parenting

Satuan Berat: Konversi, Contoh Soal & Cara Menggunakan Tangga Hitung

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Sabtu, 26 Nov 2022 04:00 WIB

Berat suatu benda adalah gaya gravitasi yang bekerja terhadap benda tersebut. Pengukuran berat adalah proses pengamatan berat atau menimbang berat suatu objek sesuai satuan berat.

Kali ini, Bubun akan membahas tentang satuan berat. Yang mana, satuan berat merupakan salah satu materi yang akan dipelajari di bangku sekolah dasar (SD).

Untuk lebih lengkapnya, berikut satuan berat, cara menghitung konversi, contoh soal, hingga menggunakan tangga hitung.


Apa Itu Satuan Berat?

Dikutip dari buku Pendidikan Matematika Sekolah Dasar karya Maisarah, satuan berat adalah satuan yang digunakan dalam proses pengamatan atau penimbangan berat suatu objek. Seperti yang telah disinggung di atas, berat benda didefinisikan sebagai gaya gravitasi yang bekerja terhadap benda tersebut.

Pada awalnya, satuan berat yang digunakan sebagai standar adalah gram, yang kemudian diubah menjadi kilogram. Standar yang berlaku saat ini adalah: 1 kilogram sama dengan 1 liter air murni bersuhu 40 derajat Celcius.

Kendati demikian, gram masih digunakan sebagai standar satuan berat untuk benda-benda kecil. Sementara benda-benda besar menggunakan satuan kilogram.

Jenis Satuan Berat

Ada beberapa satuan berat yang perlu diketahui bersama. Satuan berat yang dimaksud adalah sebagai berikut:

- Kilogram (kg)
- Hektogram (hg)
- Dekagram (dag)
- Gram (g)
- Desigram (dg)
- Centigram (cg)
- Miligram (mg)

Sementara itu, ukuran satu berat lainnya dalam sistem metrik adalah sebagai berikut:

- Ton
- Kuintal
- Kilogram
- Pon
- Ons

Cara Menggunakan Tangga Satuan Berat

Dikutip dari buku Taktik Tokcer Kuasai Matematika SD MI karya, Dr.Irwan Kuswidi pada dasarnya, urutan satuan berat hampir sama dengan urutan satuan panjang. Satuan berat yang paling ringan adalah mg. Sedangkan yang paling berat adalah ton.

Setiap tingkat satuan mempunyai hubungan satu dengan yang lainnya. Hal tersebut akan berkaitan dengan sistem operasi hitung perkalian dan pembagian bilangan 10.

Jadi, apabila menggunakan tangga satuan berat, setiap naik satu tangga dibagi 10. Sementara, setiap turun satu tangga dikali 10. 

Contoh Konversi

Berikut contoh konversi satuan berat yang perlu dipahami:

1 kg= 10 hg= 100 dag= 1.000 g= 10.000 dg= 100.000 cg= 1.000.000 mg

1 hg= 10 dag= 100 gram= 1.000 dg= 10.000 cg= 100.000 mg

1 dag= 10 gram= 100 dg= 1.000 cg= 10.000 mg

1 gram= 10 dg= 100 cg= 1.000 mg

1 dg= 10 cg= 100 mg

1 cg= 10 mg

Sementara, konversi satuan berat dalam sistem metrik adalah sebagai berikut:

1 ton= 10 kuintal= 1.000 kg= 10.000 ons (=hg).
1 kuintal= 100 kg= 1.000 ons.
1kg= 10 ons.
1 pon= 5 ons= 500 g= 1/2 kg
1 ons= 100 g= 0,1 kg

Alat untuk Mengukur Satuan Berat

Terdapat beberapa alat untuk mengukur satuan berat yang perlu diketahui. Berikut alatnya dan fungsinya, dikutip dari berbagai sumber:

1. Timbangan badan

Timbangan berat badan berfungsi untuk menimbang berat badan manusia. Cara kerjanya dinaiki oleh orang yang ingin menimbang beratnya.

2. Timbangan gantung

Timbangan gantung berfungsi untuk menimbang berat kotor suatu benda seperti padi, beras, gabah, tepung, dan benda-benda basah, seperti minyak. Ukuran alat ini relatif kecil dan gampang dibawa.

3. Timbangan bebek

Timbangan ini kerap dijumpai di pasar untuk mengukur berat telur, beras, gula, dan minyak goreng. Timbangan bebek umumnya digunakan untuk keperluan dagang. Cara mengukurnya, taruh barang di sisi satu dan timbang dengan besi penyeimbang di sisi lainnya.

4. Timbangan emas

Sesuai dengan namanya, timbangan ini berfungsi untuk mengukur berat perhiasan emas. Bentuknya seperti neraca.

5. Timbangan bayi

Timbangan ini khusus untuk mengukur berat badan bayi. Timbangan seperti ini dapat ditemukan di Puskesmas, posyandu, ataupun rumah sakit. Cara mengukurnya, cukup baringkan bayi dan diukur beratnya.

6. Timbangan lantai

Timbangan lantai umumnya untuk menimbang benda dalam jumlah besar. Biasa digunakan di pasar, pabrik. Ukuran timbangan ini besar dan memiliki roda di bagian bawahnya.

7. Neraca Ohaus

Fungsi neraca ohaus untuk mengukur massa benda yang digunakan untuk bahan praktikum di laboratorium. Terdapat empat jenis neraca ohaus yaitu neraca ohaus 2 lengan, 3 lengan, 4 lengan, dan digital. Prinsip kerjanya sederhana, cukup membandingkan dua benda, yakni yang diukur dan sebagai pengukur.

Klik ke halaman untuk tahu contoh soal satuan berat.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak informasi mengenai tes IQ untuk anak dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT