sign up SIGN UP search

parenting

20 Menu MPASI 6 Bulan dan Snack Gampang Dibuat, Bergizi untuk Si Kecil

Anggi Astuti   |   Haibunda Jumat, 26 Aug 2022 21:25 WIB
20 Menu MPASI 6 Bulan dan Snack Gampang Dibuat, Bergizi untuk Si Kecil caption
Jakarta -

Usia 6 bulan ialah waktu yang tepat untuk memulai MPASI. Memasuki usia ini, ASI saja sudah tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Apalagi keterampilan motoriknya juga semakin berkembang. Si Kecil mulai suka memasukkan sesuatu ke dalam mulutnya.

Pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil juga akan semakin cepat. Jadi, wajar saja kalau kebutuhan energinya juga ikut meningkat. Sehingga, usia 6 bulan termasuk waktu ideal untuk MPASI.

Pemberian MPASI yang terlalu dini bisa mengganggu kesehatan bayi, terutama sistem pencernaannya yang belum siap menerima makanan selain ASI. Risiko obesitas juga mungkin terjadi sebab tubuhnya belum mampu mencerna makanan dengan baik.


Sebaliknya, pemberian MPASI yang terlambat juga berpotensi menghambat tumbuh kembang bayi. Sebab, kebutuhan nutrisi yang tidak terpenuhi sebagaimana mestinya. 

Sebelum Bunda memulai memberikan MPASI untuk Si Kecil, perhatikan dulu tanda-tanda bayi siap MPASI. Seperti, mampu duduk dengan tegak, mampu melakukan gerakan mengunyah, hingga bersemangat meraih makanan untuk dimasukkan ke dalam mulutnya.

Bunda juga dapat berkonsultasi dengan dokter anak sebelum memulai MPASI. Menu MPASI untuk bayi 6 bulan begitu beragam ya, Bunda.

Tahapan pemberian MPASI berdasarkan tekstur makanan

Saat memberikan MPASI untuk pertama kalinya, perhatikan tekstur makanan. Dikutip dari buku The Big Book Top 300 Menu Bayi dan Balita oleh Utami Sri Rahayu, pemberian MPASI sebaiknya dilakukan secara bertahap, begitu juga dengan teksturnya.

MPASI diawali dengan makanan lumat, lembek, baru naik tekstur ke makanan keluarga. Berikut ini frekuensi pemberian MPASI, porsi, hingga jenis makanan sesuai dengan usia Si Kecil.

  • Usia 6 bulan

Frekuensi         : 1-2 kali sehari

Porsi                : 2-3 sendok makan per sekali makan atau sekitar 30-45 ml

Jenis makanan : Makanan lumat atau bubur halus

  • Usia 7-8 bulan

Frekuensi         : 2-3 kali sehari

Porsi                : sekitar 30-120 ml per sekali makan

Jenis makanan : Makanan lembek atau bubur tim saring

  • Usia 9-10 bulan

Frekuensi         : 3-4 kali sehari

Porsi                : sekitar 100-120 ml per sekali makan

Jenis makanan : Makanan dengan tekstur agak kasar, misalnya nasi tim saring

  • Usia 1 tahun

Frekuensi         : 3-4 kali sehari

Porsi                : sekitar 200-250 ml per sekali makan

Jenis makanan : Makanan keluarga

Makanan MPASI Adekuat

Melalui bukunya dengan judul Mommyclopedia: 78 Resep MPASI, dr Meta Hanindita, Sp.A.(K) menjelaskan kalau MPASI harus mengandung zat gizi lengkap dan seimbang alias adekuat. Hal tersebut perlu diperhatikan supaya Si Kecil bisa mendapatkan kebutuhan nutrisi lewat variasi MPASI.

MPASI adekuat mengandung karbohidrat, protein, lemak, serta buah dan sayur. Simak rinciannya sebagai berikut, Bunda.

1. Karbohidrat

Seperti diketahui, karbohidrat menjadi sumber energi untuk menunjang pertumbuhan, fungsi tubuh, sampai aktivitas keseharian. Sumber karbohidrat mengandung beberapa zat gizi, mulai dari zat besi, seng, dan juga kalsium yang rendah. Karbohidrat bisa didapatkan dari nasi, sagu, roti, dan kentang.

2. Protein

Protein bagi tubuh berfungsi untuk membangun serta memperbaiki jaringan tubuh. Sumber protein terbagi menjadi dua, protein hewani dan protein nabati. Protein hewani bisa didapat dari daging ayam, hati ayam, daging ikan, dan udang basah. Kalau protein nabati, misalnya tempe.

3. Lemak

Lemak ini termasuk sumber energi dan sumber asam lemak esensial. Penting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan otak, lho Bunda.

Komposisi lemak yang dianjurkan untuk MPASI Si Kecil sekitar 30-45 persen dari total kalori. Lemak bisa terpenuhi, misalnya dari minyak kelapa, minyak jagung, minyak kedelai, dan santan. Kalau untuk anak usia 6 bulan porsinya per sekali makan sekitar ½ sendok teh.  

4. Sayur dan buah

Sayur dan buah pada bayi hanya diberikan dalam jumlah kecil. Artinya hanya diperkenalkan saja pada Si Kecil. Sebab, sayur dan buah ini mengandung banyak serat yang dapat menghambat penyerapan zat gizi penting lainnya pada bayi.

Baby eating vegetablesIlustrasi bayi MPASI/Foto: Getty Images/ Orbon Alija

Menu MPASI anak usia 6 bulan

Melalui bukunya, dr Meta Hanindita, Sp.A.(K) juga membagikan resep MPASI dari berbagai jenis bahan makanan. Resep ini bisa Bunda coba supaya Si Kecil enggak bosan dengan MPASI yang itu-itu saja. Mulai dari bubur udang tahu sampai puding susu vanila.

1. Bubur Udang Tahu

Bahan:

  • 60 gram nasi
  • 45 gram udang giling
  • 30 ml santan cair
  • 20 gram tahu, potong kecil-kecil
  • 10 gram tomat, potong kecil-kecil
  • Kemangi secukupnya
  • Daun salam secukupnya
  • Jeruk nipis secukupnya
  • Garam secukupnya (jika diperlukan)

Bumbu Halus:

  • 1 butir bawang merah
  • ½ siung bawang putih
  • 1 butir kemiri
  • 1/3 cm jahe
  • Gula secukupnya (jika diperlukan)

Cara Membuat:

  1. Lumuri udang dengan air jeruk nipis dan garam, lalu diamkan sekitar 15 menit.
  2. Campur udang, tahu, tomat, kemangi, santan cair, dan bumbu halus hingga merata.
  3. Bungkus dengan daun pisang, masukkan juga daun salam. Kukus hingga matang. Ketika akan dicampur dengan nasi, ambil kemangi dan daun salamnya. Lalu saring hingga teksturnya sesuai yang diinginkan.

Kandungan Per Porsi:

  • Energi 67 kkal
  • Karbohidrat 6,1 gram
  • Lemak 3,2 gram
  • Protein 4,3 gram
  • Zat besi 1,3 mg
  • Seng 0,5 mg

2. Bubur Puyuh Hati Ayam

Bahan:

  • 60 gram nasi
  • 5 telur puyuh, potong kecil-kecil
  • 15 gram hati ayam, cincang halus
  • 15 gram buncis, potong kecil-kecil
  • 7,5 ml minyak jagung, untuk menumis
  • Garam secukupnya (jika diperlukan)

Bumbu Halus:

  • 1 siung bawang putih
  • 1 butir bawang merah

Cara Membuat:

  1. Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan hati ayam, telur puyuh, dan buncis lalu masak hingga berubah warna dan matang.
  2. Tambahkan nasi, lalu saring hingga teksturnya sesuai yang diinginkan.

Kandungan Per Porsi:

  • Energi 80 kkal
  • Karbohidrat 6,4 gram
  • Lemak 4,3 gram
  • Protein 3,8 gram
  • Zat besi 1,2 mg
  • Seng 0,6 mg

3. Bubur Kakap Tempe

Bahan:

  • 60 gram nasi
  • 45 gram ikan kakap, cincang halus
  • 15 gram tempe
  • 15 gram tomat, potong kecil-kecil
  • 250 ml kaldu ikan
  • 7,5 ml minyak kedelai
  • Garam secukupnya (jika diperlukan)

Bumbu Halus:

  • 1 siung bawang putih
  • 1 buah bawang merah

Cara Membuat:

  1. Lumuri ikan kakap dengan bumbu halus, diamkan selama 15 menit.
  2. Rebus semua bahan dengan kaldu ikan hingga matang dan lunak.
  3. Tambahkan nasi, lalu saring hingga teksturnya sesuai yang diinginkan.

Kandungan Per Porsi:

  • Energi 90 kkal
  • Karbohidrat 6,3 gram
  • Lemak 3,6 gram
  • Protein 8 gram
  • Zat besi 0,4 mg
  • Seng 0,3 mg

4. Bubur Uduk Hati Sapi

Bahan:

  • 90 gram nasi
  • 60 gram hati sapi, cincang halus
  • 1 ruas jahe, memarkan
  • 15 gram bayam cincang halus
  • 150 ml santan cair
  • 7,5 ml minyak sayur, untuk menumis
  • Serai secukupnya
  • Garam secukupnya (jika diperlukan)

Bumbu Halus:

  • 1 siung bawang putih
  • 1 buah bawang merah

Cara Membuat:

  1. Campur nasi, santan, jahe, dan serai, lalu masak hingga menjadi bubur.
  2. Tumis bumbu halus hingga harum, lalu masukkan hati sapi, bayam, dan garam secukupnya. Sajikan tumisan hati ayam dan bayam dengan bubur aduk.

Kandungan Per Porsi:

  • Energi 160 kkal
  • Karbohidrat 9,3 gram
  • Lemak 12,6 gram
  • Protein 6,6 gram
  • Zat besi 2,2 mg
  • Seng 1,4 mg

5. Puding Susu Vanila

Bahan:

  • 60 gram (2) kuning telur, kocok lepas
  • 800 ml susu
  • 100 gram gula
  • ½ sendok teh pasta vanila
  • 1 bungkus agar-agar
  • ½ sendok teh garam (jika diperlukan)

Cara Membuat:

  1. Tuang susu cair, agar-agar, dan gula ke dalam panci.
  2. Rebus sampai mendidih. Ambil sedikit adonan rebusan, lalu campur dengan kuning telur. Aduk rata.
  3. Kemudian masukkan kembali ke dalam rebusan susu dan agar-agar. Beri pasta vanila dan garam, aduk rata. Tuang pada cetakan atau cangkir, tunggu hingga membeku.

Kandungan Per Porsi:

  • Energi 1045 kkal
  • Karbohidrat 144 gram
  • Lemak 40,9 gram
  • Protein 34,6 gram
  • Zat besi 1,8 mg
  • Seng 4,5 mg
Asian baby boy eating blend food on a high chairilustrasi bayi MPASI/Foto: Getty Images/iStockphoto/alice-photo

6. Bubur Udang Buncis

Bahan:

  • 60 gram nasi
  • 40 gram udang giling
  • 10 gram buncis, potong kecil-kecil
  • 7,5 ml minyak jagung, untuk menumis
  • Jeruk nipis secukupnya

Bumbu halus:

  • ½ siung bawang putih
  • ½ butir bawang merah
  • Garam secukupnya (jika diperlukan)

Cara membuat:

  1. Lumuri udang dengan jeruk nipis dan garam, diamkan sekitar 15 menit.
  2. Tumis bumbu halus hingga harum.
  3. Masukkan udang dan buncis hingga matang.
  4. Tambahkan nasi, lalu saring hingga teksturnya sesuai yang diinginkan.

Kandungan per porsi:

  • Energi 67 kkal
  • Karbohidrat 6 gram
  • Lemak 2,5 gram
  • Protein 3,2 gram
  • Zat besi 0,5 mg
  • Seng 0,3 mg

7. Bubur Patin

Bahan:

  • 60 gram nasi
  • 30 gram hati ayam, cincang halus
  • 30 gram ikan patin
  • 10 gram tomat, potong kecil-kecil
  • 7,5 ml minyak jagung
  • 3 iris bawang bombai
  • 1/3 cm jahe
  • 1 lembar daun dalam
  • 1 lembar daun jeruk
  • Seledri secukupnya
  • Garam secukupnya (jika diperlukan)
  • Air secukupnya
  • Jeruk nipis

Bumbu halus:

  • ½ siung bawang putih
  • ½ siung bawang merah

Cara membuat:

  1. Lumuri ikan patin dan hati ayam dengan jeruk nipis dan garam, diamkan 15 menit.
  2. Campur ikan patin dan hati ayam dengan bumbu halus, tambahkan tomat, bawang bombai, jahe, seledri, daun salam, dan daun jeruk, tambahkan minyak jagung.
  3. Kukus hingga matang.
  4. Ketika akan dicampur dengan nasi, ambil daun salam dan daun jeruknya. Lalu saring hingga teksturnya sesuai yang diinginkan.

Kandungan per porsi:

  • Energi sebanyak 74 kkal
  • Karbohidrat 6 gram
  • Lemak 3,2 gram
  • Protein 4 gram
  • Zat besi 1,3 mg
  • Seng 0,6 mg

8. Makaroni Keju

Bahan:

  • 150 gram makaroni
  • 60 gram daging sapi giling
  • 1 ½ butir telur, kocok lepas
  • 1 sdm keju parut
  • 1 ½ sdt mentega
  • 7,5 ml minyak kelapa, untuk menumis
  • Garam secukupnya (jika diperlukan)

Bahan halus:

  • 1 siung bawang putih
  • ½ buah bawang bombai

Cara membuat:

  1. Rebus makaroni hingga matang, haluskan.
  2. Tumis bumbu halus hingga harum, lalu masukkan daging giling. Masak hingga matang.
  3. Masukkan makaroni, telur, keju parut, dan garam secukupnya. Aduk hingga merata.
  4. Letakkan adonan pada wadah yang telah diolesi mentega.
  5. Kukus sekitar 30 menit.
  6. Jika diperlukan, saring hingga teksturnya sesuai yang diinginkan.

Kandungan per porsi:

  • Energi 330 kkal
  • Karbohidrat 11 gram
  • Lemak 5,4 gram
  • Protein 8,7 gram
  • Zat besi 1,1 mg
  • Seng 1,2 mg

Menu MPASI pure buah dan sayur

Anak usia 6 bulan, baru belajar mengenal tekstur baru dari makanan selain ASI. Pure atau makanan yang dilembutkan bisa menjadi pilihan snack saat MPASI. Misalnya, pure buah dan sayuran.

Melalui buku 350 Resep MPASI & Makanan Sehat untuk Anak, ahli gizi Dr Ari Istiany, M.Si dan Ayu Bulan Febry K D, AMG, S.KM, M.M membagikan beberapa resep MPASI yang bisa Bunda coba buat di rumah. Inilah resep MPASI pure buah dan sayur.

9. Pure Bayam dan Tomat

Bayam dan tomat sama-sama memiliki kandungan gizi yang baik untuk Si Kecil. Bayam mengandung zat besi dan serat yang tinggi. Kalau tomat, mengandung zat besi, magnesium, kalium, serta vitamin C, A, K, dan juga E.

Bahan:

  • 2 genggam daun bayam segar
  • 2 buah tomat jus
  • 2 sdm air jeruk manis
  • 100 ml air matang

Cara Membuat:

  1. Seduh daun bayam dengan air mendidih sampai layu, lalu tiriskan.
  2. Proses bayam, tomat, dan 100 ml air dengan blender sampai lembut. Campur dengan air jeruk manis. Setelah itu, aduk hingga rata.

Nilai Gizi Per Porsi:

  • Energi 22,1 Kal
  • Protein 1,4 gram
  • Lemak 0,2 gram
  • Karbohidrat 4,7 gram

10. Pure Brokoli, Kentang, dan Keju

Seperti namanya, menu MPASI ini terbuat dari tiga jenis bahan makanan, brokoli, kentang, dan keju. Kentang ini mengandung karbohidrat. Sedangkan, di dalam brokoli terdapat antioksidan dan serat. Ditambah lagi, keju dengan kandungan kalsium, magnesium, fosfor, dan protein.

Bahan:

  • 100 gram kentang
  • 50 gram brokoli, potong kuntumnya
  • 1 sdm keju, parut
  • 50 ml air matang

Cara Membuat:

  1. Kupas kentang, setelah itu potong seukuran dadu. Rebus bersama brokoli hingga matang dan empuk. Lalu angkat.
  2. Satukan kentang, brokoli, keju, dan air. Proses dengan blender sampai halus. Pure Brokoli, Kentang, Keju siap dihidangkan.

Nilai Gizi Per Porsi:

  • Energi 62,7 Kal
  • Protein 2,1 gram
  • Lemak 0,4 gram
  • Karbohidrat 12,8 gram
ilustrasi makanan bayiilustrasi pure untuk snack MPASI bayi/Foto: Getty Images/iStockphoto/nitrub

11. Pure Pisang dan Kurma

Nah, resep berikutnya yaitu Pure Pisang dan Kurma. Keduanya bisa Bunda campur jadi satu untuk diberikan kepada Si Kecil. Baiknya, pilih kurma yang tidak mengandung gula. Dengan beberapa ciri, di antaranya kurma tersebut matang, tidak lengket di tangan, berwarna cokelat terang, tidak lembek atau benyek.

Bahan:

  • 1 buah pisang ambon matang
  • 4 buah kurma, kupas kulitnya
  • 2 sdm air jeruk manis
  • 200 ml air matang

Cara Membuat:

  1. Potong-potong pisang ambon dan daging buah kurma. Campur dengan air jeruk manis dan air matang.
  2. Satukan bersama pisang dan kurma. Proses dengan blender sampai halus. Menu MPASI Pure Pisang dan Kurma siap disajikan.

Nilai Gizi Per Porsi:

  • Energi 99,2 Kal
  • Protein 1,1 gram
  • Lemak 0,4 gram
  • Karbohidrat 25,5 gram

12. Pure Sayuran

Bahan utama dari menu Pure Sayuran ini adalah kacang polong. Di dalamnya terdapat protein yang tinggi, vitamin, folat, dan mineral lengkap. Kandungan gizi tersebut baik untuk pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil.

Bahan:

  • 100 gram kacang polong atau ercis
  • 50 gram zucchini, kupas dan iris-iris
  • 1 lembar daun kol, buang tulang daunnya, kemudian potong-potong
  • 175 ml air

Cara Membuat:

  1. Satukan kacang polong, zuchinni, dan daun kol. Tambahkan air, panaskan sampai kol matang dan zuchinni lunak. Lalu angkat dan tiriskan.
  2. Proses sayuran, rebus dengan blender sampai halus. Tambahkan sedikit air matang bila Bunda merasa pure tersebut kurang lembek.

Nilai Gizi Per Porsi:

  • Energi 54,5 Kal
  • Protein 3,3 gram
  • Lemak 0,2 gram
  • Karbohidrat 10,3 gram

13. Pure Kentang

Menu MPASI yang diberi nama Pure Kentang ini tentu saja memanfaatkan kentang sebagai bahan utamanya. Kentang bisa menjadi sumber energi bagi Si Kecil. Karena kentang mengandung karbohidrat yang tinggi.

Bahan:

  • 150 gram kentang (kurang lebih 1 butir)
  • 200 ml air jeruk baby

Cara Membuat:

  1. Kupas kentang, lalu cuci sampai bersih. Kukus kentang sampai matang dan empuk. Setelah itu, angkat.
  2. Satukan kentang kukus dengan air jeruk baby. Proses dengan blender sampai lumat.

Nilai Gizi Per Porsi:

  • Energi 116,5 Kal
  • Protein 2,4 gram
  • Lemak 0,1 gram
  • Karbohidrat 28 gram

14. Pure Labu Kuning

Labu kuning memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Di dalamnya terdapat vitamin dan mineral yang dapat menunjang pertumbuhan Si Kecil. Selain itu, labu kuning juga bisa membuat Si Kecil merasa kenyang lebih lama karena seratnya yang tinggi.

Bahan:

  • 200 gram labu kuning, kupas kulitnya
  • 100 ml air jeruk baby

Cara Membuat:

  1. Potong-potong labu kuning, kukus sampai matang dan empuk. Setelah itu, angkat.
  2. Satukan labu kuning dengan air jeruk, proses dengan blender sampai lumat. Saring pure labu kuning untuk mendapatkan tekstur yang lebih halus.

Nilai Gizi Per Porsi:

  • Energi 67 Kal
  • Protein 1,4 gram
  • Lemak 0,4 gram
  • Karbohidrat 16,2 gram

15. Pure Melon Yogurt

Melon termasuk buah dengan kandungan mineral pottasium yang bermanfaat untuk kesehatan tulang dan otak bayi. Tak hanya itu, melon juga mengandung vitamin A, Bunda.

Bahan:

  • 200 gram daging buah melon, pilih yang benar-benar matang
  • ½ buah pisang ambon
  • 50 ml yogurt plain

Cara Membuat:

  1. Potong-potong daging buah melon dan pisang ambon. Kalau sudah dipotong-potong, satukan melon, pisang, dan yogurt.
  2. Proses dengan blender sampai halus. Sajikan untuk Si Kecil.

Nilai Gizi Per Porsi:

  • Energi 82,2 Kal
  • Protein 2,0 gram
  • Lemak 0,4 gram
  • Karbohidrat 18,1 gram

16. Pure Semangka

Buah semangka memiliki kandungan gula, fruktosa, dan galakstosa. Jadi, kalau Bunda hendak memberikannya untuk Si Kecil, tidak perlu ditambahkan air gula lagi.

Bahan:

  • 300 gram daging buah semangka (tanpa biji)
  • 1 buah jeruk manis, ambil airnya
  • 50 ml air matang

Cara Membuat:

  1. Potong-potong daging buah semangka. Proses dengan blender sampai halus.
  2. Campur sari semangka dengan air jeruk manis. Cairkan dengan air matang. Kemudian, aduk rata.

Nilai Gizi Per Porsi:

  • Energi 59, 7 Kal
  • Protein 1,1 gram
  • Lemak 0,6 gram
  • Karbohidrat 13,7 gram

Resep MPASI untuk bayi 6 bulan

Pada bukunya berjudul Makanan Pendamping ASI Usia 6-12 Bulan, Ratu Hani menuliskan resep MPASI yang menarik untuk dicoba. Adapun beberapa resepnya antara lain:  

17. Pure Alpukat Susu

Buah alpukat bisa jadi salah satu pilihan untuk menu MPASI Si Kecil. Selain kaya nutrisi, alpukat juga termasuk buah yang bertekstur lembut. Sehingga sangat baik untuk diperkenalkan kepada Si Kecil sejak dini.

Bunda bisa memilih alpukat yang benar-benar matang. Perhatikan warna kulitnya, alpukat matang kulitnya berwarna hijau tua. Simak bahan dan cara membuatnya berikut ini.

Bahan:

  • 125 gram alpukat matang (kurang lebih ½ buah)
  • 25 ml air matang
  • 100 ml ASI perah atau susu formula

Cara Membuat:

  1. Keruk daging buah alpukat dengan sendok Haluskan bersama air matang menggunakan blender, tuang ke dalam wadah makan.
  2. Tuang ASI perah, aduk hingga tercampur rata. Saring dan sajikan.

Nilai Gizi Per Porsi:

  • Energi 133 Kal
  • Protein 1,7 gram
  • Lemak 11,5 gram
  • Karbohidrat 8,3 gram
snack mpasi 6 bulanIlustrasi pure alpukat, snack mpasi 6 bulan/Foto: Getty Images/iStockphoto/Margarita Medvedeva

18. Pure Pepaya Susu

Menu MPASI selanjutnya yang bisa Bunda coba buatkan untuk Si Kecil ialah Pure Pepaya Susu. Bahan utamanya tentu saja pepaya. Buah pepaya merupakan sumber betakaroten cukup tinggi. Kandungan tersebut dapat meningkatkan daya tahan tubuh, lho Bunda.

Bahan:

  • 200 gram pepaya matang
  • 25 ml air jeruk baby
  • 100 ml ASI perah atau susu formula

Cara Membuat:

  1. Kupas dan potong-potong pepaya. Kemudian tambahkan air jeruk baby, haluskan menggunakan blender.
  2. Saring dan tuang ke dalam wadah. Tuang ASI perah, aduk hingga tercampur rata

Nilai Gizi Per Porsi:

  • Energi 77,5 Kal
  • Protein 1,2 gram
  • Lemak 2 gram
  • Karbohidrat 14,9 gram

19. Pure Wortel Susu

Wortel baik untuk membantu melancarkan sistem pencernaan pada bayi. Sebab, wortel punya kandungan vitamin dan mineral yang tinggi. 

Bahan:

  • 110 gram wortel (kurang lebih 1 buah)
  • 50 ml air matang
  • 100 ml ASI perah atau susu formula

Cara Membuat:

  1. Kupas dan potong-potong wortel. Kukus wortel hingga empuk dan matang, lalu angkat.
  2. Haluskan wortel bersama air matang dengan blender, saring dan tuang ke dalam wadah. Tuang ASI perah, aduk hingga rata.

Nilai Gizi Per Porsi:

  • Energi 57 Kal
  • Protein 1,1 gram
  • Lemak 2 gram
  • Karbohidrat 9,4 gram

20. Bubur Kacang Hijau Susu

Tepung kacang hijau alias hunkue mengandung kalsium dan fosfor yang tinggi. Dua kandungan gizi tersebut dapat membantu pertumbuhan tulang dan gigi pada bayi. Selain itu, di dalam hunkue juga ada protein dan karbohidrat juga.

Bahan:

  • 50 gram tepung kacang hijau atau hunkue
  • 150 ml air
  • 100 ml ASI perah atau susu formula

Cara Membuat:

  1. Larutkan tepung hunkue bersama air, masak sambil diaduk dengan api kecil hingga matang. Kemudian angkat.
  2. Saring ke dalam wadah. Tuang ASI perah, aduk hingga rata.

Nilai Gizi Per Porsi:

  • Energi 61,5 Kal
  • Protein 2,4 gram
  • Lemak 2,1 gram
  • Karbohidrat 8,8 gram

Saat memberikan menu MPASI jangan lupa perhatikan jika Si Kecil punya alergi tertentu ya, Bunda. Konsultasikan juga dengan dokter anak tentang menu MPASI di 6 bulan pertama yang cocok untuk Si Kecil.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

(fir/fir)
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!