PARENTING
5 Tanda Bayi akan Merangkak dan Cara Menstimulasinya
Kinan | HaiBunda
Selasa, 13 Aug 2024 17:15 WIBSetiap bayi memiliki perkembangan yang berbeda-beda, tapi ada tanda bayi akan merangkak secara umum yang perlu diketahui orang tua. Apa saja?
Dikutip dari Romper, meskipun kebanyakan bayi belajar merangkak antara usia 6 hingga 10 bulan, proses belajar untuk bergerak melakukannya cukup rumit lho, Bunda.
Si Kecil perlu mengoordinasikan gerakan lengan dan kakinya, kemudian mengembangkan kekuatan otot di lengan, bahu, dan kaki untuk menopang berat badannya.
Bayi bahkan mungkin memilih metode pergerakan lain di sekitar waktu ini, seperti menggeser bokong, merayap, atau berguling melintasi ruangan. Bahkan bisa jadi bayi mungkin memilih untuk melewatkan fase merangkak.
Tanda bayi akan merangkak
Ada beberapa tanda bayi akan merangkak yang perlu diketahui orang tua, sehingga dapat memberikan stimulasi yang tepat sedini mungkin. Berikut ulasannya seperti dilansir berbagai sumber:
1. Mampu duduk tanpa dukungan
Dikutip dari The Bump, seperti banyak tonggak perkembangan lainnya, merangkak pada bayi sangat bergantung pada kontrol otot tubuhnya. Maka untuk mulai merangkak, bayi pertama-tama harus menguasai kontrol kepala, lalu berguling sendiri dan duduk tanpa bantuan.
Ini biasanya mulai dapat dilakukan Si Kecil pada rentang usia sekitar 6 hingga 8 bulan.
"Saat bayi dapat duduk tegak dengan kontrol yang cukup baik dan tanpa dukungan, ini juga tanda bayi akan merangkak," kata dokter spesialis anak, Ashanti Woods, MD.
2. Dapat menopang tubuhnya dengan tangan dan kaki
Tengkurap merupakan bagian penting dari penguatan otot bayi untuk merangkak. Saat bayi mulai sering tengkurap dan mampu melakukannya dengan baik, ia sedang belajar untuk mulai mengembangkan otot leher dan dada yang dibutuhkannya untuk mencapai posisi siap merangkak.
Setelah itu, bayi akan mulai sering mencoba menopang tubuhnya dengan tangan dan kaki saat berada dalam posisi siap merangkak. Ini menunjukkan bahwa ia sudah mulai memahami koordinasi antara tangan dan kaki.
3. Senang bermain di lantai
Jika bayi tampak lebih tertarik pada lantai daripada berayun di bouncer atau ayunan, ini juga bisa menjadi tanda bayi akan merangkak.
Apabila ini yang sedang dilakukan juga oleh Si Kecil, cobalah untuk lebih terlibat menemani proses belajarnya, Bunda. Perbanyak waktu bermain bersama di lantai dan beri bayi kesempatan untuk meniru gerakan Bunda.
4. Tertarik pada objek yang jauh
Tanda bayi mulai tertarik untuk belajar merangkak berikutnya yakni senang memperhatikan objek jauh dan bahkan mencoba meraihnya.
Bunda dapat meletakkan objek yang diinginkan oleh bayi sedikit lebih jauh dari jangkauannya. Dengan gigih, bayi yang ingin belajar merangkak akan berupaya untuk meraih objek tersebut.
5. Sering melakukan gerakan seperti meluncur
Bayi sering mencoba meluncur ke depan dengan perutnya saat berada dalam posisi tengkurap, Bunda? Nah, ini juga bisa menjadi salah satu tanda bayi akan merangkak, lho!
Gerakan ini merupakan latihan awal untuk menguatkan otot-otot yang diperlukan untuk merangkak.
Cara menstimulasi bayi belajar merangkak
Ingin tahu cara menstimulasi bayi merangkak? Berikut beberapa langkah mudah yang dapat Bunda terapkan pada Si Kecil di rumah:
1. Perbanyak tummy time
Salah satu cara menstimulasi bayi belajar merangkak yakni dengan memberi lebih banyak kesempatan tummy time. Biarkan mereka bergerak dan mulai menjelajahi dunia di sekitar dengan posisi tengkurap.
Latihan ini akan membantu bayi memperkuat otot leher, punggung, dan bahu serta menguasai kontrol kepalanya. Dua hal ini sangat penting bagi bayi untuk belajar merangkak.
2. Beri dukungan untuk membantu bayi
Selain tummy time, Bunda juga dapat membantu bayi merangkak dengan meletakkan tangan di bawah lengannya. Dengan begitu, bayi akan meletakkan seluruh berat badan pada kaki dan pahanya.
Latihan sederhana ini dapat melatih otot-otot yang jarang digunakan di bagian bawah tubuh bayi.
Bunda juga dapat menstimulasi bayi untuk duduk tegak, yang melibatkan otot panggul dan punggungnya. Sebab seperti diketahui, untuk merangkak Si Kecil memerlukan kontrol otot paha, panggul, dan otot perut.
3. Temani bayi bermain
Jangan remehkan pentingnya memberi perhatian pada bayi saat ia sedang belajar capaian baru. Bayi tidak memerlukan mainan atau perlengkapan khusus untuk belajar merangkak, tetapi Bunda dapat menemaninya bermain agar lebih semangat.
Sedikit pujian dan dukungan dari Bunda juga dapat sangat membantu dalam mendukung perkembangan bayi. Untuk menstimulasi, Bunda dapat meletakkan mainan favorit bayi di luar jangkauan agar ia mencoba merangkak meraihnya.
4. Ciptakan lingkungan merangkak yang aman
Begitu tanda bayi akan merangkak mulai muncul, ia akan senang meraih, menarik, mengambil, dan mencicipi apa pun yang dapat dipegangnya.
Itulah mengapa sangat penting untuk memastikan lingkungan sekitar bayi sudah aman. Pastikan Bunda sudah menutup semua area yang berpotensi membahayakan Si Kecil.
Selain sudut tajam dan barang yang mudah pecah, carilah apakah ada benda-benda kecil yang bisa menimbulkan risiko tersedak. Termasuk seperti koin, baterai kancing, paku payung atau peniti yang terjatuh.
5. Berikan pijatan
Pijatan lembut pada tubuh bayi dapat membantu merelaksasi otot-ototnya dan meningkatkan sirkulasi darah. Lakukan perlahan dan sesuaikan kekuatan pijatan dengan kondisi tubuh bayi.
Setiap bayi memiliki perkembangan yang berbeda. Jangan terlalu khawatir jika bayi belum merangkak pada usia tertentu. Selama bayi aktif bergerak dan menunjukkan minat pada lingkungan sekitarnya, itu sudah merupakan tanda perkembangan yang baik.
Namun jika Bunda memiliki kekhawatiran tentang perkembangan motorik bayi, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter anak.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Mengenal Istilah Terrible Two: Penyebab, Tanda & Cara Mengatasinya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kenali 6 Gaya Merangkak pada Bayi, Bunda Perlu Tahu
5 Stimulasi Dilakukan Sabrina Anggraini Latih Putrinya Lancar Merangkak di Usia 6 Bulan
Merangkak pada Bayi: 5 Manfaat & Cara Stimulasinya
Alasan Bayi 7 Bulan Merangkak Mundur, Bunda Tak Perlu Khawatir
TERPOPULER
5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari
Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar
Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar
Cerita Larissa Chou Besarkan Anak ADHD, Lakukan Hal Ini saat Tahan Emosi
7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Obat Lambung untuk Ibu Hamil yang Aman Tersedia di Apotek
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sikat Gigi Anak 1 Tahun ke Atas, Bisa Jadi Pilihan Bunda
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari
Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar
Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar
7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan
Hati-hati! 7 Karakteristik yang Dianggap Lembut Ini Bikin Orang Terlihat Kurang Bijaksana
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Pada 2030 Umat Islam akan Puasa Ramadan Dua Kali Setahun, Ini Penjelasannya
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Beruang atau Pegunungan yang Pertama Kamu Lihat? Ini Artinya...
-
Female Daily
Meal Prep Is The New Self-Care: Rahasia Cewek Produktif Anti Ribet Setiap Hari
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
5 Gaya Seksi Jennie BLACKPINK Pakai Bikini Hasil Rancangan Sendiri
-
Mommies Daily
MD New Parents 101: Rekomendasi Sampo dan Sabun Bayi hingga Balita, Ada yang Punya Kandungan Ceramide dan Prebiotik!