PARENTING
Resmi Dibuka, Human Starchild Tawarkan Metode Pengasuhan Anak Berbasis Pendekatan Jepang
Amira Salsabila | HaiBunda
Jumat, 06 Mar 2026 12:40 WIBKabar baik untuk Bunda yang sedang mencari daycare untuk Si Kecil. Human Starchild Indonesia hadir membawa pendekatan pengasuhan anak usia dini dengan sistem ala Jepang, yang telah disesuaikan dengan budaya dan kebutuhan keluarga Indonesia.
Daycare dan Preschool ini dirancang untuk menjawab kebutuhan Bunda dan Ayah bekerja, akan tempat penitipan anak yang aman, nyaman, sekaligus mendukung tumbuh kembang Si Kecil secara menyeluruh.
Selain itu, Human Starchild juga telah menerima sertifikasi dan pengakuan dari Jepang, sebagai bukti bahwa standar pengasuhan, kebersihan, keamanan, serta kualitas layanan yang diterapkan mengacu pada standar pendidikan anak usia dini di Jepang.
Melalui komitmen tersebut, Human Starchild ingin menjadi mitra terpercaya keluarga dalam perjalanan pengasuhan dan pendidikan anak usia dini.
Daycare dengan pendekatan pengasuhan anak usia dini terinspirasi dari Jepang
Human Starchild merupakan pusat penitipan dan pengasuhan anak usia dini yang terinspirasi dari Jepang, dengan fokus pada perkembangan karakter, kemandirian, serta tumbuh kembang anak secara holistik.
Daycare yang telah memiliki lebih dari 40 cabang di Jepang ini kini resmi membuka cabang keduanya di Jakarta, tepatnya di Jl. Martimbang V, Pakubuwono, Jakarta Selatan.
President Director PT. HUMAN CITA ANANDA, Yuriko Delvita Bambang, menjelaskan bahwa tujuannya menyediakan daycare berbasis Jepang ini agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan mampu bersosialisasi seperti anak-anak di Negeri Sakura, Bunda.
“Kami mendukung tumbuhnya kemandirian dan kemampuan sosial anak serta berupaya menjadi mitra yang mendampingi peran keluarga dalam proses pengasuhan dan pendidikan anak,” ungkap Yuriko dalam acara Grand Opening Human Starchild, Senin (2/2/2026).
Kehadiran Human Starchild di Indonesia bukan sekadar membawa konsep pengasuhan dari Jepang. Lebih dari itu, pendekatan yang diterapkan disesuaikan dengan nilai, budaya, dan kebutuhan keluarga di Tanah Air.
“Pengasuhan anak usia dini dengan pendekatan Jepang di Indonesia bukan berarti menyalis sistem yang sama persis. Melainkan menghormati budaya dan nilai setiap keluarga serta terus memikirkan lingkungan terbaik bagi tumbuh kembang anak-anak,” jelas Yuriko.
Berdasarkan prinsip tersebut, Human Starchild menekankan pentingnya melihat setiap anak sebagai individu yang unik. Pendekatan ini menjadi landasan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
“Dengan prinsip tersebut, kami selalu menempatkan setiap anak sebagai individu yang berharga dan berupaya mendukung perkembangan mereka secara menyeluruh,” tutur Yuriko.
“Cabang kedua yang dibuka hari ini lahir dari pengalaman dan nilai-nilai tersebut. Kami ingin sekolah ini menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak, serta tempat di mana mereka dapat belajar bersosialisasi dan tumbuh menjadi diri mereka sendiri,” sambungnya.
School tour, food testing, hingga aktivitas anak
Pada kesempatan berbeda, Yuriko ikut mengajak para bunda dan ayah untuk mengenal lebih dekat daycare Human Starchild. Cabang kedua baru saja diresmikan lewat agenda school tour, food testing, hingga aktivitas anak yang diselenggarakan pada Sabtu (7/2/2026).
Dalam sesi school tour, Yuriko menjelaskan penataan ruang dan fasilitas yang diperuntukkan bagi anak usia dini. Kelas di lantai pertama, dikhususkan untuk anak usia 0-2 tahun. Sedangkan kelas di lantai dua, untuk anak usia 3-5 tahun.
“Hari ini agendanya itu mulai dari opening dan setelah itu ada school tour-nya. Kita ada dua tingkat, jadi ada yang di bawah dan di atas. Dan kita bikin kegiatan untuk kegiatan masing-masing usia anak. Setelah itu, juga ada food testing,” jelas Yuriko.
“Untuk di sini itu kelas bawahnya, di lantai bawahnya itu ada dari 0-2 tahun. Lantai 2 itu menuju 3 tahun ya. Nah yang di bawah itu kita bikin ada kelas sensorik, ada art and craft seperti itu,” tutur Yuriko.
“Di atas itu ada untuk usia 3, 4, 5 tahun. Lima itu menuju enam tahun, masuk sebelum TK. Nah di atas juga sama ada art and craft, sama ada colouring seperti itu,” sambungnya.
Mengenal Human Starchild: Kurikulum, program, dan fasilitas
Seiring makin banyak Bunda yang tetap aktif berkarier setelah berkeluarga, kebutuhan daycare pun terus bertambah. Sayangnya, layanan pengasuhan anak usia dini masih menghadapi tantangan dari sisi kualitas dan standarnya.
Oleh karena itu, aspek keselamatan dan kenyamanan anak menjadi fokus utama dalam layanan pengasuhan ini. Melihat kebutuhan ini, mendorong Yuriko untuk membuka daycare Human Starchild, Bunda.
“Pertama yang paling penting pertumbuhan anak ya. Untuk bikin lingkungan yang lebih baik, nyaman, dan aman,” ungkap Yuriko.
Human Starchild menerapkan program harian yang menyesuaikan kebutuhan anak sepanjang hari, mulai dari waktu belajar hingga waktu makan. Dilengkapi pula dengan program unggulan WALET (Watching, Activating, Listening, Expressing, & Thinking).
Sementara itu, untuk program originalnya ada juga flashcard, workbook, hingga kelas Montessori. Jadwalnya sendiri dimulai dari jam 8 pagi sampai jam 5.30 sore.
“Untuk original programnya ada flashcard, ada workbook, dan ada tema per minggunya setelah itu kita bikin program. Nah satu lagi kita punya konsep Montessori, jadi kita di sudut-sudut area kelas anak-anak itu kita bikin sudut Montessori,” jelas Yuriko.
Tak hanya dari sisi program, Human Starchild juga melengkapi layanannya dengan fasilitas kelas sesuai kebutuhan anak berdasarkan usia. Selain itu ada kolam renang hingga halaman belakang untuk taman bermain anak.
“Fasilitas disini ada masing-masing usia punya kelas, sama ada kabinet yang bisa simpan tempat tidur, ada untuk baju dan lain-lain. Toiletnya juga per kelas ada, dan ada pool-nya juga, sama halaman depan, halaman belakang seperti itu,” ungkap Yuriko.
Pada kesempatan ini, Bubun juga berkesempatan ngobrol dengan salah satu parents yang hadir. Bunda Naomi yang hadir bersama suami, Irhas, turut mengungkapkan alasan mereka memilih Human Starchild sebagai tempat penitipan anak.
Menurut mereka, nilai-nilai pengasuhan yang terinspirasi dari Jepang dinilai sejalan dengan harapan mereka dalam mengenalkan disiplin, kemandirian, serta kepercayaan pada anak sejak usia dini
“Kalau dari aku pribadi soalnya aku ngeliat value-value-nya Jepang tuh kan banyaknya. Kayak lebih disiplin terus kayak lebih punya trust ke anak gitu kan,” ungkap Naomi kepada HaiBunda.
Bukan hanya itu, pemilihan nutrisi yang terencana untuk anak di Human Starchild juga membuat pasangan ini yakin untuk menitipkan Si Kecil di tempat ini, Bunda.
“Harapannya kalau ditaruh disini selain tadi ya mungkin dari missnya emang pada care gitu ya sama anak-anak. Terus juga kayaknya untuk masalah nutrisi gizi gitu tuh sangat dipikirin juga. Mereka ada chef dan segala macamnya gitu,” ujar Naomi.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Rekomendasi Daycare Terbaik dan Aman di Jakarta Pilihan Warganet
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
25 Tempat Penitipan Anak atau Daycare di Jakarta, Intip Fasilitas hingga Review
5 Hal Perlu Diperhatikan Sebelum Menitipkan Anak di Daycare Saat Pandemi
Ingin Menitipkan Anak di Daycare Saat Pandemi Corona? Pertimbangkan Hal Ini
Dititip Ke Daycare, Balita Samarinda Ditemukan Meninggal Tanpa Kepala
TERPOPULER
10 Tanaman Pengusir Semut yang Dapat Ditanam di Rumah, Aromanya Enak!
Deretan Anak Artis Rayakan Hari Kartini, Tampil Kenakan Pakaian Tradisional
Chelsea Islan Gelar Baby Shower Kehamilan Bertema Pesta Musim Panas
Momen Artis Rayakan Hari Kartini 2026, Caption Sosmed Curi Perhatian
Kenalkan Konsep Merah Putih, Cara Benar Menyikat Gigi Anak Menurut Dokter
REKOMENDASI PRODUK
11 Rekomendasi Pompa ASI Handsfree Bagus, Berkualitas, & Anti Ribet Beserta Harganya
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Lanyard ID Card Brand Lokal yang Bagus & Awet, Pilih yang Terbaik!
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Pengharum Ruangan Tahan Lama, Usir Bau Tak Sedap di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Baju Daerah & Kebaya Anak untuk Perayaan Pawai Hari Kartini
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
3 Kertas Gambar Ibu Kartini untuk Lomba Mewarnai Anak
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Fakta Menarik Jaafar Jackson, Keponakan yang Perankan Michael Jackson di Biopik 'Michael'
Deretan Anak Artis Rayakan Hari Kartini, Tampil Kenakan Pakaian Tradisional
10 Tanaman Pengusir Semut yang Dapat Ditanam di Rumah, Aromanya Enak!
Kenalkan Konsep Merah Putih, Cara Benar Menyikat Gigi Anak Menurut Dokter
Chelsea Islan Gelar Baby Shower Kehamilan Bertema Pesta Musim Panas
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
PK Yudha Arfandi Ditolak, Tamara Tyasmara Bersyukur Mendiang Anak Dapat Keadilan
-
Beautynesia
Sejarah Festival Anime di Dunia
-
Female Daily
Spesial Perayaan Hari Kartini, ParagonCorp Ajak Perempuan Hadapi Self-Doubt Lewat Women’s Space!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Potret Prewedding El Rumi-Syifa Hadju, Memukau Dengan Busana Adat Jawa Klasik
-
Mommies Daily
Infografik: Panduan Sleep Training Bayi 0-24 Bulan, Bayi Jadi Tidur Nyenyak dan Mandiri