thailand Gratiskan 200 Ribu Tiket Pesawat bagi Turis, Catat Syaratnya!

Mom's Life ZAHARA ARRAHMA

Momen Nola B3 Kembali Bertemu Lusy Rahmawaty di Australia, Ungkap Sang Sahabat Betah Tanpa Medsos

Mom's Life Annisa Karnesyia

Selamat! Kimmy Jayanti Melahirkan Anak Ketiga Berjenis Kelamin Laki-laki

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Diet ala Artis Korea Jihyo TWICE, Sukses Turun Berat Badan 10 Kg

Ikut Tren TikTok untuk Picu Kontraksi, Ibu Hamil Ini Jadi Sorotan Netizen

5 Potret Athar Putra Citra Kirana Rayakan Ultah ke-5, Konsepnya Curi Perhatian

Thailand Gratiskan 200 Ribu Tiket Pesawat bagi Turis, Catat Syaratnya!

Viral TikTok: Bayi Bisa Jalan dengan Trik Jeruk Nipis, Apa Itu?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK