PARENTING
Mengasuh Anak Ternyata Bisa Bikin Otak Orang Tua Lebih Muda
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Jumat, 19 Sep 2025 22:00 WIBMengasuh anak sering kali dianggap sebagai pekerjaan yang melelahkan, dihampiri dengan tantangan emosional dan malam-malam tanpa tidur. Banyak yang percaya, bahwa tekanan ini bisa membuat otak orang tua cepat lelah.
Namun, melansir dari laman Earth, penelitian terbaru justru menemukan sisi positif dari mengasuh anak. Ternyata, pengalaman ini bisa membantu melindungi otak orang tua dari beberapa efek penuaan tertentu.
Para ilmuwan dari Rutgers Health dan Yale University menemukan orang tua menunjukkan perubahan unik dalam konektivitas otak. Lebih menarik lagi, perubahan ini meningkat seiring jumlah anak yang dimiliki.
Perubahan ini tidak hanya terjadi pada Bunda setelah hamil, tetapi juga pada Ayah. Hal ini menjadi bukti, bahwa pengalaman mengasuh anak sendiri dapat memengaruhi struktur dan fungsi otak.
"Area otak yang mengalami penurunan konektivitas fungsional seiring bertambahnya usia merupakan area yang justru menunjukkan peningkatan konektivitas pada individu yang memiliki anak," kata Profesor Asosiasi Psikiatri di Robert Wood Johnson Medical School, Avram Holmes.
Studi ungkap koneksi otak orang tua semakin kuat saat mengasuh anak
Sebuah studi yang dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences melakukan penelitian dengan menggunakan pemindaian otak dan riwayat keluarga dari UK Biobank.
Data ini memberikan gambaran rinci tentang bagaimana pengalaman mengasuh anak dapat memengaruhi otak orang tua. Ini memungkinkan peneliti untuk melihat jalur komunikasi antar area otak.
Fokus utama ada pada bagian yang bertanggung jawab atas gerakan, sensasi, dan hubungan sosial, di mana konektivitas terlihat lebih kuat pada orang tua, terutama yang memiliki banyak anak.
Biasanya, seiring bertambahnya usia, komunikasi antar area otak cenderung menurun. Namun, penelitian ini menunjukkan, bahwa mengasuh anak bisa menjadi semacam "perlindungan alami" yang menjaga otak tetap aktif dan terhubung.
"Kami melihat pola perubahan fungsional yang luas, di mana jumlah anak yang lebih banyak dikaitkan dengan peningkatan konektivitas fungsional di jaringan somatosensorik dan motorik," jelas Profesor Holmes.
Mengasuh anak bikin otak orang tua lebih muda
Penelitian menyoroti, bahwa mengasuh anak tidak selalu identik dengan kelelahan dan stres. Justru, pengalaman ini bisa memberikan efek positif bagi kesehatan otak orang tua.
Setiap momen interaksi dengan anak ternyata mampu merangsang aktivitas otak secara menyeluruh. Baik melalui permainan, percakapan, maupun stimulasi emosional, otak orang tua terus terlatih, berkembang, bahkan terasa lebih muda dan aktif.
Dengan bertambahnya jumlah anak, konektivitas otak orang tua tampak semakin kuat. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh positif dari pengalaman mengasuh terhadap fungsi otak dan kemampuan kognitif.
"Lingkungan pengasuhan, bukan hanya kehamilan, tampaknya penting karena efek ini terlihat pada Bunda dan Ayah," kata Profesor Holmes.
Selain manfaat kognitif, pengalaman mengasuh anak juga membantu orang tua menjaga keseimbangan emosional dan sosial. Jadi, mengasuh anak ternyata membawa banyak keuntungan bagi otak orang tua.
Mengasuh anak bisa memperkaya mental orang tua
Penelitian terbaru membantah adanya anggapan, bahwa mengasuh anak hanya menimbulkan stres dan kelelahan. Faktanya, pengalaman ini melibatkan seluruh diri seseorang, mulai dari pikiran, tubuh, hingga perasaan.
Walau tantangan mengasuh anak tak bisa dihindari, manfaat jangka panjangnya justru membuat otak lebih aktif dan terhubung, lho! Aktivitas sehari-hari dalam mengasuh anak ternyata bisa merangsang fungsi otak secara menyeluruh.
Penelitian ini juga membuka wawasan baru tentang bagaimana peran pengasuhan dan stimulasi mental bisa membantu menjaga kesehatan otak orang tua seiring bertambahnya usia.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Tips Menyikapi Anak yang Terpapar Konten & Berita Negatif di Media Sosial
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ternyata Sibuk Urus Anak Bikin Otak Orang Tua Lebih Muda, Ini Kata Studi
Menarik, Ini Alasan Kebanyakan Orang Lebih Suka Gendong Bayi dengan Tangan Kiri
7 Cara Mengatasi Mental Breakdown Saat Menjadi Orang Tua
Bagi Pangeran William, Ganti Popok Jadi Tugas Ayah yang Sulit
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
200 Pertanyaan Lomba Cerdas Cermat seputar Kemerdekaan 17 Agustus 2026, Soal Tingkat SD-SMP
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Cabin Hotel di Pulau Payung Kepulauan Seribu, Tawarkan Aktrasi Wisata Seru
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Meghan Markle Pakai Anting Putri Diana Saat Momen Langka dengan Pangeran Harry
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif