PARENTING
4 Alasan Kenapa Anak Jepang Terkenal Mandiri Sejak Dini
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Selasa, 16 Sep 2025 09:10 WIBAnak-anak di Jepang kerap membuat kagum banyak orang karena sikap mandirinya yang muncul sejak usia dini. Mereka tampak berani, percaya diri, dan bisa melakukan sesuatu yang biasanya dianggap terlalu sulit untuk anak kecil, Bunda.
Hal ini jelas terasa unik bila dibandingkan dengan kebiasaan di banyak negara lain, termasuk Indonesia. Tak heran, banyak yang bertanya bagaimana orang tua di Jepang bisa begitu tenang melepas anaknya.
Melansir dari laman Bloomberg, fenomena tersebut bahkan sempat jadi sorotan dunia setelah diangkat dalam sebuah acara televisi populer. Tayangan itu memperlihatkan bagaimana anak-anak belajar menghadapi berbagai tantangan dengan cara mereka sendiri.
Namun, di sisi lain, ada juga yang merasa ragu, apakah benar aman membiarkan anak melakukan hal semacam itu. Sebagian memuji, tapi sebagian lain menilai kebiasaan ini bisa berisiko besar jika diterapkan di luar Jepang.
Maka dari itu, Bunda perlu tahu alasan di balik kemandirian anak-anak Jepang yang begitu kuat sejak dini.
Apa yang membuat anak Jepang terlihat mandiri?
Menurut seorang antropolog budaya, Dwayne Dixon, hal ini lebih pada kebiasaan "ketergantungan kelompok." Dixon menjelaskan, bahwa sejak kecil anak-anak sudah diajarkan pentingnya kerja sama di tengah masyarakat.
"[Anak-anak Jepang] belajar sejak dini bahwa, idealnya, siapa pun di komunitas bisa diminta untuk membantu orang lain," ujarnya, dikutip dari Bloomberg.
Pemahaman inilah yang kemudian menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus kepercayaan terhadap lingkungan sekitar. Anak-anak tumbuh dengan keyakinan bahwa mereka tidak benar-benar sendirian, karena selalu ada orang lain yang siap membantu.
4 Alasan anak Jepang terkenal mandiri sejak dini
Terdapat berbagai alasan mengapa anak-anak di Jepang selalu terlihat mandiri meski usianya masih belia, Bunda. Simak informasinya berikut ini, merangkum dari berbagai sumber:
1. Membiarkan anak menjalankan tugas orang dewasa
Mengutip dari CNN Entertaiment, di Jepang, memberi anak kesempatan untuk menjalankan tugas orang dewasa sudah menjadi bagian dari budaya. Hal ini dianggap sebagai cara alami untuk melatih mereka memahami tanggung jawab sejak usia sangat muda, Bunda.
Biasanya, anak-anak diberi tugas sederhana seperti pergi ke toko, mengantar barang, atau membantu pekerjaan rumah tangga tanpa selalu ditemani orang tua. Lewat kebiasaan ini, mereka terbiasa menghadapi kegiatan yang umumnya dikerjakan orang dewasa.
Dengan cara tersebut, anak juga dapat membangun rasa percaya dirinya. Mereka akan terbiasa mengambil keputusan kecil, sekaligus belajar konsekuensi dari tindakan yang dilakukan sendiri.
2. Berangkat dan pulang sekolah sendiri
Pemandangan anak-anak berangkat sekolah sendirian sudah sangat umum di Jepang, Bunda. Mereka naik kereta atau berjalan kaki tanpa ditemani orang tua.
Seragam rapi dengan tas punggung dan kartu transportasi jadi ciri khas mereka. Bunda mungkin akan terkejut melihat anak usia enam tahun sudah terbiasa bepergian tanpa wali.
Lingkungan yang aman dan transportasi publik yang tertata mendukung kebiasaan ini. Faktor itu pula yang membuat orang tua Jepang lebih percaya diri melepas anak mereka.
Menurut Emi Sakashita, seorang Bunda bekerja asal Tokyo yang kini tinggal di Singapura mengatakan, bahwa kebiasaan ini penting untuk menanamkan rasa percaya diri pada Si Kecil sejak dini.
"Kebiasaan ini penting untuk menanamkan rasa percaya diri dan kemandirian pada anak," ucap Sakashita.
3. Terbiasa bepergian sendiri sejak kecil
Bunda pasti terkejut, banyak anak di Jepang yang sudah dibiasakan bepergian sendiri sejak usia belia. Hal ini pun menjadi tradisi yang dianggap wajar bagi masyarakat mereka.
Menilik dari Bloomberg, Kaito, seorang anak 12 tahun di Tokyo, sudah berani naik kereta sendirian sejak usianya baru sembilan tahun.
"Awalnya aku agak khawatir, apakah aku bisa naik kereta sendirian. Tapi hanya sedikit khawatir," kata Kaito.
Kini perjalanan itu terasa jauh lebih mudah baginya setelah sering dilakukan. Bahkan, ia mengaku sudah tidak merasa takut lagi setiap harus naik kereta sendiri.
4. Kebiasaan disiplin di sekolah dan lingkungan
Di sekolah, anak-anak Jepang diajarkan berbagi tanggung jawab sejak dini, Bunda. Mereka membersihkan kelas dan menyajikan makan siangnya secara bergantian.
Menurut antropolog budaya Dwayne Dixon, kebiasaan ini ternyata punya peran yang sangat besar dalam membentuk karakter anak-anak di Jepang, Bunda.
Tak hanya itu saja, etika menjaga kebersihan pun terbawa ke ruang publik. Jalanan yang tampak bersih pun menjadi bukti bagaimana anak-anak Jepang belajar disiplin sejak kecil.
"Banyak anak di dunia yang mandiri. Tapi hal yang menurutku membuat orang Barat penasaran [pada Jepang] adalah rasa saling percaya dan kerja sama yang terjalin, seringkali tanpa kata-kata maupun tanpa diminta," kata Dixon.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Penyebab Anak Merasa Pusing saat Bangun Tidur
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Anak Jepang jadi Paling Sehat di Dunia, Ternyata Ini yang Dilakukan Orang Tua untuk Menjaga Kesehatan
5 Perkembangan Sosial dan Kemandirian Anak Usia 2-3 Tahun, Perhatikan Bun!
Mudah Diterapkan, Cara Membuat Anak Mau Pakai Baju Sendiri
Pernah Nggak, Bun, si Kecil Bilang Cita-citanya Terserah Bunda?
TERPOPULER
Berat Badan Turun Tanpa Diet, Rigen Rakelna Ungkap Kebiasaan yang Dilakukan
Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak
9 Zodiak Paling Drama, Masalah Kecil Bisa Jadi Panjang
9 Resep MPASI 6 Bulan ke Atas Anti Sembelit, Enak & Praktis Dibuat
150 Nama Bayi Terinspirasi dari Lautan dan Artinya untuk Laki-laki dan Perempuan
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Alat Tes Kolesterol, Gula Darah & Asam Urat yang Bagus & Mudah Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Kado untuk Ibu Hamil yang Ulang Tahun, Lengkap dari Mewah-Pasti Berguna
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru
Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak
9 Resep MPASI 6 Bulan ke Atas Anti Sembelit, Enak & Praktis Dibuat
Berat Badan Turun Tanpa Diet, Rigen Rakelna Ungkap Kebiasaan yang Dilakukan
150 Nama Bayi Terinspirasi dari Lautan dan Artinya untuk Laki-laki dan Perempuan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Berapa Tinggi Heels yang Nyaman untuk Kerja? Panduan Memilih Hak 3, 5, dan 6 cm
-
Beautynesia
5 Tanda Orang yang Benar-Benar Kaya
-
Female Daily
All-Black, All-Glam! Intip Look Sana TWICE Saat Hadiri Prada SS27 di Milan
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Metro Big Sale Kembali Hadir, Nikmati Diskon Hingga 70%
-
Mommies Daily
Sontek Warna Hijab Nikita Willy, Ini 7 Warna yang Bikin Wajah Terlihat Cerah!