PARENTING
5 Cara Menjelaskan Paskah ke Anak dengan Mudah dan Menyenangkan
Mutiara Putri | HaiBunda
Kamis, 17 Apr 2025 09:10 WIBPaskah merupakan salah satu momen penting bagi umat Kristen, Bunda. Menjelaskan paskah pada anak pun bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama perayaan ini mengandung nilai-nilai spiritual yang cukup dalam.
Paskah sendiri merupakan momen mengenang penyaliban dan pengorbanan Yesus untuk menyelamatkan orang-orang dari dosa. Meski Yesus identik dengan ramah yang penuh cinta, menceritakan fenomena Paskah tentu menjadi hal yang sulit digambarkan pada anak-anak.
Untuk itu, Bunda dan Ayah bisa menggunakan pendekatan yang sederhana dan relevan dengan dunia anak-anak. Misalnya saja dengan menggunakan cerita, gambar, serta kegiatan kreatif agar anak memahaminya dengan mudah.
Dilansir dari laman BBC, sejak abad ke-17 dan seterusnya, Amerika memiliki peningkatan pengakuan menggembirakan pada masa kanak-kanak saat merayakan Paskah. Di sini, momen paskah pun identik dengan kelinci dan kegiatan menghias telur.
Untuk membuat suasana menjelaskan Paskah semakin menyenangkan, Bunda dan Ayah bisa melakukan kegiatan interaktif yang bisa membuat anak lebih antusias. Momen ini juga akan mengingatkan anak sebagai momen yang penuh kasih dan sukacita.
Cara mudah menjelaskan Paskah pada anak
Jika Bunda masih kesulitan menjelaskan Paskah pada anak dengan mudah dan menyenangkan, ada beberapa tips yang bisa diperhatikan. Dilansir dari laman Mom, berikut ini Bubun bantu rangkumkan deretannya:
1. Fokus pada kisah kebangkitan
Tidak apa-apa untuk menjaga hal-hal sederhana dan fokus pada bagian positif ketika menceritakan Paskah kepada anak. Yesus yang meninggal dengan cara disalib adalah hal yang menyedihkan.
Namun, Yesus kemudian dibangkitkan kembali dan membuktikan bahwa dia adalah anak Allah dan menunjukkan kepada seluruh umatnya tentang adanya kehidupan setelah kematian. Hal ini adalah pendekatan yang sesuai dan bisa diterapkan pada anak di usia lima tahun, Bunda.
2. Ingatkan anak tidak apa-apa untuk bersedih
Seiring bertambahnya usia, gagasan tentang penganiayaan dan penderitaan yang dihadapi Yesus sebelum meninggal tentu akan sampai di telinga anak. Katakan pada Si Kecil bahwa tidak apa-apa untuk bersedih ketika mendengarkan hal ini.
Ungkapkan pada anak bahwa mereka mungkin juga akan melewati hal-hal yang menyedihkan dan menyakitkan dalam hidupnya. Dalam kepercayaan Kristen, Yesus menderita sehingga umatnya tidak harus menghadapi rasa sakit sendirian.
3. Ajak anak ke gereja
Jika anak belum pernah mengikuti kebaktian Rabu Abu, Kamis Putih, dan Jumat Agung, pertimbangkan untuk mengajak mereka jelang Paskah, Bunda. Anak-anak, khususnya mereka yang sudah remaja, akan tertarik dengan perjalanan spiritual dan menempatkan kegembiraan dalam perayaan Paskah.
4. Ceritakan kisah burung robin
Dilansir dari laman BBC News, seorang guru bernama Ruth Thomas mengajarkan makna penyaliban kepada anak-anak menggunakan cerita rakyat tentang burung robin.
"Ceritanya bercerita tentang seekor burung robin kecil dan bagaimana burung itu melihat Yesus disalibkan dan bertengger di atas kepala Yesus. Burung robin merasa sangat berempati dengan Yesus dan darah dari duri di kepada Yesus menusuk bulu-bulunya," ungkapnya.
Ruth mengatakan bahwa anak-anak menyukai cerita burung robin karena bisa dikaitkan dengan persahabatan yang berkembang antara burung itu dengan Yesus. Ia juga percaya bahwa kisah kematian Yesus membantu anak menghadapi kesedihan dalam keluarga mereka sendiri.
5. Gunakan media visual lainnya
Jelang Paskah, beberapa pihak mungkin mengadakan teater musikal, Bunda. Momen ini bisa dijadikan sebagai salah satu cara untuk menambah pemahaman anak tentang Paskah.
Selain itu, Bunda juga bisa membacakan buku maupun mengajarkan lagu-lagu rohani yang berhubungan dengan Paskah untuk Si Kecil.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(mua/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Tri Hari Suci Jelang Paskah: Ini Makna dan Jadwal Lengkapnya, Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Ide Aktivitas Merayakan Paskah Bersama Anak di Rumah
10 Film Kartun Terbaik untuk Anak yang Mendidik
5 Manfaat Bersepeda bagi Tumbuh Kembang Anak
5 Cara Sederhana Beri Contoh Baik pada Anak
TERPOPULER
Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah
Cara Membuat Bola Ubi Kopong Anti Gagal, Renyah di Luar Lembut di Dalam
Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari
Anak Jatuh dan Kepala Terbentur? Jangan Panik, Lakukan Ini Bun
Perempuan dengan Endometriosis Disarankan Segera Hamil, Ini Alasan di Baliknya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah
Cara Membuat Bola Ubi Kopong Anti Gagal, Renyah di Luar Lembut di Dalam
Sejarah Respon Internasional terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Perempuan dengan Endometriosis Disarankan Segera Hamil, Ini Alasan di Baliknya
Anak Jatuh dan Kepala Terbentur? Jangan Panik, Lakukan Ini Bun
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Kenalan degan Convers All Strar Classic Trainer, Sneakers Retro yang Mudah di Padukan
-
Beautynesia
5 Kebiasaan yang Membantu Mengurangi Stres Sehari-hari
-
Female Daily
Bobbi Brown Hadirkan Vitamin Enriched Face Base+, Formula Baru dengan 5x Vitamin dan 24H Makeup Priming
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Fuji Berkebaya Hitam di Malaysia, Pose Gandeng Rakin Khan Curi Atensi
-
Mommies Daily
Drama Hayoung yang Bisa Masuk Daftar Tontonan Mommies, Terbaru Our Sticky Love