Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

WhatsApp Memperkenalkan Akun khusus Anak dengan Pengawasan Orang Tua

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Jumat, 13 Mar 2026 11:45 WIB

WhatsApp Memperkenalkan Akun khusus Anak dengan Pengawasan Orang Tua
Ilustrasi WhatsApp Memperkenalkan Akun khusus Anak dengan Pengawasan Orang Tua/Foto: Getty Images/nathaphat
Daftar Isi
Jakarta -

Bunda, kini anak-anak bisa memiliki WhatsApp sendiri dengan pengawasan penuh dari orang tua. Fitur baru ini dibuat khusus untuk usia 10 hingga 12 tahun supaya lebih aman digunakan.

WhatsApp menghadirkan parent-managed accounts, yakni sistem akun yang sepenuhnya dikontrol orang tua. Jadi, Bunda bisa mengawasi aktivitas apa saja yang dilakukan anak lewat aplikasi ini.

"Dengan masukan dari keluarga dan para ahli, kami meluncurkan akun baru yang dikelola orang tua yang memungkinkan orang tua atau wali menyiapkan WhatsApp untuk anak-anak berusia 10-12 tahun, dengan kendali baru untuk membatasi pengalaman WhatsApp mereka ke dalam berkirim pesan dan menelepon," tulis pihak WhatsApp dalam pers rilis yang diterima HaiBunda, Jumat (13/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Fitur ini memang dibuat untuk membatasi penggunaan aplikasi hanya pada pesan dan panggilan. Bunda pun jadi bisa lebih tenang karena anak tetap aman saat berkomunikasi.

Informasi tersebut disampaikan di tengah meningkatnya kekhawatiran global terhadap pengaruh media sosial dan aplikasi chat pada anak-anak.

Kelebihan fitur baru WhatsApp untuk anak

Fitur baru ini sudah dilengkapi dengan pengaturan yang ketat dan kontrol khusus bagi orang tua, sehingga Bunda dan Ayah bisa mengawasi penggunaan WhatsApp mereka sejak pertama kali memakai aplikasi.

"Akun-akun ini dilengkapi dengan pengaturan default yang ketat, kontrol orang tua, dan opsi bagi orang tua untuk membimbing pengalaman pesan pertama anak-anak pra-remaja (di bawah 13 tahun)," dikutip dari laman CNN Indonesia, Jumat (13/3/2026).

Untuk memulai, orang tua perlu menyiapkan handphone anak dan perangkat milik sendiri agar akun bisa ditautkan. Setelah itu, Bunda dan Ayah bisa menentukan siapa saja yang bisa menghubungi anak dan grup apa saja yang bisa diikuti.

Orang tua bisa mengatur siapa yang bisa mengirim pesan ke anak dan menyesuaikan pengaturan privasi akun sesuai kebutuhan keluarga. Pengawasan ini aman karena dilindungi dengan PIN khusus. Hanya Bunda yang bisa mengubah pengaturan tersebut.

Cara mengaktifkan akun anak di WhatsApp

Mengutip dari WhatsApp Help Center, orang tua bisa mengunduh WhatsApp dan membuat akun khusus untuk anak. Berikut ini langkah-langkahnya:

Mengunduh WhatsApp di perangkat anak

  1. Unduh WhatsApp Messenger dari Google Play Store atau Apple App Store di perangkat anak.
  2. Pilih bahasa, lalu ketuk Setuju dan Lanjutkan.
  3. Ketuk Opsi Lainnya dan pilih Buat akun yang dikelola orang tua.
  4. Daftarkan dan verifikasi nomor telepon anak.
  5. Masukkan tanggal lahir anak dan konfirmasi usianya.
  6. Ketuk Lanjutkan untuk menautkan akun anak ke akun orang tua.

Hubungkan akun anak dengan orang tua

  1. Pindai kode QR yang ditampilkan di perangkat anak menggunakan kamera handphone orang tua, lalu ketuk tautan untuk diarahkan ke WhatsApp.
  2. Ketuk Setuju dan Lanjutkan, lalu verifikasi bahwa Bunda sudah dewasa.
  3. Buat PIN orang tua 6 digit. PIN ini dibutuhkan untuk mengakses dan mengatur privasi anak, dan jangan dibagikan ke anak.
  4. Konfirmasi PIN, lalu ketuk Selanjutnya. Ketuk Selesai untuk menuntaskan pengaturan akun di perangkat anak.

Menyelesaikan penyiapan di perangkat anak

  1. Masukkan PIN orang tua, kemudian ketuk Lanjutkan.
  2. Akun anak yang dikelola orang tua kini sudah aktif, dan mereka bisa menambahkan nama serta foto profil.
  3. Jika fitur ini belum muncul di perangkat, pastikan WhatsApp diperbarui ke versi terbaru melalui Google Play Store atau Apple App Store ya, Bunda.

Demikian ulasan mengenai WhatsApp yang memperkenalkan akun khusus anak dengan pengawasan orang tua. Semoga penjelasannya bisa membantu, ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda