sign up SIGN UP search

parenting

Bunda Wajib Tahu! Pentingnya Pola Makan Sehat untuk Cegah Diabetes

Jihaan Khoirunnisa   |   Haibunda Senin, 16 Jan 2023 15:12 WIB
Ilustrasi wanita diet atau makan Ilustrasi/ Foto: Getty Images/iStockphoto/miya227
Jakarta -

Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai kadar gula tinggi melebihi batas normal. Tidak hanya dialami oleh orang dewasa, penyakit ini juga mengintai anak-anak lho, Bun.

Karena itu Bunda dan keluarga harus waspada dan tidak boleh menganggap remeh diabetes. Diketahui berdasarkan data Federasi Diabetes Internasional (IDF) setiap tahunnya ada lebih dari 132 ribu anak dan remaja didiagnosis dengan diabetes tipe 1. Namun pada kebanyakan kasus, gejala diabetes pada anak dan remaja jarang disadari oleh orang tua.

Mengutip laman Medical News Today, penyakit diabetes sampai dengan saat ini belum dapat disembuhkan. Akan tetapi, Ayah dan Bunda dapat melakukan langkah pencegahan sejak dini, yaitu dengan menerapkan gaya hidup sehat, termasuk pola makan.


Merangkum berbagai sumber, berikut ini panduan healthy diet yang bisa Bunda coba untuk mengurangi risiko terkena diabetes.


1. Perhatikan Porsi Makan

Salah satu kunci penting dalam langkah pencegahan diabetes yaitu dengan memperhatikan asupan kalori harian. Jangan sampai kalori yang masuk melebihi kalori yang keluar. Karena itu sebaiknya perhatikan porsi makan anggota keluarga, Bun. Tentunya dengan tetap memastikan nutrisi terpenuhi lewat konsumsi makanan bergizi seimbang.

2. Batasi Konsumsi Makanan dan Minuman Manis

Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis dapat memicu penyakit diabetes, Bunda. Berdasarkan Nurses' Health Study II perempuan yang banyak mengonsumsi makanan dan minuman manis memiliki risiko 83% lebih tinggi terkena diabetes. Sehingga untuk mencegah diabetes, para ahli menyarankan untuk mengurangi gula, tak hanya gula pasir, tapi juga gula pada minuman, termasuk teh manis dan jus dengan tambahan gula.

3. Pilih Karbohidrat Alami

Karbohidrat merupakan zat gizi makro yang diperlukan oleh tubuh sebagai sumber energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Namun, Bunda perlu memilih makanan sumber karbohidrat dengan cermat. Sebab menurut ahli gizi, karbohidrat dipecah lebih cepat dalam tubuh, yang menyebabkan kadar gula darah melonjak.

Sebisa mungkin hindari karbohidrat olahan seperti pasta, mie, gandum, biskuit, dan lain sebagainya. Sebagai alternatifnya, pilih karbohidrat alami yang bisa diperoleh dari sayuran non tepung seperti bayam, kentang, kol, brokoli, dan selada. Buah-buahan sehat juga bisa dijadikan sumber karbohidrat mulai dari apel, pisang, hingga stroberi.


4. Perbanyak Minum Air Mineral

Tak hanya makanan, pemenuhan asupan cairan tubuh juga tidak boleh dikesampingkan lho, Bunda. Hal ini mengingat peranan penting air mineral bagi tubuh, terutama bagi mereka yang memiliki potensi atau menderita diabetes.

Sebuah penelitian dilakukan di Inggris membuktikan konsumsi air putih sebanyak 1 liter per hari dapat menekan risiko diabetes hingga 28%, dibandingkan dengan yang minum air putih kurang dari 500 mililiter per harinya. Sementara itu, studi lain juga memperlihatkan rendahnya asupan air putih berkaitan dengan peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia) yang dapat mengarah pada diabetes.

Dengan kata lain, pada saat kecukupan air putih terpenuhi bisa mencegah terjadinya resistensi insulin. Minum air putih secara teratur juga membantu rehidrasi darah, menurunkan kadar gula darah, bahkan mencegah diabetes.

Namun di samping jumlah atau kuantitas, Ayah dan Bunda harus memperhatikan kualitas air mineral yang dikonsumsi. Perlu Bunda ketahui, pada dasarnya air putih berbeda dengan air mineral. Demikian juga tidak semua air mineral sama dan mengandung mineral yang esensial untuk tubuh.

Le Minerale mengandung mineral esensial dengan komposisi seimbang dan terjaga kualitasnya. Anda dapat melihat sendiri kandungan mineral tersebut dalam nutrition fact yang tertera di balik kemasan, yaitu natrium, kalium, kalsium, magnesium, bikarbonat, dan lain sebagainya.

Mineral-mineral tersebut adalah nutrisi yang kita butuhkan untuk tubuh. Magnesium misalnya, pada dasarnya Magnesium mirip dengan vitamin B7 yang berperan dalam metabolisme karbohidrat untuk bantu kerja insulin lebih efektif.

Untuk mencukupi kebutuhan magnesium, Anda bisa mengonsumsi sayuran hijau seperti bayam dan kale. Serta dibantu oleh air mineral yang mengandung mineral esensial. Pasalnya, air mineral ini porsinya paling sering dan paling banyak kita konsumsi dalam keseharian kita.

Seperti kita ketahui, ada sebagian orang yang mengeluh dan mengaku tidak menyukai banyak minum air karena rasanya hambar, dengan kesegaran Le Minerale di setiap tetesnya bisa membantu untuk lebih menikmati dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Le Minerale juga dikemas dengan teknologi terkini sehingga memastikan kualitas air mineralnya tetap aman dan terjaga dengan baik.

Untuk yang terbaik bagi keluarga, pilih air mineral yang mengandung mineral esensial yang penting untuk tubuh, seperti Le Minerale.

(akn)
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!