PARENTING
7 Penyebab Bilirubin Tinggi pada Bayi Baru Lahir, Bunda Perlu Tahu
Kinan | HaiBunda
Jumat, 29 Dec 2023 14:59 WIBSaat tubuh bayi tampak kuning, kemungkinan besar kadar bilirubinnya sudah di atas normal. Apa sebenarnya yang menjadi penyebab bilirubin tinggi pada bayi baru lahir?
Dikutip dari Mayo Clinic, infant jaundice atau penyakit kuning pada bayi adalah perubahan warna kuning pada kulit dan mata bayi baru lahir. Penyakit kuning pada bayi terjadi karena darah bayi mengandung kelebihan bilirubin. Hiperbilirubinemia adalah istilah medis untuk kondisi ini.
Bilirubin adalah zat kuning yang dihasilkan tubuh saat sel darah merah rusak. Saat masa kehamilan, hati Bunda membuang bilirubin pada bayi. Namun setelah lahir, hati bayi harus dapat mulai mengeluarkan bilirubin sendiri.
Jika hati bayi belum cukup berkembang, ia mungkin tidak dapat membuang bilirubin tersebut. Ketika kelebihan bilirubin menumpuk, kulit bayi pun mungkin tampak kuning.
Penyakit kuning pada bayi cukup umum terjadi, tetapi biasanya tidak serius dan dapat hilang dalam beberapa minggu. Kendati demikian, penting bagi penyedia layanan kesehatan untuk memeriksa penyebab bilirubin tinggi pada bayi baru lahir.
Apa saja tanda dan gejala penyakit kuning pada bayi baru lahir?
Tanda utama penyakit ini yakni kulit bayi akan tampak menguning. Bunda dapat melihatnya dengan lebih jelas di paparan pencahayaan alami, seperti di dekat jendela.
Kondisi ini biasanya muncul pertama kali di wajah bayi. Selain itu, bagian putih mata dan bawah lidah bayi juga mungkin tampak kuning.
Ketika kadar bilirubin terus meningkat, warna kuning dapat berpindah ke dada, perut, lengan, dan kaki bayi.
Penyebab bilirubin tinggi pada bayi
Seperti disebutkan sebelumnya, saat hati bayi belum cukup berkembang untuk membuang bilirubin, maka zat ini akan mulai menumpuk. Penumpukan bilirubin ini menyebabkan kulit bayi terlihat kuning.
Kebanyakan bayi mengalami penyakit kuning pada beberapa hari pertama kehidupannya. Hal ini karena diperlukan waktu beberapa hari agar hati bayi berkembang dan menjadi lebih baik dalam membuang bilirubin. Beberapa kemungkinan penyebab bilirubin tinggi pada bayi di antaranya:
1. Lahir prematur
Dikutip dari Kids Health, bayi prematur sering kali kurang 'siap' untuk membuang bilirubin sendiri dari tubuhnya. Mereka juga dapat memiliki masalah pada kadar bilirubin yang lebih rendah dibandingkan bayi yang lahir kemudian.
2. ASI tidak mencukupi
Hal ini sering terjadi pada beberapa minggu pertama usia bayi, karena ASI belum keluar atau bayi kesulitan menyusu. Jika bayi mengalami peningkatan bilirubin dan tampak kuning karena faktor ini (breastfeeding jaundice), sebaiknya berikan ASI lebih sering.
3. Beda golongan darah dengan ibu
Jika ibu dan bayi memiliki golongan darah yang berbeda, tubuh ibu akan membuat antibodi yang menyerang sel darah merah bayi. Hal ini dapat terjadi misalnya jika:
- Golongan darah ibu adalah O dan golongan darah bayi adalah A atau B (disebut ketidakcocokan ABO)
- Faktor Rh ibu (protein yang ditemukan pada sel darah merah) negatif dan bayinya Rh positif
4. Masalah genetik
Ada kondisi genetik yang membuat sel darah merah lebih rapuh. Termasuk seperti sferositosis herediter dan defisiensi G6PD.
5. Jumlah sel darah merah tinggi
Kondisi medis lain seperti lahir dengan jumlah sel darah merah tinggi (polisitemia) atau memar besar di kepala (cephalohematoma) juga bisa menjadi penyebab bayi kuning.
6. Gangguan fungsi hati
Kadar bilirubin tinggi pada bayi juga dapat disebabkan gangguan fungsi hati. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari infeksi atau faktor lain.
Sebab seperti diketahui, hati merupakan organ yang bertanggung jawab untuk membuang bilirubin dari tubuh.
7. Berkaitan dengan tumbuh kembang bayi
Saat di dalam kandungan, plasenta dapat membantu membuang bilirubin dari darah bayi. Ketika bayi baru lahir, giliran organ hati yang 'mengambil alih' tugas plasenta tersebut.
Peningkatan bilirubin akibat faktor ini umumnya normal dan rentan dialami bayi baru lahir. Selain itu, kebanyakan bayi yang baru lahir memiliki sel darah lebih banyak ketimbang orang dewasa. Padahal, selama beberapa hari awal kehidupannya, bayi belum mampu membuang banyak bilirubin.
Cara mengatasi bilirubin tinggi
Perawatan yang diberikan pada Si Kecil bergantung pada penyebab penyakit kuning, kadar bilirubin, dan usia bayi.
Penyakit kuning ringan akan hilang setelah 1 atau 2 minggu karena tubuh bayi akan membuang kelebihan bilirubin dengan sendirinya. Bagi bayi baru lahir yang mengalami breastfeeding jaundice, sebaiknya disusui lebih sering.
Untuk kasus penyakit kuning yang lebih serius, pengobatan harus dimulai sesegera mungkin. Termasuk dengan salah satunya dengan fototerapi.
Jika kulit bayi tampak menguning, jangan ragu untuk segera konsultasi ke dokter untuk menemukan penyebab bilirubin tinggi dan dapat diatasi dengan tepat sesegera mungkin.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Catat Bun, Ini 7 Persiapan Penting saat Bunda Ajak Bayi Liburan Akhir Tahun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Perkembangan Bayi 1 Bulan, Sudah Bisa Tersenyum Bun
Bolehkah Bayi 3 Bulan Minum Air Putih?
6 Cara Merawat Gigi Bayi 6-12 Bulan, Bunda Perlu Tahu
Yuk, Simak Saran Dokter Sebelum Memijat Bayi
TERPOPULER
7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Mengulang Cerita yang Sama
10 Tanaman Hias dengan Bunga Berwarna Merah, Bikin Rumah Makin Cantik
Pasangan Atlet Bulu Tangkis Ribka Sugiarto & Rian Ardianto Tengah Nantikan Kelahiran Anak Kedua
Potret Zenecka Acana Naif, Anak Kedua Carissa Putri yang Hobi Main Sepak Bola
15 Ciri Anak Jadi Sasaran Grooming, Termasuk di Dunia Maya
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sofa Bayi yang Bagus & Nyaman untuk Belajar Duduk
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Loose Powder untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Mengulang Cerita yang Sama
10 Tanaman Hias dengan Bunga Berwarna Merah, Bikin Rumah Makin Cantik
Potret Zenecka Acana Naif, Anak Kedua Carissa Putri yang Hobi Main Sepak Bola
Potret Fadlan Muhammad Bareng Anak yang Baru Wisuda, Good Looking Curi Perhatian
15 Ciri Anak Jadi Sasaran Grooming, Termasuk di Dunia Maya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Bingung Pilih Shampoo untuk Rambut Rontok? Kenali Kondisi Kulit Kepala
-
Beautynesia
4 Cara Mengenali Perempuan Ber-EQ Tinggi Dilihat dari Cara Kirim Pesan ke Pria saat PDKT
-
Female Daily
Parfum Punya Masa Kedaluwarsa? Kenali 5 Tanda Fragrance Favoritmu Sudah Berubah
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Eks Menpora Malaysia Syed Saddiq Nikahi Bella Astillah, Mas Kawin Bikin Salfok
-
Mommies Daily
8 Resep Menu Sehat Murah di Bawah Rp100 Ribu untuk Keluarga, Mudah Dibuat di Rumah