PARENTING
4 Ciri Si Kecil Akan Tumbuh Jadi Anak Manja Menurut Pakar
Asri Ediyati | HaiBunda
Minggu, 09 Mar 2025 04:30 WIBBunda mungkin pernah menemukan anak yang mengamuk di kasir, menghentakkan kaki, dan berteriak untuk mendapatkan permen. Banyak orang yang menyebut perilaku tersebut sebagai tingkah manja, merasa berhak, atau anak nakal.
Apa pun istilahnya, menurut Robert Taibbi L.C.S.W. seorang psikoterapis dan terapis keluarga, anak-anak yang belajar bahwa amukan dan tuntutan mereka dapat memengaruhi kehidupannya di masa depan. Hal ini juga berpengaruh dalam hubungan Si Kecil dengan orang-orang sekitar.
"Percaya bahwa dunia berputar di sekitar mereka membuat orang lain melihat mereka sebagai orang yang egois, mudah berubah, menuntut, dan tidak peduli pada orang lain," ungkapnya, dikutip dari Psychology Today.
"Anak yang manja kelak bisa sering mendapat masalah di tempat kerja, dan kehidupan di rumah. Mereka menciptakan pertikaian terus-menerus atau membuat semua orang berhati-hati," imbuhnya.
Sebagai orang tua, kita tentu berhati-hati dalam mengasuh anak agar kelak mereka tidak menjadi anak yang manja. Ya, anak manja bukan bawaan dari lahir, tapi terbentuk dari pola asuh, Bunda. Bagaimana kita bisa mengetahui ciri-ciri anak akan tumbuh menjadi anak manja?
Ciri-ciri Si Kecil akan tumbuh jadi anak manja
Peneliti dan praktisi parenting di Amerika Serikat, Reem Raouda, mempelajari lebih dari 200 anak. Ia menemukan bahwa perilaku manja terkadang dapat menunjukkan kebutuhan yang tidak terpenuhi. Berikut empat tanda anak yang sangat manja:
1. Mereka kesulitan mendengar kata 'tidak'
Dikutip dari CNBC Make It, seorang anak mungkin menolak aturan bukan karena aturan itu sulit, tetapi karena batasan yang tidak jelas terasa membingungkan dan membuat frustrasi. Jika aturan terasa tidak dapat diprediksi atau jika seorang anak merasa tidak berdaya dalam keputusan yang memengaruhi mereka, Si Kecil mungkin bertindak untuk mendapatkan kembali rasa kendali.
2. Mereka terus-menerus mencari perhatian
Ketika anak-anak menuntut perhatian terus-menerus, itu sering kali menandakan keterputusan emosional atau ketidakpastian tentang tempat mereka dalam keluarga. Seorang anak yang tidak merasa aman dalam ikatan mereka mungkin meminta lebih banyak waktu, lebih banyak validasi, dan lebih banyak kepastian.
3. Mereka mengamuk untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan
Menurut Raouda, amukan bukanlah manipulasi, melainkan cara Si Kecil untuk berkomunikasi. Anak-anak yang mengalami mode marah biasanya kewalahan dan tidak memiliki keterampilan untuk memproses emosi yang besar.
Sering kali, hal itu terjadi karena seorang anak merasa tidak didengarkan ketika emosinya diabaikan, tidak berdaya ketika mereka tidak memiliki suara, atau terlalu terstimulasi oleh terlalu banyak kebisingan, aktivitas, atau perubahan.
4. Mereka menolak tanggung jawab
Seorang anak yang menolak untuk membersihkan, menghindari pekerjaan rumah, atau mudah menyerah bukanlah anak yang sulit atau malas. Sebaliknya, mereka mungkin terlalu sering terlindungi dari tantangan atau didorong untuk mandiri sebelum mereka merasa siap.
Cara mencegah anak jadi manja
Jika Bunda ingin membesarkan anak-anak yang santun, maka perlu menetapkan beberapa aturan dasar. Berikut cara mencegah anak menjadi manja:
1. Tetapkan batasan yang jelas dan sederhana
Batasan yang jelas dan sederhana perlu ditetapkan. Contohnya seperti ini, beda maknanya antara, "Oh oke, kamu boleh minta kue..." dan "Kamu boleh minta satu kue, tapi jangan minta kue kedua. Ini saja."
2. Patuhi batasan tersebut apa pun yang terjadi
Menyambung dari cara sebelumnya, konsisten dan patuhi batasan apapun yang terjadi. Triknya di sini adalah mengambil pandangan jangka panjang. Mungkin kue kedua tidak apa-apa kali ini saja, tetapi apakah permintaan itu akan berulang?
Jangan pernah menyerah jika Si Kecil memelas. Begitu Bunda menyerah, secara tidak langsung telah mengajari anak bahwa meminta-minta itu berhasil.
3. Buat anak yakin
Jika Si Kecil menginginkan sesuatu yang tidak diyakini, mintalah ia untuk menjelaskannya. Misalnya anak ingin menonton acara TV favorit. Apabila anak menjelaskan bahwa ia telah membereskan semua mainannya atau akan tidur siang terlebih dahulu, Bunda dapat dengan nyaman mengatakan ya.
4. Mintalah anak untuk menyelesaikan pekerjaan rumah sebelum bersenang-senang
Penelitian menunjukkan bahwa bersikap tegas dalam hal pekerjaan rumah dan tanggung jawab membantunya mengembangkan kemampuan untuk mengatasi rasa frustrasi. Bahkan balita dapat melakukan pekerjaan rumah sederhana di sekitar rumah, seperti membereskan mainannya atau membantu membersihkan kekacauan yang dibuatnya.
5. Jangan takut mengecewakan
Orang tua pasti tidak suka melihat anak kita sedih, tetapi ingat lagi bahwa segala sesuatu dicapai dengan tidak instan. Tidak selalu bisa mendapatkan apa yang diinginkan. Belajar menerima kekecewaan akan memberi anak keterampilan mengatasi stres emosional yang penting di kemudian hari.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Cara Sederhana Menjelaskan Kepada Anak tentang Pentingnya Puasa Ramadhan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
13 Cara Mendidik Anak Usia 2 Tahun agar Cerdas, Kreatif & Tidak Manja
5 Cara Mendidik Anak agar Cerdas dan Mandiri, Jam Tidur Berpengaruh Bun
5 Cara Mendidik Anak Tanpa Kekerasan, Bunda Perlu Tahu
3 Tips Tanamkan Nilai-nilai Kebaikan pada Anak, Begini Caranya Bun
TERPOPULER
7 Kebiasaan yang Diam-diam Menghambat Kebahagiaan di 2026, Hentikan dari Sekarang
5 Potret Jayden Anak Shanju Eks JKT48 & Jonatan Christie yang Berusia 1 tahun, Sudah Bisa Protes
Pembagian Harta Almarhum Mpok Alpa Sudah Diputuskan, Begini Nasib Anak Pertama
Peluang Emas, Provinsi di Jepang Ini Buka Lowongan Besar-besaran untuk Pekerja Indonesia
Teknik Edging dalam Berhubungan Intim: Manfaat, Bahaya, Lama Durasi & Cara Melakukan
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Kebiasaan yang Diam-diam Menghambat Kebahagiaan di 2026, Hentikan dari Sekarang
5 Potret Jayden Anak Shanju Eks JKT48 & Jonatan Christie yang Berusia 1 tahun, Sudah Bisa Protes
Peluang Emas, Provinsi di Jepang Ini Buka Lowongan Besar-besaran untuk Pekerja Indonesia
Teknik Edging dalam Berhubungan Intim: Manfaat, Bahaya, Lama Durasi & Cara Melakukan
Pembagian Harta Almarhum Mpok Alpa Sudah Diputuskan, Begini Nasib Anak Pertama
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Andrew Andika Nggak Betah di Rumah, Alasan Pilih Selingkuh
-
Beautynesia
Sarapan Sereal di Pagi Hari Tidak Disarankan, Ini Alasannya...
-
Female Daily
Sculpture Vague D’or: Parfum Baru dengan Sentuhan Luxury yang Tetap Effortless
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Potret Choi Mina Sue, Kontestan Single's Inferno Diduga Keluarga Old Money
-
Mommies Daily
8 Doa agar Diberi Kemudahan saat Menghadapi Kesulitan, Mustajab!