sign up SIGN UP search


parenting

10 Film Kartun Terbaik untuk Anak yang Mendidik

Haikal Luthfi Selasa, 18 Aug 2020 15:09 WIB
Anak-anak Menonton Film G30S/PKI caption
Jakarta -

Film kartun boleh jadi merupakan film favorit anak-anak, mulai dari tampilan warna, peran para tokoh, serta suasananya yang sangat menarik perhatian mereka. Tidak heran jika anak-anak hafal dengan judul, peran tokoh dan jalan cerita film kartun tersebut.

Dalam buku yang berjudul 'Mencetak Anak Hebat Di Era Modern (2019)', anak-anak yang menonton film kartun cenderung menyukai berbagi isi cerita filmnya. Dengan antusias dan ekspresi yang bahagia, mereka menceritakan kembali apapun yang terjadi pada film tersebut. Bahkan, anak bisa saja menonton film kartun berulang-ulang tanpa rasa bosan, Bunda.

Namun, tidak sedikit film kartun yang menayangkan adegan berbau kekerasan. Menurut Wayne Danielson dalam National Television Violence Study 1995-1997, anak-anak lebih rawan ketimbang orang dewasa ketika menonton tayangan yang berbau kekerasan. Mereka memiliki kecenderungan untuk meniru apa yang dilihat, mempunyai kemungkinan untuk meniru adegan kekerasan di televisi, Bunda.


Dalam hal ini, peran orang tua sangatlah penting untuk menyeleksi tayangan mana yang boleh ditonton dan mana yang tidak boleh. Layaknya gatekeeper, orang tua berperan sebagai penyaring dan pengontrol tayangan yang ditonton oleh anak.

Selain memberi batasan mana yang ditonton dan mana yang tidak, orang tua juga turut serta mendampingi dan memberi penjelasan mengenai adegan yang ada dalam film kartun kepada anak.

Nah Bunda, film kartun apa saja sih yang boleh ditonton oleh anak? Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini film kartun terbaik yang bagus untuk ditonton anak-anak karena mendidik.

The Lion King

'The Lion King' adalah film animasi Disney pertama yang dibuat dari cerita asli dan bukan berdasarkan dongeng lho, Bunda. Selain itu, The Lion King menjadi film yang telah memenangkan dua penghargaan Academy Awards, satu untuk Best Original Score dan satu lagi untuk Best Song.

Film ini mengisahkan tentang Simba, anak singa muda yang kehilangan ayah serta tanah kelahirannya. Simba kecil terusir setelah ditipu oleh pamannya yang jahat, demi sebuah tahta 'raja hutan' yang sebelumnya disematkan pada ayah Simba. Setelah beranjak dewasa, Simba harus berjuang untuk merebut kembali apa yang seharusnya menjadi miliknya, tentunya dibantu oleh teman-teman Simba.

Film ini mengajarkan anak-anak untuk bersikap berani dalam menegakkan keadilan. Sifat kepemimpinan yang ada dalam diri Simba juga mengajarkan agar senantiasa untuk bertanggung jawab pada suatu hal, Bunda.

Finding Nemo

'Finding Nemo' merupakan film yang masih memiliki tempat khusus di hati anak-anak. Faktanya, film yang dirilis tahun 2003 ini sangat menyentuh dan merupakan salah satu film terbaik sepanjang masa. Film Finding Nemo pernah meraih penghargaan Academy Awards sekaligus penghargaan Golden Globe sebagai film Animasi Terbaik.

Film ini menceritakan tentang seekor ikan badut bernama Marlin yang berkelana di laut lepas untuk mencari anaknya bernama Nemo yang hilang. Berawal dari Nemo yang bermain terlalu jauh yang mengakibatkan ia ditangkap oleh penyelam.

Film Finding Nemo berusaha menunjukan sisi kasih sayang seorang ayah kepada anaknya. Hal ini tergambar pada karakter Marlin yang rela melintasi lautan demi mencari dan menyelamatkan anaknya, Nemo.

Toy Story

Toy Story 4Toy Story/ Foto: Toy Story 4 (imdb)

'Toy Story' adalah film animasi CGI pertama untuk anak-anak, yang diproduksi oleh Pixar Studios. Bahkan serial Toy Story mendapatkan nominasi untuk 10 Academy Awards dan bahkan pulang dengan empat Golden Globe Awards. Selain itu, film ini juga pernah meraih piala Oscar untuk kategori animasi terbaik.

Toy Story mengisahkan tentang petualangan Woodie dan teman-temannya yang merupakan sekumpulan mainan milik seorang anak bernama, Andy. Film ini mengajarkan kepada anak untuk belajar mencintai dan merawat barang kepemilikannya dengan baik, Bunda.

My Neighbor Totoro

'My Neighbor Totoro' diproduksi oleh Hayao Miyazaki, yang dikenal sebagai Walt Disney versi orang Jepang. Film ini mengisahkan sebuah keluarga yang memiliki dua orang anak perempuan bernama Satsuki dan Mei.

Mereka pindah ke sebuah rumah tua di pedesaan yang kelihatan seperti rumah hantu. Cerita berawal dari Mei yang tidak sengaja bertemu makhluk halus di sekitar rumahnya yang ia sebut sebagai Totoro.

Karakter Mei yang ceria dan Satsuki yang berani menjadi daya tarik tersendiri dari film ini, Bunda. Dengan imajinasi yang Satsuki dan Mei miliki, mereka mempercayai keberadaan Totoro yang selalu membantu mereka.

Film ini sangat bagus untuk dinikmati semua umur, tak terkecuali anak-anak Bunda. Sebab, film My Neighbor Totoro ini sangat minim adegan yang tidak layak untuk ditonton anak anak. Pesan moralnya pun sangat bagus meskipun tidak ditonjolkan secara langsung.

Curious George

Mengisahkan tentang seorang penjelajah bernama Ted yang melakukan perjalanan ke Afrika demi mencari artefak penting untuk temannya Bloomsberry, seorang direktur museum. Di tengah perjalanan, Ted menemukan seekor primata kecil bernama George, yang bersembunyi di kapal saat hendak kembali ke New York.

Tokoh George merepresentasikan sifat anak-anak yang selalu ingin tahu, Bunda. Film kartun ini mengajarkan agar anak-anak tak perlu takut untuk bertanya serta menumbuhkan sifat kreativitas anak.

Wall-E

Dengan dialog yang minim dibandingkan kebanyakan film Pixar lainnya, Wall-E tetap menjadi salah satu film terbaik pada masanya.

Berlatar belakang masalah lingkungan, Wall-E memberi sudut pandang bahwa di masa depan, bumi akan hancur tanpa adanya manusia sama sekali. Satu-satunya objek pada animasi ini adalah robot tua bernama Wall-E, yang merupakan robot pembantu untuk mendaur ulang sampah di pabrik daur ulang.

Hidup Wall-E berubah semenjak bertemu dengan robot lain bernama Eve. Dari sinilah petualangan Wall-E dan Eve dimulai untuk mencari tanda-tanda kehidupan di bumi.

Film ini dibungkus dengan pesan untuk anak-anak. Pesan ini memiliki visi tentang akan menjadi apa yang terjadi pada planet ini jika tidak merawatnya. Ini juga merupakan jenis film bisu karena sebagian besar naskahnya mengandalkan pesan, isyarat, dan tentu saja sedikit unsur komedi.

Ratatouille

Film garapan Pixar yang satu ini bercerita tentang kisah seekor tikus yang memiliki impian di dunia kuliner. Remy, tikus yang terobsesi dengan makanan, akhirnya membantu Linguini, seorang koki pemula di restoran kelas atas.

Bagian dari pesona film ini terletak pada hubungan antara Linguini dan Remy serta bagaimana perkembangannya. Bahkan Anton Ego, seorang kritikus makanan yang ditakuti, dan sombong adalah karakter yang mudah diingat.

Film yang sangat menghibur ini memberikan pesan bahwa tidak ada yang tidak dapat diraih. Jika mereka benar-benar percaya pada diri mereka sendiri, maka tidak ada kekuatan di dunia yang dapat menghentikan mereka untuk mencapainya.

Frozen

Frozen IIFrozen/ Foto: imdb.

Film ini berkisah tentang hubungan dua orang kakak beradik yang mengalami masalah karena kemampuan Elsa yang dapat mengendalikan es. Kemampuan Elsa ini diketahui warga yang dianggap dapat membuat malapetaka bagi kotanya. Elsa pun pergi mengasingkan diri.

Sang adik, Anna berpetualang untuk mencari kembali kakaknya dan membawanya pulang untuk menghentikan kutukan badai es abadi. Film Frozen merupakan salah satu 25 film animasi terbaik sepanjang masa lho, Bunda.

Selain memberikan hiburan yang menyeluruh, film Frozen juga membantu anak belajar memahami cara bekerja dalam sebuah kelompok dan sosialisasi sehingga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat satu dengan lainnya yang dapat diperoleh anak setelah menonton film animasi ini.

Tayo the Little Bus

'Tayo the Little Bus' merupakan serial animasi asal Korea Selatan yang diproduksi oleh Iconix Entertainment dan Educational Broadcasting System.

Film ini berlatar belakang kota besar, di mana terdapat berbagai kendaraan yang hidup bahagia bersama. Tayo, karakter bus kecil ini baru saja mulai mempelajari rutenya di kota tersebut. Masih banyak lagi yang harus dipelajari Tayo, sehingga Tayo dan teman-temannya yang ramah Rogi, Lani dan Gani saling bergotong royong untuk menjadi bus yang hebat.

Petualangan bus lucu bernama Tayo dan kawan-kawan juga menjadi tontonan yang baik untuk anak. Melalui film kartun ini, anak-anak dikenalkan pada jenis-jenis kendaraan dan aturan berlalu lintas. Kisah Tayo juga mengajarkan anak untuk saling membantu antar sesama.

Masha and The Bear

'Masha and The Bear' adalah serial televisi animasi Rusia yang dibuat oleh Oleg Kuzovkov dan diproduksi bersama oleh Soyuzmultfilm dan Animaccord Studios.

Serial ini menceritakan tentang hubungan unik antara dua karakter utama. Masha adalah seorang gadis kecil yang hiperaktif yang menyukai bermain. Sedangkan Beruang menyukai kenyamanan dan ketenangan sekaligus juga memiliki banyak keterampilan.

Dikisahkan sang Beruang menghabiskan waktunya untuk memasak, bersantai, merawat dirinya dan segala kegiatan yang menyenangkan bagi dirinya. Namun, kesenangannya itu selalu terganggu semenjak kehadiran Masha di rumahnya.

Meskipun begitu, film Masha and The Bear mengandung pesan moral yang bagus untuk tumbuh kembang anak, Bunda. Seperti adanya rasa persaudaraan yang mengajarkan anak untuk memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Selain itu, sifat penyabar yang ada pada karakter Beruang patut diteladani. Meskipun Masha kerap kali melakukan kesalahan, namun ia tetap lapang dada serta memiliki rasa saling menyayangi.

Simak juga Bunda, mengapa anak harus didampingi saat menonton film kartun? pada video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(haf/haf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi