HaiBunda

PARENTING

Selain Small Eater, Ini 3 Penyebab Anak Cuma Mau Makan Sedikit Bun

Mutiara Putri   |   HaiBunda

Kamis, 18 Jan 2024 08:20 WIB
Ilustrasi Anak Makan Sedikit/Foto: iStock
Jakarta -

Ada kalanya anak-anak hanya mau makan sedikit bahkan berakhir mogok atau GTM. Kondisi ini seringkali mengkhawatirkan orang tua, karena takut anak-anaknya kurang gizi.

Kondisi anak yang hanya mau makan sedikit ini, seringkali dikenal dengan sebutan small eater. Namun, dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut mengenai penyebab anak-anak hanya mau makan sedikit selain karena disebabkan small eater.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjelaskan bahwa small eater adalah gangguan makan pada Si Kecil yang ditandai dengan beberapa ciri keluhan. Misalnya saja anak makan sangat sedikit dan status gizi yang kurang padahal sudah menjalankan feeding rules dengan tepat.


Small eater sendiri kerap dihubungkan pada masa pemberian makanan pendamping ASI (MPASI). Anak sering dinilai mengalami small eater ketika mereka berusia 6 bulan hingga 3 tahun.

Ciri-ciri anak small eater

Merangkum dari Buku Ajar Gizi dalam Daur Kehidupan karya Choirul Anna Nur Afifah, S.Pd., M.Si., Amalia Ruhana, SP., MPH, dan Cleonara Yanuar Dini, S.Gz., M.Sc., RD, ada beberapa ciri small eater yang perlu Bunda perhatikan. Berikut ini deretannya:

  • Menolak makan dalam jumlah yang cukup selama lebih dari satu bulan
  • Jarang menunjukkan tanda lapar
  • Makan dalam jumlah sedikit, tidak pernah mencapai rasa kenyang
  • Lebih tertarik pada lingkungan sekitar
  • Tidak ada riwayat kejadian yang membuat trauma
  • Tidak disebabkan kondisi medis tertentu
  • Anak aktif dengan perkembangan normal

Penyebab anak makan dengan sedikit

Menurut Ahli Gizi Masyarakat, Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum, anak yang tidak mau makan atau makan dengan sedikit belum tentu small eater. Berikut ini beberapa penyebab anak makan dengan sedikit yang perlu Bunda pahami:

1. Menyusu terlalu dekat

Dokter Tan mengungkapkan, Bunda tidak boleh terlalu cepat melabeli anak dan menyebut mereka mengalami small eater. Padahal, ada banyak hal yang menyebabkan Si Kecil makan terlalu sedikit, salah satunya karena jarak menyusunya yang terlalu dekat.

"Sebelum melabeli anak sendiri, anda lihat dahulu mengapa anak makan sedikit. Oh ternyata (bisa saja) jarak sama nyusu terlalu dekat," kata dr. Tan dalam Instagram Live bersama HaiBunda beberapa waktu lalu.

Klik baca halaman berikutnya untuk melihat penyebab lainnya ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(mua)
PENYEBAB ANAK MAKAN SEDIKIT

PENYEBAB ANAK MAKAN SEDIKIT

Halaman Selanjutnya

Simak video di bawah ini, Bun:

Mitos atau Fakta: Makan Telur Setiap Hari Bikin Anak Bisulan?

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

Parenting Annisa Karnesyia

3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK