sign up SIGN UP search


parenting

5 Manfaat Bersepeda bagi Tumbuh Kembang Anak

Haikal Luthfi Selasa, 11 Aug 2020 14:36 WIB
Family riding bicycle in the public park together. Cycling and enjoying the sunny day caption
Jakarta -

Bersepeda adalah kegiatan yang menyenangkan serta dapat dinikmati oleh berbagai kalangan dari segala usia, tak terkecuali anak-anak, Bunda. Aktivitas ini selain bermanfaat untuk kesehatan juga dapat melatih keterampilan anak secara kompleks.

Kegiatan bersepeda merupakan cara terbaik bagi orang tua untuk memastikan bahwa anak-anak mereka dapat menikmati aktivitas fisik secara teratur. Selain itu, juga bisa menjadi kegiatan keluarga yang sangat baik.

Beberapa studi menunjukkan bahwa aktivitas fisik secara teratur dapat mengurangi kemungkinan terjadinya berbagai kondisi yang berhubungan dengan kesehatan fisik, emosional, dan psikologis, lho Bunda.


Jurnal yang berjudul 'Adapted Bicycles for Teaching Riding Skills (2005)' menjelaskan bahwa bersepeda merupakan sumber aktivitas fisik yang populer dan memainkan peran penting dalam perkembangan masa kanak-kanak baik secara fisik maupun sosial. Ada banyak sebenarnya alternatif lain untuk melakukan aktivitas fisik, namun dengan bersepeda adalah cara yang dapat diakses sekaligus menjadi aktivitas individu yang relatif murah.

Di samping itu, bersepeda juga dapat meningkatkan bonding antara anak dan orang tuanya. Dikutip dari Greenmatters, penelitian membuktikan bahwa aktivitas bersama keluarga dapat memperkuat ikatan emosional, seperti halnya bersepeda yang merupakan bagian dalam pengalaman baru bersama dalam meningkatkan hubungan keluarga. Ikatan semacam ini sangat penting untuk setiap tahap perkembangan anak, bahkan hingga usia remaja.

Nah, membangun ikatan emosional dengan anak sangat penting, Bunda. Misalnya, melakukan quality time pada pagi hari.

"Quality time sesungguhnya dapat diciptakan pada pagi hari seperti mengobrol, berjalan kaki menyusuri kompleks ataupun bersepeda. Hal tersebut sangat bermanfaat bagi anak," kata Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari, Direktur Auladi Parenting School dalam bukunya yang berjudul 'Renungan Dahsyat Untuk Orang Tua (2012)'.

Manfaat bersepeda untuk anak

Family riding bicycle in the public park together. Cycling and enjoying the sunny dayIlustrasi bersepeda/ Foto: iStock

Secara umum, anak-anak menyukai bersepeda. Saat dikenalkan dengan bersepeda di usia yang tepat, hal itu bisa berkembang menjadi rutinitas dan hobi. Bersepeda memiliki lebih dari sekadar manfaat yang nyata.

Dikutip dari berbagai sumber berikut manfaat bersepeda untuk anak:

1. Meningkatkan massa otot

Fakta menyebutkan bahwa bersepeda adalah olahraga yang baik untuk kaki, namun ternyata juga memperkuat seluruh tubuh. Dengan bersepeda dapat meningkatkan massa otot secara bertahap. Dilansir dari laman Cycling Weekly, aktivitas ini dapat membakar lebih banyak kalori bahkan saat tidak banyak bergerak.

Dengan mengajak anak untuk bersepeda di lingkungan sekitar dapat membantu meningkatkan massa otot seluruh tubuh si kecil.

2. Meningkatkan percaya diri

Bersepeda dapat meningkatkan rasa percaya diri pada anak karena mereka sekarang mulai keluar secara mandiri. Mereka menjadi sadar akan tubuh dan lingkungannya serta merasa lebih bertanggung jawab.

Dengan begitu, membantu mereka mengenal dunia di sekitarnya dan mempersiapkan anak untuk membiasakan diri dengan lingkungan di sekitarnya.

Kepercayaan diri juga membantu mereka merasa nyaman saat berada di luar rumah, tanpa masuk ke zona ketakutan atau ketidakberdayaan. Kadang-kadang, ketika orang tua menemani anak-anak mereka untuk bersenang-senang, hal itu menambah ikatan keluarga. Anak-anak cenderung lebih menikmati wahana mereka dan membuat kenangan indah, yang membuat mereka lebih positif dan bahagia.

3. Menghilangkan stres

Bersepeda dapat menghilangkan stres. Anak-anak mengalami hari yang sibuk di sekolah dan kerap merasa sangat lelah setelahnya. Bersepeda dapat membantu untuk membangkitkan energi dan pikiran mereka, Bunda.

Dilansir Parenting Firstcry, aktivitas yang melelahkan selama bersekolah cenderung berdampak pada masalah kesehatan psikologis pada anak-anak. Dengan bersepeda dapat menghilangkan stres dan membuat mereka lebih bahagia. Mereka cenderung menjadi lebih tenang setelah bersepeda.

4. Meningkatkan keterampilan bersosialisasi

Bersepeda dapat membantu anak dalam meningkatkan kemampuan untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya, Bunda. Keterampilan berkomunikasi akan memberi mereka kesempatan untuk mendapatkan teman baru, berbagi pandangan, berbagi rahasia, mendiskusikan masalah kecil mereka sendiri dan bersenang-senang bersama.

Kegembiraan bersenang-senang saat berkendara bersama kelompok bisa lebih baik daripada bersepeda sendirian. Selain itu, bersepeda membantu membangun disiplin sosial yang membuat anak bersosialisasi dengan anak yang memiliki minat yang sama. Ketika anak-anak sibuk di lingkungan sekitar dengan teman-temannya, mereka mengembangkan keterampilan sosial.

5. Meningkatkan keterampilan motorik anak

Keterampilan motorik anak dapat diasah dengan cara bersepeda lho, Bunda. Sebagai contoh, bersepeda secara inheren dapat meningkatkan keterampilan visual karena mengendarai sepeda akan lebih cepat mendatangkan informasi visual ketimbang saat berjalan ataupun diam.

Belajar mengendarai sepeda menumbuhkan mental anak. Dibutuhkan fokus agar bisa menguasainya.
Memahami keterampilan bersepeda juga membutuhkan tekad untuk melaksanakannya sampai akhir. Tapi begitu anak bisa melakukannya, hasilnya terbukti sepadan dengan usahanya, Bunda.

Nah dengan demikian, bersepeda merupakan aktivitas efektif yang membantu tumbuh kembang anak dalam jangka panjang. Yuk mulai ajari anak bersepeda Bunda supaya bisa mendapatkan banyak manfaatnya bagi tumbuh kembang mereka.

Simak juga Bunda, cara mengajari anak naik sepeda pada video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]





(haf/haf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi