HaiBunda

PARENTING

Kunci Menjaga Berat Badan Anak Tidak Turun Selama Puasa, Siapkan Makanan Ini!

Indah Ramadhani   |   HaiBunda

Minggu, 01 Mar 2026 10:20 WIB
Kunci berat badan anak tidak turun saat puasa/ Foto: Getty Images/yuki-ramen1025

Tak sedikit orang tua yang bertanya mengenai apa yang harus dilakukan agar berat badan anak tidak turun saat puasa Ramadhan. Selama Ramadhan, anak akan menahan makan dan minum, paling tidak selama setengah hari atau sampai sore hari.

Menilik penjelasan Kementerian Kesehatan, orang tua tetap perlu menjaga asupan makanan anak agar berat badannya tidak turun. Pastikan apa yang diberikan saat sahur dan berbuka adalah asupan yang bergizi dan bernutrisi sehingga berat badan anak tetap terjaga.

Hal yang paling penting untuk menjaga berat badan sekaligus energi adalah kalori dan nutrisi. Keduanya dapat ditemukan melalui karbohidrat kompleks, protein, dan serat. Sementara gula, merupakan zat tambahan yang berguna untuk membakar energi.


Untuk mendapatkan puasa yang sehat, Bunda bisa mengikuti beberapa tips pemberian makanan kepada Si Kecil supaya kebutuhan gizinya terpenuhi dan tetap aktif selama puasa.

Kapan anak sudah bisa mulai belajar puasa?

Dalam pandangan Islam, berpuasa adalah hal yang wajib bagi setiap umat Muslim, terutama bagi orang yang sudah baligh. Namun, secara medis, anak usia sekolah, seperti 8-9 tahun sudah diperbolehkan untuk mencoba belajar berpuasa.

Hal yang harus dilakukan agar berat badan anak tidak turun saat puasa

Mengutip dari Primaku, puasa melibatkan pengaturan pola makan yang tepat. Oleh karena itu, utamakan pemberian makanan bergizi yang disesuaikan dengan pola makan yang berubah selama puasa. Selain itu, terdapat beberapa hal yang harus dilakukan orang tua sebagai berikut:

1. Pastikan kebutuhan gizi seimbang

Bunda harus memastikan makanan anak terpenuhi dengan gizi seimbang, seperti mengandung karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayur, buah, serta air. Atur proporsi makanan dengan jumlah yang seimbang dan cukup, tidak berlebihan, dan dilakukan secara teratur.

2. Batasi konsumsi fast food

Bunda bisa membatasi anak untuk tidak mengonsumsi makanan cepat saji dan jajanan street food karena kandungannya yang tidak sehat. Makanan cepat saji dikenal tinggi gula, garam, dan lemak. Sementara itu, jajanan street food belum terjamin higienis.

3. Seimbangkan dengan olahraga

Menjaga agar tubuh anak tetap terjaga saat puasa, Ayah dan Bunda bisa mengajak mereka untuk melakukan aktivitas gerak dan olahraga ringan seperti berjalan mengelilingi komplek, taman, atau lapangan.

4. Siapkan makanan sehat dan praktis untuk sahur, seperti sayur sop

Sayur sop adalah makanan berkuah bening yang berisi campuran berbagai macam sayuran, bumbu, dan protein. Biasanya terdapat wortel, kentang, buncis, kembang kol, daun bawang, serta ayam atau daging.

Menu makanan ini diketahui mengandung 23 gram protein, 662 kkal kalori, 27 gram lemak, dan 84 gram karbohidrat setiap sajiannya. Oleh karena itu, sayur sop menjadi menu yang sehat sebab terdapat protein hewani untuk mendukung pertumbuhan anak.

Cara membuatnya juga mudah, lho. Yuk, simak resep sederhana sayur sop berikut ini.

Bahan-bahan:

  • 150 gr daging ayam
  • 12 buah telur puyuh
  • 2 buah wortel yang sudah dipotong-potong
  • 100 gram kol yang sudah dipotong-potong
  • 1 batang daun bawang
  • Air secukupnya
  • 3 siung bawang putih
  • 5 siung bawang merah
  • Garam dan gula secukupnya
  • Sajikan dengan nasi 200 gram

Cara membuat:

  • Potong-potong dan cuci sayuran hingga bersih.
  • Bersihkan ayam, potong-potong, dan rebus hingga matang kemudian sisihkan.
  • Rebus telur puyuh hingga matang dan kupas kemudian sisihkan.
  • Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum.
  • Masukkan wortel, ayam yang sudah direbus, dan tambahkan air ke dalam panci kemudian masak hingga mendidih.
  • Masukkan daun bawang, kembang kol, dan telur puyuh yang sudah direbus.
  • Tambahkan bumbu garam dan gula secukupnya.
  • Masak hingga mendidih dan sesekali cicipi rasanya.
  • Sayur sop ayam telur puyuh sudah siap disajikan dengan nasi

Nah, demikian informasi mengenai cara agar berat badan anak tidak turun saat puasa. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda!

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Bunda Wajib Tahu, 7 Makanan dan Minuman Ini Bikin Cepat Haus saat Sahur

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Korea Selatan Beri Bebas Visa untuk Warga Indonesia, Ini Syaratnya

Mom's Life Azhar Hanifah

Jelang Lebaran Tapi Rezeki Masih Seret? Hindari 5 Kebiasaan Mengurangi Barakah

Mom's Life Natasha Ardiah

3 Klinik & Rumah Sakit yang Dipilih Artis untuk Program Hamil

Kehamilan Annisa Karnesyia

7 Cara Mengatasi Kulit Bayi Baru Lahir Mengelupas

Parenting Asri Ediyati

10 Kebiasaan Sepele Diam-diam Bikin Gula Darah Naik, Termasuk Sering Lihat HP Malam Hari

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

12 Cara Mengetahui Kehamilan dengan Memegang Perut

7 Cara Mengatasi Kulit Bayi Baru Lahir Mengelupas

Korea Selatan Beri Bebas Visa untuk Warga Indonesia, Ini Syaratnya

3 Klinik & Rumah Sakit yang Dipilih Artis untuk Program Hamil

Jelang Lebaran Tapi Rezeki Masih Seret? Hindari 5 Kebiasaan Mengurangi Barakah

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK