HaiBunda

PARENTING

Ketahui Gejala Rotavirus, Penyebab Diare Parah pada Anak dan Bayi

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Senin, 18 Sep 2023 12:00 WIB
Mengenal Gejala Rotavirus, Penyebab Diare Parah pada Bayi dan Anak/Foto: Getty Images/iStockphoto/Sasiistock
Jakarta -

Rotavirus adalah infeksi gastrointestinal menular yang menyebabkan peradangan pada lambung dan usus. Hal ini bisa menyebabkan diare parah dan muntah-muntah, terutama pada bayi dan anak-anak.

Penyakit ini mulai menyebar ketika mereka bersentuhan dengan kotoran seseorang yang mengidapnya dan kemudian menyentuh mulutnya sendiri.

Biasanya, anak-anak di tempat penitipan atau program lain dengan jumlah anak yang banyak memiliki risiko lebih tinggi. Anak usia 3 bulan hingga 3 tahun yang belum mendapatkan vaksin cenderung terkena penyakit paling parah.


Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan bahkan telah mencanangkan vaksin rotavirus gratis mulai Agustus 2023. Program vaksin rotavirus (RV) menyasar anak usia 2 bulan atau bayi yang lahir pada 16 Mei 2023.

Penularan rotavirus

Infeksi rotavirus sebenarnya bisa menyerang siapa saja mulai dari bayi, anak, maupun orang dewasa. Penularan penyakit ini terjadi jika tangan yang terkontaminasi virus dari feses tidak sengaja masuk ke mulut.

Selain itu, ketika Bunda memang benda yang terkontaminasi virus dan tangan digunakan untuk makan atau masuk mulut. Kemudian, penularan juga bisa terjadi kalau mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.

Gejala rotavirus

Berikut adalah beberapa gejala rotavirus yang bisa muncul sekitar dua hari setelah terpapar virus tersebut:

  • Demam, muntah, dan sakit perut. Biasanya ini merupakan gejala awal dan kemudian bisa hilang.
  • Diare, dimulai setelah tiga gejala awal sudah hilang. Virus mulai menginvasi sistem tubuh bayi dan anak lalu memicu diare selama 5-7 hari.

Selama gejala awal, anak bisa kehilangan nafsu makan dan minum. Anak berisiko dehidrasi dan hal ini bisa membahayakan jiwa anak. Berikut adalah beberapa gejala yang bisa muncul apabila terjadi dehidrasi:

  • Mulut kering
  • Mata terlihat cekung
  • Mudah mengantuk
  • Frekuensi buang air kecil berkurang
  • Timbul rasa haus yang berlebihan
  • Ujung jari terasa dingin
  • Kesadaran menurun

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(asa/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

7 Cara Pencegahan ISPA pada Anak Akibat Polusi Udara

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

10 Ciri Kepribadian Orang yang Tidur dengan Hewan Peliharaan, Salah Satunya Kesepian

Mom's Life Nadhifa Fitrina

5 Potret Anak Artis yang Paras Cantiknya Disebut Bak Princess Negeri Dongeng

Parenting Nadhifa Fitrina

5 Zodiak Paling Sederhana Meski Punya Banyak Kelebihan

Mom's Life Amira Salsabila

20 Lagu Pengantar Tidur Bayi Terbaik dan Liriknya, Bantu Si Kecil Terlelap

Parenting Nadhifa Fitrina

10 Cara Menjadi Content Creator Pemula, dari Hobi Jadi Penghasilan

Mom's Life Arina Yulistara

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

10 Ciri Kepribadian Orang yang Tidur dengan Hewan Peliharaan, Salah Satunya Kesepian

5 Potret Anak Artis yang Paras Cantiknya Disebut Bak Princess Negeri Dongeng

10 Cara Menjadi Content Creator Pemula, dari Hobi Jadi Penghasilan

20 Lagu Pengantar Tidur Bayi Terbaik dan Liriknya, Bantu Si Kecil Terlelap

Riset Sebut Kehamilan Kedua Bisa Bikin Ibu Punya Kemampuan Khusus dalam Mengasuh

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK