HaiBunda

PARENTING

Riset Ungkap Cara Supaya Anak Lebih Cerdas di Sekolah

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Senin, 03 Jun 2024 17:43 WIB
Riset Ungkap Cara Supaya Anak Lebih Cerdas di Sekolah/Foto: Getty Images/Jacob Wackerhausen
Jakarta -

Tahukah Bunda? Anak-anak yang menghabiskan waktu bersama ayahnya untuk membaca, menyanyi, dan menggambar disebut lebih cerdas di sekolah.

Hal ini diketahui dari sebuah penelitian yang diterbitkan oleh University of Leeds. Penelitian tersebut mengatakan keterlibatan seorang ayah dalam pengasuhan anak memiliki pengaruh yang unik dan penting terhadap hasil pendidikannya, bahkan melebihi pengaruh keterlibatan itu.

Anak-anak yang ayahnya sering terlibat dalam kegiatan belajar yang terstruktur seperti misalnya membaca, memiliki keuntungan di tahun pertama sekolah dasar.


Jika para ayah terlibat dalam aktivitas interaktif dengan anak-anak mereka ketika berusia sekitar tiga tahun, anak-anak akan berprestasi lebih baik di sekolah ketika berusia lima tahun.

Sementara itu, anak-ana berusia tujuh tahun yang ayahnya melakukan aktivitas bersama mereka ketika berusia lima tahun, mendapat nilai lebih baik dalam Key Stage Assessments, yaitu tes berdasarkan kurikulum nasional yang sering diikuti oleh anak-anak Inggris.

Dampak positifnya tetap berlanjut, terlepas dari jenis kelamin anak, etnis keluarga, atau pendapatan rumah tangga.

Melansir dari laman detikcom, para peneliti menganalisis data dari survei terhadap hampir 5.000 rumah tangga di Inggris yang mencakup ibu dan ayah dan dikaitkan dengan data akademis. Penelitian ini diketuai oleh University of Leeds dan dilakukan bekerja sama dengan berbagai organisasi penelitian di Inggris.

Dampak Bunda Vs Ayah

Aktivitas seperti membaca, mendongeng, menyanyi atau aktivitas musik lainnya, lalu menggambar dan membuat kerajinan tangan, serta bermain di dalam dan luar ruangan merupakan beberapa faktor yang dipertimbangkan dalam survei sebagai keterlibatan orang tua dengan anak-anak mereka.

Ada dua alasan utama mengapa ayah memiliki pengaruh yang begitu penting, menurut laporan tersebut.

Pertama, memiliki dua orang tua yang terlibat, bukan satu orang tua, berarti anak-anak dihadapkan pada hal-hal berbeda yang menstimulasi mereka dengan cara yang berbeda-beda. Hal ini mencakup cara ayah dan bu berperilaku berbeda, ketika mereka menggunakan bahasa yang berbeda untuk berbicara kepada anak-anak, dan gaya pengasuhan masing-masing.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

4 Persiapan untuk Meningkatkan Kecerdasan Anak Sebelum Sekolah TK, Bisa Dimulai Sejak Hamil, Lho

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional

Mom's Life Amira Salsabila

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya

Menyusui Annisa Aulia Rahim

Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Irish Bella Gambarkan Realitas Hamil Anak Ketiga di Trimester 1, Excited tapi...

5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok

Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional

Bangga! Potret Hengky Kurniawan & Sonya Fatmala Dampingi Sang Putra Menang Lomba Matematika

7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK