PARENTING
Bolehkah Anak yang Mabuk Kendaraan Diberi Obat agar Mudik Menyenangkan? Ini Kata Dokter
Indah Ramadhani | HaiBunda
Jumat, 13 Mar 2026 15:15 WIBMudik bersama keluarga di waktu Lebaran adalah momen yang menyenangkan. Namun, ada kalanya anak mabuk kendaraan yang membuat orang tua merasa khawatir. Boleh enggak ya diberi obat mabuk kendaraan?
Untuk mengatasi hal itu, sebenarnya sudah banyak obat anti-mabuk yang dijual bebas di pasaran. Obat anti-mabuk sendiri pada dasarnya untuk mencegah mabuk perjalanan, seperti pusing, mual, dan muntah saat berkendara.
Terdapat dua jenis obat anti-mabuk, yakni sirup dan tablet kunyah. Namun, apakah penggunaannya baik untuk anak-anak? Agar Bunda tidak ragu, simak penjelasan dari dokter spesialis anak, dr. Lucy Endang Savitri, Sp. A, kepada HaiBunda berikut yuk.
Apakah anak mabuk kendaraan boleh diberi obat?
Menurut dokter Lucy, pemberian obat anti-mabuk yang diberikan kepada anak-anak sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak. Hal ini bertujuan agar pemberian dosisnya tepat dan sesuai anjuran.
Selain itu, pemberian obat juga bergantung pada kondisi anak, sebab tidak semua kondisi harus menggunakan obat anti-mabuk untuk penanganannya. Dokter Lucy menyarankan agar orang tua mencoba mengatur posisi duduk anak lebih nyaman, terutama saat berkendara dengan mobil.
“Tidak semua anak perlu menggunakan obat-obat tersebut ya. Mungkin bapak ibunya biasanya sudah hafal ya, anaknya kalau duduk di belakang, lihat ke samping, sering mabuk. Tapi, mungkin kalau ditaruh di depan jadi nggak,” jelas dokter Lucy dari RS JIH Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (13/3/2026).
Tapi, memperhatikan kenyamanan anak menjadi hal yang utama. Apabila orang tua merasa mabuk perjalanan mengkhawatirkan, tidak ada salahnya untuk memberikan obat anti-mabuk, sebab obat tersebut memiliki kandungan yang membuat ngantuk.
Namun, ketika anak mulai tertidur karena efek obat tersebut, orang tua perlu memposisikan tubuhnya seaman dan senyaman mungkin, sehingga saat anak bangun, tubuhnya tidak terasa pegal atau sakit akibat posisi tidur yang kurang nyaman.
Tips agar perjalanan mudik tetap nyaman
Dokter Lucy juga menyampaikan tentang perlunya memperhitungkan waktu istirahat selama di perjalanan. Salah satu yang direkomendasikannya adalah meluangkan waktu untuk beristirahat di rest area.
Dengan beristirahat sejenak, keluarga bisa melakukan aktivitas lain, seperti buang air kecil, buang air besar, makan. Hal itu dilakukan agar perjalanan mudik tetap nyaman, terlebih anak biasanya lebih membutuhkan banyak hal.
Selain kenyamanan, dokter Lucy juga menekankan agar orang tua memperhatikan keamanan dan keselamatan selama perjalanan mudik. Pasalnya, tak sedikit anggota keluarga yang sibuk masing-masing sehingga kurang memperhatikan keamanan sekitar.
"Terlebih bagi orang tua yang memiliki bayi atau anak balita. Kebutuhan perlengkapan mereka akan jauh lebih banyak, seperti baby chair, stroller, car seat, dan lainnya," imbunya.
Penggunaan barang-barang tersebut harus sesuai dengan aturan, sebab risiko kecelakaan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Sebisa mungkin orang tua memastikan anak aman dan jauh dari risiko-risiko yang membahayakan.
Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan selama mudik menurut dokter Lucy, di antaranya:
- Pastikan anak menggunakan sabuk pengaman saat di dalam mobil dan stroller.
- Hindari jenis mainan yang berbahaya, seperti memiliki sisi yang tajam atau mudah pecah belah.
- Saat anak tertidur, pastikan posisinya aman dan nyaman.
- Selalu awasi anak saat bermain di luar ruangan.
Demikian penjelasan mengenai pemberian obat pada anak mabuk perjalanan menurut seorang dokter spesialis anak. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)